Connect with us

Nasional

Sampai Hari ini belum satupun Parpol daftarkan Caleg DPR RI ke KPU

Kabarnas, Jakarta – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengemukakan, sejak dibuka tanggal 4 Juli lalu, sampai dengan hari ini, hari ke-8 dari total 14 hari yang disediakan untuk pendaftaran bakal calon, belum satupun partai politik (Parpol) yang mendaftarkan calon anggota DPR RI (Caleg) ke KPU.

“Kami juga laporkan bahwa sampai dengan hari ini, hari ke-8 dari total 14 hari yang disediakan untuk pendaftaran bakal calon, itu belum satupun partai politik mendaftarkan ke KPU RI untuk calon DPR RI,” kata Arief kepada wartawan usai bersama Komisoner KPU menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/7) siang.

Terkait hal itu, menurut Ketua KPU , Presiden Jokowi menyerukan agar parpol-parpol peserta pemilu segera mendaftar lebih awal, tidak harus menunggu hingga batas waktu pendaftaran 6 (enam) hari mendatang berakhir.

“Saya pikir harapan Bapak Presiden sama, tapi tidak menyinggung soal regulasi yang digugat, isi regulasinya tidak, tapi hanya menyerukan segera saja diserukan supaya untuk mendaftar lebih awal, jadi tidak mendaftar di akhir waktu,” ujar Arief.

Mengenai apakah ada pembahasan soal menteri yang mencalonkan diri menjadi caleg dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi itu, Ketua KPU Arief Budiman mengaku tidak ada.

“Tidak dibahas. Tidak ada pembahasan soal itu. Itu tidak dibahas. KPU menyampaikan untuk hal-hal yang sudah diatur dalam undang-undang maka ikuti saja ketentuan yang ada dalam undang-undang,” tegas Arief.

Pada acara tersebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) tampak didampingi Menko Polhukam Wiranto, Mensesneg Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Mendagri Tjahjo Kumolo dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

Nasional

KLHK butuh dana Rp. 200 T untuk pemulihan DAS

Jakarta, Kabarnas – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) membutuhkan dana sekitar Rp200 triliun untuk mendanai pola induk pemulihan daerah aliran sungai (DAS) yang antara lain rehabilitasi hutan dan lahan dari 2020-2030.

Sekjen KLHK, Bambang Hendroyono di Jakarta, Senin (12/11) mengatakan, implementasi pemulihan DAS saat ini ditekankan bukan hanya menanam pohon tetapi juga membangun hutan.

Penekanan ini, lanjutnya, karena didorong oleh keprihatinan bahwa berbagai daerah masih mengalami banyak bencana hidroorologis (banjir, tanah longsor, dan kekeringan) meskipun upaya RHL terus dilakukan.

Direktur Jenderal Pengendalian DAS dan Hutan Lindung (PDASHL) IB Putera Parthama mengatakan bahwa selama periode tahun 2015-2017, Pemerintah telah melakukan kegiatan RHL pada total wilayah seluas 77.032 hektare.

Namun kegiatan ini masih sangat kurang dan harus dilakukan langkah koreksi dengan peningkatan secara signifikan kegiatan RHL mengingat total lahan kritis yang ada di Indonesia sudah mencapai 14,01 juta ha.

“Mulai tahun 2019 dilakukan langkah koreksi, yaitu luasan RHL diperluas 10 kali lipat yaitu menjadi 207.000 ha, dan akan terfokus pada 15 DAS prioritas, 15 danau prioritas, 65 dam/bendungan, dan daerah-daerah rawan bencana. Jadi tidak tersebar merata, seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujar Putera.

Peningkatan luasan RHL di 2019 ini diharapkan akan berlanjut atau ditingkatkan sesuai pola induk yang sedang disiapkan KLHK untuk periode 2020-2030.

