Pria Mandikan Jenazah Wanita, Pegawai RSUD Siantar Diperiksa

News

by Patiar Manurung

Pria Mandikan Jenazah Wanita, Pegawai RSUD Siantar Diperiksa

Pamatangsiantar, Kabarnas.com - Inspektorat Pemerintah Kota Pematangsiantar memeriksa sejumlah pegawai RSUD Djasamen Saragih atas perkara jenazah wanita yang dimandikan 4 orang perawat pria. Pemeriksaan itu dilakukan secara bertahap.

Pelaksana Tugas (Plt) Inspektorat Pemko Pematangsiantar Junadi Sitanggang mengatakan, yang sudah siap diperiksa adalah pegawai rumah sakit dan Wakil Direktur (Wadir) III RUSD Djasamen Saragih, Roni Sinaga. Sedangkan dr Ronald Saragih, yang saat kejadian sebagai Plt Dirut belum diperiksa.

Menurut Junaidi Sitanggang, pemeriksaan terhadap dr Ronald Saragih hanya terhalang di waktu kerja yang lagi padat. Ia berjanji bakal memeriksanya dan semua hasil akan dilaporkan kepada Wali Kota Pematangsiantar, Hefriansyah.

Junaidi Sitanggang mengatakan bahwa pemeriksaan atas perkara ini juga dilakukan pihak kepolisian. "Kalau bentuk pemeriksaan pidananya tidak memerlukan izin. Namun kalau terkait wewenangnya kita koordinasi dengan pihak kepolisian," katanya, Senin (2/11/2020).

Perlu diketahui, Fauzi Munthe warga Sarbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun mengaku bahwa jenazah istrinya dimandikan empat perawat pria RSUD Djasamen Saragih, Minggu (20/9/2020). Perkara ini pun memicu kekecewaan dikalangan umat muslim. Dan sempat dibahas di MUI Kota Pematangsiantar.

Selain itu, beberapa kali aksi unjuk rasa terjadi mendesak pihak rumah sakit meminta maaf. Pihak polisi juga didesak agar menangkap orang yang terlibat dengan perkara itu.