Hits di Siantar, Ide Kedai Kopi Sawah Ternyata Karena Covid

Kuliner

by Patiar Manurung

Hits di Siantar, Ide Kedai Kopi Sawah Ternyata Karena Covid

Pematangsiantar, Kabarnas.com - Pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 menjadi momok menakutkan bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Tapi bagi salah seorang anak muda di Kota Pematangsiantar, justru jadi awal untuk meraup untung.

Pemuda itu ternyata masih mahasiswa. Namanya Kevin Siahaan. Ia membuka kedai kopi di samping area pertanian, tepatnya di Jalan Bahkora II, Gang Pandan Sari, Kelurahan Pematang Marihat, Kecamatan Siantar Marimbun. Kedai ini menawarkan minuman dengan ciri khas dan sawah menambah sensasi berbeda.

Selain cita rasa makanan dan minum disuguhkan dari bahan baku secara alami, pemandangan saat fajar dan senja dapat dimanfaatkan pengunjung. Berfoto dengan alam hijaunya sawah dan birunya langit bakal memanjakan mata sejauh memandang.

Kevin Siahaan pengusaha muda Kedai Kopi Sawah ini becerita, ide lahirnya tempat nongkrong ini muncul di saat dirinya terpaksa pulang kampung ke Siantar karena pandemi Covid-19 memaksa kegiatan kuliah berlangsung secara daring.

"Karena pandemi Covid-19, saya kan kuliah di Brawijaya, dan berjalan secara daring. Kemudian saya diskusi dengan ayah. Tercetuslah niat untuk buat tempat kongkow dengan konsep berbeda," ujar Kevin.

Kevin mengatakan, Kedai Kopi Sawah akhirnya dibangun pada bulan Juli 2020. Seiring niat menyasar milenial dengan pemandangan lukisan sawah yang nyata, kedai juga dibuat lebih terbuka agar pengunjung tetap merasa sehat saat ngopi.

"Kita suguhkan konsep terbuka. Dari namanya kedai kopi sawah. Karena memang lokasinya ada di tepi sawah," kata Kevin.

"Kita launching bulan September, dan syukur tempat ini mulai diminati. Awalnya 10 meja, kemudian bertambah jadi 18 meja, dan sekarang sudah 20 meja. Karena kunjungan banyak, kita tambah karyawan kerja," katanya.

Waktu terbaik yang biasa dimanfaatkan pengunjung adalah pagi dan sore hari. Umumnya pengunjung memanfaatkan momen senja dan fajar yang ditawarkan alam di sekitar Kedai Kopi Sawah.

Kedai Kopi Sawah dibuka mulai pukul 07.00 WIB dan tutup pukul 23.00 WIB. Biasanya meskipun kedai belum dibuka, pagi hari masyarakat sekitar sudah berolahraga di sekitar kedai.

"Sebenarnya kita mengadopsi tempat tempat lain seperti Bali, Jogja dan Malang, yang sudah ada konsep seperti ini. Kenapa nggak kita buat di Siantar," katanya.

Salah satu varian kopi yang menarik adalah kopi rendang. Kopi satu ini dibuat dengan rempah rempah yang menyerupai bumbu rendang. Harganya Rp 15 ribu/gelas.

Tak hanya menjajakan kopi dan makanan, Kevin juga turut membantu petani di lokal setempat dengan memberi pupuk. Sebagai sikap saling membantu antarsesama.