Connect with us

Daerah

Pengacara Kondang Tapteng Parlaungan Silalahi SH : Pilih Wakil Rakyat Yang Merakyat

Tapteng, Kabarnas – Menjadi anggota dewan (calon dewan/ legislatif) menjadi harapan dan kebanggaan bagi sebagian masyarakat di tanah air ini, dan menjadi harapan masyarakat bagi calon dewan yang terpilih nantinya agar dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat yang memilihnya. Demikian dikatakan pengacara kondang di Tapteng Parlaungan Silalahi, saat ngopi bareng dengan caleg NasDem nomor urut 7 St Drs Rudolf Sihotang MSi, yang meliputi Dapil 3 ini, Rabu (31/10)

Dijelaskan Parlaungan, bahwa Caleg selain tugas mulia yang diemban juga memiliki status sosial yang menjadi perhatian dimasyarakat. Dengan demikian
masyarakat berharap agar semua calon dewan untuk bisa menjaga situasi agar tetap kondusif dalam pesta demokrasi 5 tahun sekali ini. Selain itu, para calon dewan harus tetap mengedepankan kejujuran dan memiliki sikap yang profesional, yang selalu memikirkan kepentingan masyarakat.

Dijelaskan Parlaungan pendekatan kepada masyarakat adalah merupakan cara efektif untuk meraih simpati masyarakat karena akan terjalin komunikasi yang efektif antara Calon Anggota Dewan dengan masyarakat.

Dalam hal ini sangat besar harapan masyarakat kepada caleg agar memiliki integritas yang tinggi. Dengan demikian, menjadi wakil rakyat itu, adalah yang mampu memperjuangkan kepentingan masyarakat daripada kepentingan pribadi.

Apalagi , melihat perkembangan banyaknya caleg merupakan suatu berkah untuk membangun daerah lebih maju ke depan. Sosialisasi caleg ke masyarakat harus terbuka dan meluas, hal ini penting agar masyarakat tahu kualitas seorang caleg.

Menurut Parlaungan para calon legeslatif harus mengetahui apa sesungguhnya harapan masyarakat terhadap calon legislatif. Terlepas dari posisi para caleg dari berbagai baju seragam, dimata masyarakat sesungguhnya yang paling penting adalah tidak lagi menjadikan masyarakat sebagai subjek yang bersalah ketika salah memilih orang dalam pemilu nanti. Seharusnya jauh sebelum mereka menjadi calon Legeslatif yang sudah pasti menjadi salah satu pilihan masyarakat nantinya, tentunya sudah paham betul apa yang menjadi harapan dan keinginan masyarakat saat ini.

Dijelaskan Parlaungan anggota dewan harus mampu memiliki jiwa merakyat dan bersikap rendah hati. Anggota Dewan yang memang ada untuk masyarakat dan menjadi pelayan masyarakatlah yang sekiranya pantas menjadi anggota dewam impian dan harapan rakyat, seperti Rudolf caleg Nasdem ini.

Selain itu calon legislatif, harus memiliki niat yang ikhlas. Hati yang ikhlas di sini maksudnya adalah hati dari calon legislatif itu benar-benar untuk melayani masyarakat. Bukan mereka yang Cuma ingin bekerja dan memperoleh manfaat ekonomi atau nama baik melaluinya.
Tidak dapat dipungkiri, jujur memang hal yang mutlak harus ada agar seseorang bisa dipercaya, yaitu selaras antar ucapan dan tindakannya. Calon legislatif haruslah bertanggung jawab dan sangat memahami tugasnya, yaitu di sini sebagai pelayan masyarakat.

Dikatakan Parlaungan hendaknya juga caleg tersebut memahami bahwa tanggung jawab tentang kehidupan masyarakat yang lebih baik juga merupakan salah satu tugas yang harus di capai olehnya melalui kedudukan dan kekuasaan yang dia emban nantinya. Cerdas serta memang memiliki kemampuan untuk menjadi anggota dewan-pun haruslah kita pertimbangkan.
Anggota Dewan harus mampu memahami Pancasila, UUD 45 dan Undang-Undang serta Mampu menjalankan fungsi pengawasan pelayanan publik. Untuk menjadi anggota dewan (DPRD) tidaklah cukup hanya dengan paham dalam hal lobi-lobi politik demi mensejahterakan masyarakat.