Namun Putera juga menekankan bahwa keberhasilan rehabilitasi lahan kritis tidak serta-merta dapat menghilangkan bencana hidroorologis khususnya banjir. Karena beragam dan kompleksnya penyebab banjir, maka solusi permanennya ialah diatasinya semua penyebab banjir secara simultan.

“Hanya rehabilitasi lahan kritis saja, tidak akan mencegah banjir. Banjir akan tetap terjadi meskipun hulu sebuah DAS sudah kembali berhutan, apabila daya tampung sungai berkurang,” lanjutnya.

Jadi kuncinya ialah adanya Rencana Pengelolaan DAS Terpadu, yang menjadi acuan oleh seluruh sektor Kementerian/Lembaga terkait (antara lain Kementerian PUPR, Kementerian ATR, Kementerian Pertanian) dan seluruh Pemerintah Daerah dalam suatu DAS, ujar Putera. antara

 

Continue Reading

Nasional

Dihadapan 31 Bupati, Jokowi klarifikasi isu dirinya sebagai antek asing dan aseng

Jakarta, Kabarnas – Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menerima 31 Bupati, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/11) siang, mengklarifikasi isu yang menyebut dirinya sebagai antek asing dan aseng yang banyak disebut-sebut di sejumlah media sosial dalam beberapa waktu terakhir.

“Beliau menyampaikan bahwa sekarang banyak investasi negara yang kembali kepada negara, salah satunya misalnya minyak, Freeport, semuanya ituan hal yang tidak mudah diambil alih. Nah kalau membuktikan beliau tidak pro asing karena kenyataannya sekarang sudah kembali kepada Indonesia,” kata Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupatan Seluruh Indonesia (APKASI) Mardani H. Maning yang juga Bupati Tanah Bumbu Kalsel, seusai bersama 31 bupati diterima Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/11) siang.

Terkait masalah aseng, Presiden menjelaskan, kalau aseng kita di sini yang jadi TKA (Tenaga Kerja Asing) tidak sampai 1% dari penduduk Indonesia, 0,0 sekian persen ya. Sedangkan di negara lain ada sampai 20%.

“Nah TKI yang ada di China itu ada sekitar 80 ribu kalau tidak salah, itu lebih besar dari jumlah TKA China yang ada di Indonesia. Berarti yang sebenarnya China tidak menyerang Indonesia, tetapi Indonesia lah yang menyerang China yang ada di sana,” ungkap Mardani mengutip penjelasan Presiden Jokowi.

Menurut dia, dalam pertemuan itu Presiden juga menjelaskan isu-isu terkini yang sering beredar melalui media sosial. “Beliau menjelaskan isu terkini seperti antek asing, tenaga kerja asing dari China, juga isu PKI yang dibubarkan 1965, padahal beliau lahir 1961, masa ada PKI balita,” katanya

Sementara Bupati Banyuwangi Azwar Anas yangjuga hadir dalam pertemuan tersebut, menambahkan, dalam pertemuan itu posisi Presiden Jokowi sebenarnya menjawab pertanyaan, dan ini memang sesuai harapan para bupati yang kadang membuat mereka sibuk menjawab isu-isu di media sosial (medsos) menyangkut Presiden dan pemerintah.

“Presiden juga mendorong supaya para bupati megembangkam ekonomi kreatif, sektor pendidikan bisa diajak kolaborasi untuk melahirkan entrepreneurs misalnya kopi,” katanya. Ia menyebutkan Indonesia yang menghasilkan banyak kopi tidak boleh kalah dengan Italia. “Italia yang tidak menghasilkan kopi tapi warungnya ada di seluruh dunia,” katanya.

“Tadi kami juga menyampaikan terima kasih karena berkat dukungan infratruktur yang dibangun selama ini banyak kabupaten yang selama ini teriosolir saat ini dengan mudah dapat diakses, misalnya dulu perlu waktu 2-3 jam sekarang hanya sejam termasuk juga Banyuwangi,” katanya.

