Connect with us

Pendidikan

UI juara II pada kompetisi Peradilan Semu Hukum Humaniter Internasional

Sukabumi, Kabarnas – Universitas Indonesia (UI) berhasil menyabet juara II kompetisi Peradilan Semu Hukum Humaniter Internasional antaruniversitas jurusan Fakultas Hukum yang diikuti oleh 26 universitas di Indonesia.

“Yang menjadi finalis dalam kompetisi ini adalah mahasiswa Fakultas Hukum dari Universitas Parahyangan Bandung dan UI. Dari hasil penilaian yang kami lakukan ini Unpar menjadi juara pertama dan UI menjadi juara II dengan selisih nilai yang sangat tipis,” kata Kepala Delegasi Regional ICRC untuk Indonesia dan Timor-Leste Alexandre Faite melalui sambungan telepon, Senin (5/11).

Menurutnya, kompetisi ini bukan untuk mencari yang terbaik tetapi bagaimana mahasiswa yang mengambil jurusan hukum bisa memahami dan mengetahui apa itu Hukum Humaniter Internasional (HHI).

Lanjut dia, kompetisi ini penting untuk mendukung peran Indonesia yang kian signifikan di bidang HHI di level internasional. Di sini, para mahasiswa dapat mengasah kemampuan mereka dalam melakukan riset, membuat tulisan, dan melakukan advokasi hukum tentang berbagai dampak kemanusiaan dari konflik bersenjata atau situasi-situasi kekerasan lainnya.

Ia pun percaya pengetahuan dan pelatihan terkait HHI menjadi alat yang bermanfaat untuk mengasah logika hukum para peserta yang suatu saat nanti mungkin dipanggil untuk menjadi pengambil keputusan dalam berbagai kapasitasnya.

“Ketika itu terjadi, mereka dapat membawa Indonesia atau bahkan dunia ke arah yang lebih sejahtera, bermartabat dan berperikemanusiaan,” tambahnya.

Mahasiswa yang mengikuti kompetisi ini selain harus fasih berbahasa Inggris juga memiliki pengetahuan memadai tentang hukum internasional secara umum, namun secara khusus salah satu cabangnya yaitu HHI.

HHI adalah hukum yang berlaku pada saat konflik bersenjata, sehingga sering pula disebut sebagai hukum perang atau hukum konflik bersenjata. Kompetisi ini menggunakan sebuah kasus imajiner yang disusun oleh tim penasihat hukum ICRC.

Sementara, Dekan Fakultas Hukum Unpar Tristam Pascal Moeliono mengatakan untuk tahun ini Unpar menjadi tuan rumah kompetisi yang dilakukan setiap tahun dan ini merupakan tahun ke 13. “Kegiatan kompetisi semacam kemenangan bukan segala-galanya, tetapi harus dipandang sebagai ajang kompetisi untuk menyebarkan pengetahuan tentang HHI,” katanya. (Antara).

Pendidikan

UNS bentuk Pusat Studi Pancasila

Solo, Kabarnas – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta akan meningkatkan produktivitas pusat studi dengan aktivitas yang mendukung kinerja kampus.

“Saat ini jumlah pusat studi di UNS ada 25, terakhir yang dibentuk adalah Pusat Studi Pancasila,” kata Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNS Sulistyo Saputro di Solo, Jawa Tengah, Senin (12/11).

Ia mengatakan keberadaan pusat studi di bawah LPPM tersebut bisa menjadi masukan konstruktif bagi kampus.

“Sejauh ini pusat studi kita (UNS) menunjukkan kinerja yang cukup baik. Harapannya pusat studi kita lebih produktif,” katanya.

Adapun untuk kinerja utamanya adalah melakukan publikasi internasional, memfasilitasi hak kekayaan intelektual (HKI), teknologi tepat guna, dan pelayanan kepada masyarakat yang mengarah pada kinerja UNS.

“Secara umum kinerja LPPM terakhir di tahun 2017 kita menempati nomor enam di Indonesia, ini tidak mudah dicapai,” katanya.

Menurut dia, salah satu kelemahan yang masih dihadapi oleh LPPM UNS adalah belum adanya royalti atau profit hasil penelitian dan pengabdian yang laku di pasaran.

“Ini masih jadi PR. Pada prinsipnya kita harus meningkatkan dharma penelitian dan dharma pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, pada tahun 2017 UNS menutup tiga pusat studi yang ada di LPPM, yaitu Pusat Studi Pemberdayaan Keluarga, Pusat Studi Bangsa-Bangsa Melayu, dan Pusat Studi Perpajakan.