Mari pilih caleg yang Harus mampu meningkatkan perekonomian masyarakat di kabupaten Tapanuli Tengah, khususnya Dapil 3, mengingat masyarakat saat ini perekonomian nya sangat sulit, sehingga diharapkan kepada Caleg DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah, yg memiliki skill dan kemampuan di bidang pertanian dst, ujar Ketua LKBH Sumatera, yang selalu siap untuk membela kepentingan masyarakat. (Noe)

Daerah

Jokowi terima gelar Pinisepuh dari Paguyuban Pasundan

Bandung, Kabarnas – Presiden Joko Widodo (Jokowi) terima gelar Pinisepuh dari Paguyuban Pasundan di Gedung Paguyuban Pasundan, Universitas Pasundan, Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/11).

“Sampurasun, Wilujeng enjing, kumaha damang? Didie singkuring lawasta, Kura lebi wargana hadi budi rangginpasasana,” ujar Presiden menyampaikan rasa senang berada di Kota Bandung dalam bahasa Sunda. 

Dalam kesempatan itu, Presiden juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas penganugerahan Pinisepuh di Paguyuban Pasundan.

“Ini penghormatan yang luar biasa bagi saya. Tadi Pak Gubernur menyampaikan bahwa saya sudah ke sini, mungkin yang dimaksudkan ke Bandung, lebih dari 30 kali,” ujar Presiden.

Menurut Kepala Negara, dirinya kalau ke Jawa Barat sudah lebih dari 1.500 kali. “Karena saya tinggal di Bogor, setiap hari keluar masuk dari Bogor ke Jakarta pagi, pagi-pagi nanti tengah malam kembali lagi ke Jawa Barat. Jadi kalau dihitung mungkin lebih dari 1.500 kali, pulang pergi- pulang pergi,” tambah Presiden kepada wartawan.

Atas penganugerahan ini, saya merasa seperti di rumah sendiri. “Apresiasi, penghargaan yang tinggi karena keluarga Pasundan yang ramah kepada saya selama di Bandung, diterima dengan sangat-sangat terbuka. Di Jawa Barat juga sama, sangat ramah, sangat terbuka,” ujar Jokowi.

Pada kesempatan itu, Kepala Negara dengan kerendahan hati memohon masukan-masukan, input-input kepada semua terutama dalam membangun provinsi Jawa Barat.

Airport Kertajati, jalan Tol Bocimi yang masih dalam proses, insyaallah minggu depan separuhnya sudah kita resmikan karena itu sangat penting. Saya sewaktu Gubernur pernah merasakan sendiri dari Jakarta ke Sukabumi itu memakan waktu 7 jam,ucap Presiden menjelaskan pentingnya Bandara dan jalan tol.

Dengan penduduk hampir 50 juta jiwa tentu Jawa Barat membutuhkan perhatian khusus.

Saya tadi sudah bisik-bisik dengan Pak Gubernur, kedepannya kita pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, bersama-sama membangun provinsi ini,” jelas Jokowi.

Kepala Negara menyampaikan bahwa Indonesia negara besar dengan penduduk sekarang berjumlah 263 juta, 514 Kab/kota, 34 provinsi, dan 17 ribuan pulau, telah mampu dipersatukan Ir. Juanda, selaku anak bangsa. Ini adalah sebuah prestasi yang patut diberikan apresiasi.

“Sehingga kalau kita lihat, hampir di seluruh provinsi, di seluruh kota jalan besar ada yang namanya jalan Ir Juanda. Di mana-mana termasuk di Jawa Timur nama airportnya  Insinyur Juanda. Ini sebuah penghargaan yang tinggi kepada beliau,” jelas Presiden.

Indonesia negara yang luas untuk itu perlu menjaga persatuan dan kesatuan menjelang pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan presiden (pilpres) tahun 2019 serta tidak melakukan ujaran kebencian, himbau Presiden Jokowi.

Tampak hadir dalam acara tersebut Agum Gumelar, Ginandjar Kartasasmita, Tjetje Hidayat, Haji Yusuf, Ketua Komisi Yudisial Jaja Ahmad Jayus, serta Menteri Kabinet Kerja diantaranya Seskab Pramono Anung, KSP Moeldoko, Menperin Airlangga Hartarto, Mensos Agus Gumiwang K, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, beserta Wakil Bupati maupun Wakil Wali Kota yang hadir.

Continue Reading

Daerah

Presiden Jokowi bagikan 3.000 sertifikat tanah kepada warga Kabupaten Tegal

Tegal, kabarnas – Presiden  Joko Widodo (Jokowi) membagikan 3.000 sertifikat tanah kepada warga Kabupaten Tegal.

Setiap kali saya datang ke desa, kampung,  kabupaten, kota, provinsi baik di Jawa, di Sumatra, di Kalimantan, di Sulawesi, NTB, NTT, Maluku, Maluku Utara, di Papua, yang sering kudengar adalah masalah sengketa tanah.

