Sisa Jabatan Bupati 10 Hari Lagi, JR Saragih Tertibkan KJA

News

by Patiar Manurung

Sisa Jabatan Bupati 10 Hari Lagi, JR Saragih Tertibkan KJA

Simalungun, Kabarnas.com - Sisa 10 hari menjabat sebagai Bupati Simalungun, JR Saragih memutuskan untuk menertibkan seluruh Keramba Jaring Apung (KJA) yang berada di Danau Toba wilayah pemerintahannya.

Penertiban ini berlangsung secara bertahap dan hari pertama, Rabu (14/4/2021) dilaksanakan di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon yang dipimpin oleh JR Saragih didampingi Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak dan Pangdam I BB, Mayjen TNI Hasanuddin.

Diperkirakan sebanyak 976 KJA ada di sana dan tahap awal yang sudah ditertibkan baru 171 KJA dan penertiban ini berlangsung aman karena sejak awal pemerintah sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat pemilik KJA.

Bupati Simalungun Jopinus Ramli Saragih dalam sambutannya mengatakan, bahwa program pembersihan KJA ini adalah program pemerintah pusat, yang sudah dicanangkan pada tahun 2019 lalu.

JR Saragih menegaskan, sesuai kebijakan yang ditetapkan, tiap warga yang memiliki KJA dipastikan akan menerima konpensasi sebagai sebelumnya yang diharapkan warga. Proses pembayaran secara transfer.

"Masyarakat meminta konpensasi, dengan alasan bahwa masyarakat masih punya utang saat pembuatan KJA, seperti pembelian jaring, besi, drum, dan kami menuruti apa yang diminta masyarakat. Dan kami berikan hari ini juga" kata JR Saragih kepada warga.

Jika masih ada yang belum mendapat konpensasi, JR Saragih mengimbau warga segera berkoordinasi kepada pangulu, camat, Kapolsek dan Danramil. Kemudian, untuk menghidupkan perekonomian warga, Pemkab Simalungun akan memberikan bantuan beternak ayam.

Adapun konpensasi yang akan diterima warga sebesar Rp 5 juta. Namun semua bekas pembongkaran KJA dikembalikan kepada warga dengan harapan bisa dimanfaatkan untuk mendukung usaha baru seperti beternak.

Pada kesempatan yang bersamaan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Simalungun Ueki Damanik berharap, dengan berjalannya program penertiban KJA, kawasan Danau Toba bisa lebih baik dan menarik jumlah wisatawan.