Connect with us

Nasional

Jokowi kukuhkan DPP LVRI Masa Bakti 2017-2022.

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kukuhkan anggota Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pertimbangan Pusat Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Masa Bakti 2017-2022.

Dalam sambutannya saat  mengukuhkan anggota Dewan Pimpinan Pusat dan Dewan Pertimbangan Pusat Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Masa Bakti 2017-2022, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (10/8) siang, Presiden Jokowi meminta maaf karena kenaikan tunjangan kehormatan veteran hanya naik sebesar 25 persen.

“Saya janji bulan Agustus tapi karena administrasi baru diberikan nanti insyaallah bulan September sudah bisa diterimakan,” kata Presiden

Kenaikan tunjangan kehormatan Veteran tersebut, sudah dituangkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 31 Tahun 2018,  yang ditandatangani oleh Presiden Jokowi  dan telah diundangkan oleh Menter Hukum dan HAM, Yasona Laoli  pada 18 Juli 2018 lalu.

Presiden Jokowi mengatakan, kenaikan tunjangan kehormatan veteran itu akan dirapel dari Januari sampai Agustus 2018.

Pengukuhan anggota Dewan Pimpinan Pusat dan Dewan Pertimbangan Pusat LVRI Masa Bakti 2017-2022 itu berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI nomor 43M Tahun 2018 tertanggal 10 Agustus 2018.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Sosial Idrus Marham, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, serta Kapolri Jendreal Tito Karnavian.

Nasional

Kepada Pramuka, Jokowi menitipkan bangsa ini untuk dibawa ke masa kejayaan

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Gerakan Pramuka harus merevitalisasi dirinya agar terus dapat membentuk manusia-manusia Pancasila yang tangguh, tahan banting, berakhlak mulia, dan inovatif.

“Revitalisasi Gerakan Pramuka diperlukan karena tantangan yang dihadapi generasi muda sekarang sangat berbeda dengan apa yang kita hadapi di masa lalu,” hal tersebut dikatakan  Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-57, di Lapangan Gajahmada, Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, Jakarta, Selasa (14/8) sore.

Pramuka,  harus dididik bukan hanya bahasa Morse, tetapi juga bahasa dan pengetahuan digital, coding, artificial intelligence semuanya harus tahu. Termasuk pengetahuan mengenai Advance robotic, internet of things juga harus tahu, ujarnya.

“Bahasa dan pengetahuan revolusi industri 4.0 yang sudah mulai mengubah wajah peradaban manusia di dunia, kita juga harus tahu,” tutur Presiden.

Jokowi mengingatkan, bahwa sekarang ekonomi berubah, politik juga berubah, sosial budaya juga berubah, semuanya berubah. Oleh sebab itu,  Kepala Negara meminta kepada anggota Gerakan Pramuka agar menekankan, bahwa dibalik latihan baris berbaris, latihan mendirikan tenda, latihan membuat simpul tali ada nilai-nilai unggul kedisiplinan, nilai-nilai unggul ketekunan dan akhlak yang mulia.

“Nilai-nilai unggul itu yang dibutuhkan oleh generasi muda Indonesia untuk memenangkan persaingan global di masa kini dan dimasa depan. Nilai-nilai unggul yang kita butuhkan untuk membawa Indonesia menjadi bangsa akan menjadi bangsa pemenang, menjadi bangsa yang jaya,” ujar Presiden Jokowi.

Semua itu harus ditanamkan oleh Gerakan Pramuka dengan cara-cara kreatif, cara-cara kekinian, cara-cara yang disenangi dan memikat perhatian generasi Y dan Generasi Z, generasi Y dan Generasi Z, yaitu generasi yang kritis, yang mau bekerja keras, yang perilaku hidupnya sudah semakin digital.

“Itulah yang harus diperhatikan oleh Gerakan Pramuka agar tetap relevan dengan kehidupan generasi muda Indonesia saat ini,” kata Presiden menekankan.

Presiden Jokowi menitipkan pesan kepada segenap anggota Gerakan Pramuka di seluruh penjuru Nusantara . Yang pertama, agar mereka ingat dan menjaga selalu Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

Kedua, teruslah menjadi generasi yang haus akan prestasi, haus akan karya di bidang apapun yang para anggota pramuka jalani karena prestasi yang diperoleh adalah kebanggaan bangsa.

Dan ketiga, jika tiba saatnya bagi generasi anggota Gerakan Pramuka untuk pemimpin bangsa ini, Presiden menitipkan masa depan Indonesia. “Bawalah bangsa kita ke masa kejayaan yang sudah lama kita nantikan,” ucap Presiden.

Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-57 itu dihadiri oleh Ibu Negara Iriana, Menko PMK Puan Maharani, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menkominfo Rudiantara, dan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault.

Continue Reading

Nasional

Jokowi Temui Korban Gempa di Lombok Utara

Tanjung – Presiden Joko Widodo (Jokowi), tinjau korban gempa Lombok.

Jokowi dan rombongan berangkat dari  Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (13//8) siang,  dan tiba  sekitar pukul 16.08 WITA tiba di Bandar Udara Internasional Lombok, Kabupaten Lombok Tengah, NTB.

Dari Bandar Udara Internasional Lombok, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) Jokowi  menggunakan helikopter Super Puma TNI AU dengan durasi penerbangan kurang lebih 24 menit dan tiba  sekitar pukul 16.47 WITA tiba di Gelanggang Olahraga (GOR) Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara..

Setibanya di sana, Presiden langsung bergegas menuju lapangan Kantor Bupati Lombok Utara untuk mendengarkan pemaparan penanganan bencana dari Danrem 162 Wira Bhakti Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani.

Lombok Utara merupakan daerah yang paling terdampak bencana oleh karena lokasinya yang amat dekat dengan pusat gempa.

Selama paparan tersebut, Presiden tampak didampingi oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Marsekal Madya M. Syaugi, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Willem Rampangilei.

Kepala Daerah bersama rombongan kemudian juga meninjau dapur umum, posko pengungsian, ruang gembira anak-anak, dan rumah sakit lapangan yang merawat setidaknya 26 korban bencana gempa.

Usai meninjau penanganan bagi para pengungsi di lokasi tersebut, Presiden beserta rombongan beranjak ke titik peninjauan berikutnya di Dusun Lekok, Desa Gondang, Kecamatan Gangga,

Presiden sempat berdialog dengan sejumlah pengungsi mengenai bantuan apa yang paling dibutuhkan dari pemerintah pusat.

Kepada Presiden, salah satu pengungsi mengharapkan bantuan biaya untuk memperbaiki dan membangun kembali rumah mereka yang roboh.

“Nanti gotong royong dan dibantu pemerintah. Yang rusak berat Rp50 juta, yang rusak sedang Rp25 juta,” ujar Presiden kepada pengungsi tersebut.

Dalam tahap rekonstruksi, rumah warga yang roboh akan dibangun kembali dengan bantuan pemerintah daerah dan TNI serta dibimbing Kementerian PUPR karena akan menggunakan teknologi RISHA atau Rumah Instan Sederhana Sehat sebagai solusi rekonstruksi rumah yang tahan gempa.

“Didampingi TNI dan konstruksi dari Kementerian PU. Namanya konstruksi RISHA, Rumah Instan Sederhana Sehat, dan tahan gempa,” kata Presiden.

Peninjauan penanganan bagi para pengungsi dan rumah warga yang roboh kemudian dilanjutkan di Dusun Karangkates, Desa Gondang, Kecamatan Gangga.

Di lokasi peninjauan terakhir tersebut, Kepala Negara juga sempat berdialog dengan warga, menghibur anak-anak di tenda pengungsian, dan melaksanakan ibadah salat Magrib berjemaah bersama warga setempat.

Usai melakukan peninjauan kondisi lapangan di Lombok Utara yang porak poranda oleh gempa berkekuatan 7 SR, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk menggelar Rapat Terbatas bersama dengan jajaran terkait.

Rapat terbatas tersebut digelar di halaman RSUD Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara.

Continue Reading

Nasional

Jokowi : TKA dari China di Indonesia hanya 23.000

Kabarnas, Bogor -Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menyinggung masalah isu tenaga kerja dari China.

Ada isu katanya ada 10 juta tenaga kerja asing (TKA) dari China, padahal, yang ada sebenarnya hanya 23.000 tenaga kerja China kerja di sini. Itu pun, tidak kerja terus-menerus, ujar Presiden Jokowi memberikan sambutan pada Pembukaan Pendidikan Kader Ulama (PKU) XII, di Bogor, Jawa Barat, Rabu (8/8) pagi

Tenaga kerja dari luar Itu masang turbin, masang smelter.  Itu memang kita belum siap melakukannya, sehingga mereka harus di sini 3 bulan-6 bulan untuk memasang ini,” ujar Presiden.