“Terkait hal ini, kami memprioritaskan jumlah pusat studi tidak terlalu banyak namun produktif, ketimbang banyak tetapi hanya sedikit karya yang dihasilkan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor I UNS Sutarno mengatakan misi UNS adalah mampu menjadi pusat unggulan secara internasional dalam hal ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

“Pak Rektor menugaskan pusat studi di bawah koordinasi LPPM sebagai unit fungsional yang membantu fungsi LPPM ini dalam hal penelitian,” katanya.

Oleh karena itu, ia berharap agar LPPM bisa jadi tulang punggung UNS untuk bisa mengoptimalkan peran pusat studi tersebut. antara

Continue Reading

Pendidikan

UNILA adakan kompetisi bahasa inggris tahunan tingkat Sumatera

Bandarlampung, Kabarnas – Unit kegiatan mahasiswa tingkat Universitas English Society Universitas Lampung (UKM-U ESo Unila) akan menggelar kompetisi bahasa Inggris tahunan tingkat Sumatera.

“Kompetisi bertajuk Lampung Overland Various English Competition (LOVECOMP) 2018, mengambil tema “Express Yourself Beyond Imaginary” atau “Ekspresikan Dirimu di Luar Imajinasi” yang dilaksanakan pada 10 hingga 11 November 2018,” kata ketua pelaksana LOVECOMP 2018 Giantara Yuga Pratama di Bandarlampung, Kamis (8/11) pagi.

Kompetisi bergengsi ini akan diadakan di Universitas Lampung, tepatnya di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
Ada enam kategori lomba, yaitu Debate(Debat), Speech(Pidato), Newscasting(Penyiar Berita), Story Telling(Mendongeng), Scrabble(Permainan Papan Scrabble), dan General English Test (Tes Bahasa Inggris Umum).

Kompetisi akan ini dibagi dalam dua kategori, yaitu kategori SMA atau sederajat dan Universitas atau sederajat. Kompetisi ini akan diikuti oleh berbagai SMA dan Universitas yang ada di pulau Sumatera, seperti Provinsi Sumatra Selatan, Jambi, Bengkulu, Riau, Sumatra Selatan, dan tuan rumah Lampung.

“Dilihat dari antusias peserta tahun kemarin yang sangat luar biasa, diperkirakan akan ada lebih dari 300 peserta yang akan mengikuti kompetisi ini,” ujarnya.

Kompetisi tersebut memperebutkan piala, uang tunai, suvenir, sertifikat, dan piala bergilir rektor UNILA.

Kompetisi ini juga diramaikan dengan adanya stan penjualan makanan, minuman, suvenir, produk sponsor, dan juga fun area dimana peserta, pendamping atau bahkan pengunjung bisa bermain permainan ala Bahasa Inggris,” lanjut Gian.

Gian berharap dengan adanya kompetisi seperti ini, akan memotivasi generasi muda Indonesia untuk menggiatkan lagi semangat untuk menguasai Bahasa Inggris dalam menghadapi persaingan global yang sangat ketat.

“Persaingan global khususnya dalam berkarir saat ini sangatlah ketat dan kompetitif. Dengan adanya Industri 4.0 dan Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015, menjadikan kemampuan Bahasa Inggris dan kemampuan lainnya menjadi nilai tambah ketika bersaing dengan pendatang asing,” jelasnya.

Disamping menguasai keterampilan teknis di sekolah atau perkuliahan, dunia usaha akan melirik keterampilan nonteknis,  pungkasnya.

Continue Reading

Pendidikan

IPB merupakan PTN paling Informatif 2018

Bogor, Kabarnas  – Institut Pertanian Bogor (IPB) menerima Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2018 dari Komisi Informasi Pusat sebagai satu-satunya perguruan tinggi negeri (PTN) paling Informatif.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada Rektor IPB, Dr Arif Satria dalam acara Laporan Implementasi Keterbukaan Informasi Publik dan Penganugerahan Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2018 di Istana Jakarta, Senin (5/11).

“Semoga prestasi ini semakin menyemangati kita semua untuk terus mewujudkan ‘Good University Governance,” kata Arif.

Arif bersyukur atas capaian yang diraih IPB tahun ini, setelah tiga kali dinobatkan sebagai Juara III dalam Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Publik pada tahun 2014, 2015, dan 2017.

Tahun ini IPB dinobatkan sebagai satu-satunya PTN yang masuk klaster Informatif versi Komisi Informasi Pusat (KIP) atau memiliki nilai tertinggi.

“IPB menjadi satu-satunya PTN yang ada di klaster Informatif, atau dengan kata lain paling Informatif dengan perolehan nilai 92,14,” katanya.

Menurut dia, prestasi ini tak lepas dari peran seluruh stakeholder IPB dalam memberikan pelayanan publik, khususnya Biro Komunikasi dalam pelayanan informasi maupun dalam publikasi atau pemberitaan yang luas.