Sementara Mardani menjelaskan, dalam pertemuan dengan para bupati itu, Presiden Jokowi secara lugas menjawab isu-isu hoaks yang selama ini berkembang.

Mardani menjelaskan, isu-isu yang menyangkut Presiden dan Pemerintah tidak terkait langsung dengan kinerja pada bupati. Hanya saja karena ini menyangkut Kepala Negara, maka para bupati harus bisa menjawab isu-isu dimaksud.

Sementara itu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang juga hadir dalam pertemuan itu mengatakan Presiden Jokowi banyak menyinggung mengenai ekonomi kreatif.

Continue Reading

Nasional

Presiden Jokowi anugerahi gelar pahlawan kepada enam tokoh bangsa

Jakarta, Kabarnas – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada 6 tokoh bangsa pada Upacara Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2018, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/11) siang.

Keenam tokoh bangsa yang mendapat anugerah gelar Pahlawan Nasional berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 123/TK/Tahun 2018 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional tertanggal 6 November 2018 itu adalah:

  1. Almarhum Abdurrahman Baswedan, tokoh dari Provinsi DI Yogyakarta;
  2. Almarhumah Agung Hajjah Andi Depu, tokoh dari Provinsi Sulawesi Barat;
  3. Almarhum Depati Amir, tokoh dari Provinsi Bangka Belitung;
  4. Almarhum Mr. Kasman Singodimedjo, tokoh dari Provinsi Jawa Tengah;
  5. Almarhum Ir. H. Pangeran Mohammad Noor, tokoh dari Provinsi Kalimantan Selatan; dan
  6. Almarhum Brigjen KH Syam’un, tokoh dari Provinsi Banten.
  7. Acara penganugerahan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Pahlawan Nasional Tahun 2017.

    Tokoh Almarhum Abdurrahman Bawesdan yang merupakan Kakek dari Gubernur DKI Jakarta Anies Bawesdan merupakan tokoh yang memperjuangkan integrasi keturunan Arab menjadi bangsa Indonesia.

    Tokoh yang lahir 9 September 1908 di Surabaya dan besar di Yogyakarta ini terlibat dalam dunia pergerakan dengan mengusung cita-cita mewujudkan Indonesia yang merdeka dan berdaulat.

    Perjuangan Abdurrahaman Bawesdan ini dilakukan melalui dunia jurnalistik dengan tulisan-tulisannya di surat kabar serta dalam kepartaian melalui Partai Arab Indonesia (PAI) dan juga menjadi anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

    Sedangkan tokoh almarhum Agung Hajjah Andi Depu adalah pelaku sejarah Indonesia dan merupakan sosok perempuan yang telah memberikan dedikasi serta loyalitas yang tinggi dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

    Tokoh perempuan dari Sulawesi Barat yang lahir pada 19 Agustus 1908 ini memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dengan menggerakkan dan mengkoordinasikan semangat para pemuda-pemudi untuk melawan penjajahan di Indonesia.

    Almarhum Depati Amir merupakan tokoh pemimpin perlawanan melawan Belanda pada 1830-1851 yang berhasil menyertakan gabungan warga lokal dan komunitas “asing-pendatang” (penambang Tionghoa).

    Tokoh pahlawan yang diusulkan masyarakat Provinsi Bangka Belitung ini telah menerapkan perlawanan dengan gerilya dengan Belanda selama 20 tahun.

    Almarhum Kasman Singodimejo merupakan tokoh Muhammadiyah ini merupakan pemersatu bangsa, yakni saat proses pengesahan UUD 1945, tepatnya rapat PPKI meluluhkan hati tokoh golongan Islam Ki Bagus Hadikusumo untuk menghilangkan tujuh kata terkait syariat Islam dalam sila pertama Pancasila, yakni “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.

    Tujuh kalimat ini karena mendapat penolakan dari perwakilan Indonesia bagian timur jika tujuh kata tersebut tetap dipertahankan.