Presiden membandingkan orang Indonesia yang kerja di RRT ada 80.000, yang kerja di Malaysia 1,2 juta, Malaysia diam saja. Itu yang legal 1,2, tambah Presiden, yang ilegal mungkin hampir 2 juta.

Presiden Jokowi mengaku masalah tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal di Malaysia, sempat disinggung PM Mahathir Mohammad saat berkunjung ke Indonesia.

“Saya ngomong apa adanya. Ya itulah sudah terjadi bertahun-tahun, dan saya minta kepada Mahathir ada perlindungan, legalisasi, ada proteksi sehingga semuanya menjadi gamblang,” ujar Presiden.

Meskipun ada banyak TKI legal dan ilegal di sana, Malaysia tidak ribut. Tenaga kerja Indonesia yang di Arab Saudi katanya 500.000 yang legal, yang ilegal katanya lebih dari itu.

“Coba dilihat tenaga kerja asing yang ada di Indonesia dibandingkan dengan penduduk itu hanya 0,03%. Satu persen saja enggak ada. Harus angka-angka yang kita sampaikan supaya isu tidak kemana-mana 0,03%. Satu persen saja enggak ada,” tegas Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi membandingkan dengan tenaga kerja asing yang ada di Uni Emirat Arab yang 80% asing semua, dan mereka senang-senang saja tidak ada masalah. Demikian juga di Arab Saudi 33% itu adalah tenaga kerja asing, tambah Presiden, sementara di Indonesia satu persen saja tidak ada.

Presiden menegaskan, pemerintah berupaya mendatangkan investasi, karena salah satu tujuannya adalah untuk membuka lapangan pekerjaan sebesar-besarnya untuk rakyat, bukan untuk yang lain, pungkas Jokowi.

 

Continue Reading

terbaru

Olahraga4 jam ago

Sekitar 350 atlet dari 15 negara peserta Asian Games XVIII  tiba di Kota Palembang

Palembang – Sekitar 350 atlet dari 15 negara peserta Asian Games XVIII  sudah tiba di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Berdasarkan...

Politik4 jam ago

Pengamat : Isu identitas agama dalam Pemilu Presiden 2019 sangat membahayakan.

Medan – Pengamat sosial politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Ansari Yamamah berharap masyarakat dan politikus tidak lagi...

Wisata5 jam ago

Walhi berharap Geopark Kaldera Toba harus bisa masuk dalam UNESCO Global Geopark

Medan, 15/8 (Antara) – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Sumatera Utara berharap Geopark Kaldera Toba harus bisa masuk dalam UNESCO...

Wisata5 jam ago

KKP sosialisasikan daya dukung dan zonasi KJA di Danau Toba

Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyosialisasikan hasil kajian daya dukung dan penetapan zonasi untuk budi daya ikan dalam...

Berita5 jam ago

Pelatih Real Madrid yakin Gareth Bale mampu menggantikan

Taillinn, Spanyol – Pelatih Real Madrid Julen Lopetegui memuji Gareth Bale dan meyakini penyerang Welsh itu mampu mengisi kekosongan yang...

Olahraga5 jam ago

Timnas Suriah berhasil tekuk timnas Uni Emirat Arab 1-0 pada laga Grup C Asian Games.

Bandung – Tim nasional Suriah berhasil mengalahkan Uni Emirat Arab 1-0 pada laga lanjutan Grup C Asian Games 2018, yang...

Daerah13 jam ago

Kapolda Sumut bersama pejabat utama, Ibu Bhayangkari dan Polwan dari sejumlah polres menggelar nobar film dokumenter Polwan Carstensz

Medan – Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw bersama pejabat utama, Ibu Bhayangkari dan Polwan dari sejumlah polres menggelar...

Hukum14 jam ago

Satserse Narkoba Polrestabes Medan amankan IRT pembawa sabu 1 Kg

Medan  – Tim Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan amankan Seorang ibu rumah tangga  Nalias Betti  (NB), 32 tahun, diringkus personil...

Berita14 jam ago

Pramono Anung, lantik 66 pejabat baru di lingkungan Sekretariat Kabinet

Jakarta – Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, lantik 66 pejabat baru di lingkungan Sekretariat Kabinet Para pejabat baru yang dilantik...

Nasional14 jam ago

Kepada Pramuka, Jokowi menitipkan bangsa ini untuk dibawa ke masa kejayaan

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Gerakan Pramuka harus merevitalisasi dirinya agar terus dapat membentuk manusia-manusia Pancasila yang tangguh,...

Trending