Oktober Kopi, Sajikan Kopi Beragam Rasa di Siantar

Kuliner

by Patiar Manurung

Oktober Kopi, Sajikan Kopi Beragam Rasa di Siantar

Pematangsiantar, Kabarnas.com - Biji kopi, salah satu dari tanaman yang cukup banyak dinikmati masyarakat Indonesia. Hal itu tidak lepas dari sisi rasanya yang bisa diolah untuk banyak varian sehingga ada penikmat kopi yang ingin mencicipi rasa yang memukau.

Untuk alasan itu seorang pengusaha muda asal Parapat, Sumatera Utara berusaha belajar guna menciptakan sajian yang istimewa dan memanjankan pecinta kopi. Ia adalah Prima Sinaga yang membuka usaha warung kopi dengan merek "Oktober Kopi".

Pria ini mengawali usahanya yang ada di Jalan Bahagia Nomor 1, Kampung Kristen tepatnya 30 meter dari Jalan Gereja menuju TPU Kristen, dengan terjun langsung belajar khusus soal kopi. Sehingga apa yang dihasilkan sekarang dapat memanjakan pelanggannya.

Pria berusia 27 tahun tersebut meracik kopi secara manual. "Warung kopi ini lebih mengarah ke seduhan manual brew, artinya tradisional. Semua alat-alatnya manual. Kita racik sendiri di sini. Kita beli biji kopi dan kita olah untuk menghasilkan rasa yang bervariatif," katanya saat dijumpai di tempat usahanya, Rabu (7/4/2021).

Baginya, usaha kopi seduh cukup menjanjikan karena penikmat kopi cukup banyak bahkan ada yang menjadikan kopi sebagai kebutuhan.

"Itulah salah satu alasan saya belajar untuk metode penyeduhan. Jadi kita belajar, bukan semata-mata buka warung kopi," ucapnya.

Ada pun jenis rasa kopi hasil racikannya antara lain, Arabica Simalungun, Arabica Lumban Julu, Arabica Lintong, Arabica Gayo dan Robusta Simalungun. "Kopi itu bisa kita hasilkan dengan rasa unik, ada pahit, asam dan lainnya," terangnya.

Untuk menghasilkan rasa itu, ia pun harus membeli biji kopi dari daerah tertentu dan saat ini Prima membelinya dari petani yang ada di Kabupaten Simalungun, Kabupaten Toba dan Aceh. Menurutnya asal biji kopi turut mempengaruhi rasa.

Selain menonjolkan kopi khas manual brew, Prima Sinaga juga menyediakan minuman lain sebagai varian bagi pengunjungnya berupa non kopi dan kopi susu kekinian espresso based.

"Usaha seduh kopi saya jadikan sebagai hobby dan usaha ini cukup menjanjikan karena kembali ke kita lagi. Bagaimana cara kita mengedukasi pelanggan tentang kopi. Pastinya dengan cara kita berupaya dan berusaha, yakin dan berdoa," tutupnya.