    Almarhum Ir H Pangeran Mohammad Noor adalah tokoh yang telah berjuang bersama-sama rakyat untuk mempertahankan kemerdekaan sejak kuliah di THS Bandung hingga terlibat menjadi anggota “Jong Islamieten Bond”.

    Sebagai Gubernur Kalimantan yang berkedudukan di Yogyakarta, Mohammad Noor melakukan pelatihan militer kepada para pemuda untuk diterjunkan ke medan perang melawan Belanda di Kalimantan.

    Sementara almarhum Brigjen KH Syam’un adalah tokoh yang berjuang melalui pendekatan pendidikan (mendirikan pesantren) dan mengangkat senjata melawan Belanda, yakni masuk jadi anggota PETA, Panglima BKR dan TKR

Usai upacara penganugerahan gelar Pahlawan Nasional, Presiden dan Wakil Presiden memberikan ucapan selamat kepada ahli waris dan pendamping penerima Gelar Pahlawan Nasional diikuti oleh pejabat dan tamu undangan lainnya.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Menteri Sosial Agus Gunanjar Kartasasmita, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri PANRB Syafruddin, Menpora Imam Nahrawi, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Continue Reading

terbaru

Berita9 jam ago

Sangat Tidak Etis Sandiaga Uno melangkahi makam KH Bisri Syansuri

Jakarta, Kabarnas – Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Kadir Karding menilai calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno...

Nasional9 jam ago

KLHK butuh dana Rp. 200 T untuk pemulihan DAS

Jakarta, Kabarnas – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) membutuhkan dana sekitar Rp200 triliun untuk mendanai pola induk pemulihan daerah...

Agama9 jam ago

Klasis GPI Jayapura – Nabire gelar Rakersis ke 7

Jayapura, Kabarnas – Klasis Gereja Protestan Indonesia (GPI) Jayapura-Nabire menggelar rapat kerja klasis (Rakersis) yang ke-7 dan rapat kerja pelayanan...

Internasional9 jam ago

UNS jadi tuan rumah Diaspora Jawa dunia pada 20 hingga 23 Juni 2019

Solo, Kabarnas – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta akan menjadi tuan rumah pertemuan Ngumpulke Balung Pisah Javanese Diaspora Event ke-4....

Pendidikan10 jam ago

UNS bentuk Pusat Studi Pancasila

Solo, Kabarnas – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta akan meningkatkan produktivitas pusat studi dengan aktivitas yang mendukung kinerja kampus. “Saat...

Politik10 jam ago

Jokowi pilih Kiai Ma’ruf Amin karena cinta ulama dan santri

Lebak, Kabarnas – Kiai Ma’ruf Amin mengaku bangga sebagai putra Banten ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi calon wakil presiden...

Berita11 jam ago

Penjara 5 tahun dan denda Rp. 1 M bagi yang merusak, memotong, menghancurkan, mengubah Rupiah, diancam 5 tahun penjara

Jakarta, Kabarnas – Bank Indonesia (BI) menghimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga dan merawat uang Rupiah dengan baik agar layak edar...

Nasional11 jam ago

Dihadapan 31 Bupati, Jokowi klarifikasi isu dirinya sebagai antek asing dan aseng

Jakarta, Kabarnas – Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menerima 31 Bupati, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/11) siang, mengklarifikasi isu...

peristiwa11 jam ago

Gempa bumi 3.1 SR guncang Mamasa, Sulbar

Mamasa,  Kabarnas – Gempa bumi 3.1 SR guncang Mamasa, Sulbar,   pada 12 Nov 2018, 16:14:35 WIB Hasil analisis Badan Meteorologi,...

Agama16 jam ago

Presiden Jokowi terima Panitia dan Pemenang Pesparani 2018

Bogor, Kabarnas – Usai menerima menerima peserta Kongres Indonesia Millenial Movement Tahun 2018, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersilaturahim dengan Panitia...

Trending