“Pemberitaan yang luas tak henti-henti baik melalui website, media sosial, media massa, media luar ruangan, maupun media internal dan karya-karya lainnya,” kata Arif.

Selain kategori PTN Informatif, penghargaan juga diberikan kepada PTN Menuju Informatif dan Cukup Informatif.

PTN Menuju Informatif diberikan kepada Universitas Tanjung Pura, Universitas Indonesia, Universitas Brawijaya, Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri Malang dan Institut Teknologi Bandung.

Sebanyak 18 PTN masuk dalam ketegori Cukup Informatif.

Ketua Komisi Informasi Publik, Gede Narayana dalam siaran pers IPB mengatakan, tahun ini pihaknya melakukan monitoring dan evaluasi kepada seluruh Badan Publik berjumlah 460 dengan indikator antara lain, pengembangan website yang terkait Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dan Pengumuman Informasi Publik.

“Sehingga informasi publik dapat diakses dengan mudah dan cepat oleh masyarakat,” katanya.

Pihaknya juga menganugerahi Badan Publik yang memenuhi kualifikasi capaian terbaik sebagai Badan Publik Informatif, Badan Publik Menuju Informatif dan Badan Publik Cukup Informatif sesuai dengan Keputusan Komisi Informasi Pusat Nomor 6/KEP/KIP/X/2018.

Komisi Informasi Pusat memberikan penilaian akhir dengan kualifikasi Badan Publik sebagai berikut Informatif dengan nilai antara 90 sampai 100, Menuju Informatif dengan nilai antara 80 sampai 89,9, Cukup Informatif dengan nilai antara 60 sampai 79,9, Kurang Informatif dengan nilai antara 40 sampai 59,9, dan Tidak Informatif dengan nilai dengan kurang dari 39,9.

“Badan Publik yang dinilai meliputi Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Lembaga Non Struktural, Lembaga Negara Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemerintah Provinsi, Kementerian dan Partai Politik,” katanya.

Continue Reading

terbaru

Berita8 jam ago

Sangat Tidak Etis Sandiaga Uno melangkahi makam KH Bisri Syansuri

Jakarta, Kabarnas – Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Kadir Karding menilai calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno...

Nasional8 jam ago

KLHK butuh dana Rp. 200 T untuk pemulihan DAS

Jakarta, Kabarnas – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) membutuhkan dana sekitar Rp200 triliun untuk mendanai pola induk pemulihan daerah...

Agama9 jam ago

Klasis GPI Jayapura – Nabire gelar Rakersis ke 7

Jayapura, Kabarnas – Klasis Gereja Protestan Indonesia (GPI) Jayapura-Nabire menggelar rapat kerja klasis (Rakersis) yang ke-7 dan rapat kerja pelayanan...

Internasional9 jam ago

UNS jadi tuan rumah Diaspora Jawa dunia pada 20 hingga 23 Juni 2019

Solo, Kabarnas – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta akan menjadi tuan rumah pertemuan Ngumpulke Balung Pisah Javanese Diaspora Event ke-4....

Pendidikan9 jam ago

UNS bentuk Pusat Studi Pancasila

Solo, Kabarnas – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta akan meningkatkan produktivitas pusat studi dengan aktivitas yang mendukung kinerja kampus. “Saat...

Politik9 jam ago

Jokowi pilih Kiai Ma’ruf Amin karena cinta ulama dan santri

Lebak, Kabarnas – Kiai Ma’ruf Amin mengaku bangga sebagai putra Banten ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi calon wakil presiden...

Berita10 jam ago

Penjara 5 tahun dan denda Rp. 1 M bagi yang merusak, memotong, menghancurkan, mengubah Rupiah, diancam 5 tahun penjara

Jakarta, Kabarnas – Bank Indonesia (BI) menghimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga dan merawat uang Rupiah dengan baik agar layak edar...

Nasional10 jam ago

Dihadapan 31 Bupati, Jokowi klarifikasi isu dirinya sebagai antek asing dan aseng

Jakarta, Kabarnas – Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menerima 31 Bupati, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/11) siang, mengklarifikasi isu...

peristiwa10 jam ago

Gempa bumi 3.1 SR guncang Mamasa, Sulbar

Mamasa,  Kabarnas – Gempa bumi 3.1 SR guncang Mamasa, Sulbar,   pada 12 Nov 2018, 16:14:35 WIB Hasil analisis Badan Meteorologi,...

Agama16 jam ago

Presiden Jokowi terima Panitia dan Pemenang Pesparani 2018

Bogor, Kabarnas – Usai menerima menerima peserta Kongres Indonesia Millenial Movement Tahun 2018, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersilaturahim dengan Panitia...

Trending