“Bapak-Ibu punya tanah tapi enggak ada sertifikat, begitu sengketa, masuk pengadilan, bisa kalah. Tapi kalau sudah yang namanya pegang sertifikat tanda bukti hak hukum atas tanah, enak banget. Dan saya kira kalau kita sudah pegang begini, sudah tidak ada yang berani,” tutur Presiden.

Banyak yang nangis-nangis ke saya sengketa lahan tapi saya tidak bisa apa-apa. Apalagi sudah masuk pengadilan, tidak bisa yang namanya Presiden itu intervensi, enggak bisa,” ujar Presiden Jokowi.

“Sengketa lahan antara tetangga dengan tetangga, antara saudara, masyarakat dengan pemerintah, masyarakat dengan perusahaan, masyarakat dengan BUMN, dan rakyat sering kalah,” kata Presiden Jokowi saat menyerahkan 3.000 sertifikat tanah untuk warga Tegal dan sekitarnya, di GOR Tri Sanja, Tegal, Jawa Tengah, Jumat (9/11) pagi.

Di negara kita ini  masih ada kurang lebih 80 juta bidang tanah yang belum bersertifikat. Artinya, banyak sekali sengketa. Oleh karena itu, saya telah memerintahkan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN),untuk segera diselesaikan dan harus keluar sertifikatnya, ujar Jokowi.

“Alhamdulillah, akhir tahun selesai lima juta sertifikat. Tahun ini target saya tujuh juta sertifikat harus keluar dari kantor BPN. Tahun depan targetnya sembilan juta sertifikat harus keluar,” ungkap Presiden Jokowi.

Jokowi mengatakan dengan memiliki sertifikat tanah itu sama artinya warga sudah mengantongi tanda bukti hukum atas tanah yang dimiliki.

“Kalau ada sertifikat kan enak, sudah jelas karena ini adalah tanda bukti hukum,” katanya.

Presiden berpesan, kalau sudah dapat sertifikat agar diberi plastik sehingga kalau genteng rumahnya bocor, kehujanan tidak rusak. Tolong sertifikat yang sudah dipegang warga agar difotokopi, jika yang asli hilang masih punya fotokopinya, bisa mengurus ke kantor BPN lagi.

Jika sertifikat tanah digunakan untuk keperluan positif seperti modal usaha, investasi, modal kerja dan lain-lain

Sebelum pinjam ke bank, tolong untuk dikalkulasi serta dihitung terlebih dahulu. Hitung dengan benar kemampuan untuk mengangsur cicilannya,” pesan Jokowi

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Jalil, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, dan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin, Bupati Tegal, Umi Azizah.

 

Continue Reading

Daerah

Ingat !!!! Ijin Keramaian Konser Judika Dilapangan Adam Malik Masih Belum Keluar

Pematangsiantar, Kabarnas – Harus kembali diingat ijin keramaian gelaran konser Judika yang akan dilaksanakan pada Sabtu (10/11/2018) di Lapangan Adam Malik Kelurahan Simarito Kecamatan Siantar Barat masih belum juga keluar.

Pagelaran konser Judika yang lagi-lagi dilaksanakan pada Lapangan Adam Malik untuk kedua kalinya kembali menjadi perhatian, karena penyelenggarannya diduga masih belum melengkapi ijin yang seharusnya sudah dimiliki.

Namun sudah mulainya pagelaran konser tersebut pada malam hari pahlawan 10 November 2018 mengundang tanya besar karena hingga acara pagelaran akan dimulai pihak penyelenggara belum mengantongi ijin keramaian konser tersebut.

Apalagi acara tersebut besok sudah dilaksanakan sementara ijin keramaian dari kepolisian Polisi Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) yang melalui rekomendasi dari kepolisian Polres Pematangsiantar belum diraih sama sekali.

Hal tersebut dibenarkan Kasat Intel Polres Pematangsiantar AKP Sucipto Samosir ketika dikonfirmasi oleh Reporter melalui via pesan singkat bahwa surat ijin keramaian masih dalam kepengurusan.

” Sedang dalam pengurusan ke Polda Sumut, sama2 kita tunggu saja ya ” ucap Kasat Intel kepada Reporter pada Jumat (09/11/2018) sekitar pukul 16.38 wib. (AH/Red)

Continue Reading

terbaru

Berita15 jam ago

Setelah Diminta Keterangan Mengenai Fakta Sidang, Boediono Irit Bicara

Kabarnas, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta keterangan dari Wakil Presiden RI 2009 s.d. 2014 Boediono soal fakta-fakta sidang...

Berita15 jam ago

DPP – UPAS : Pelebaran Jln Pdt J Wismar Saragih Tak Tuntas, Kembalikan Lahan GKPS

Pematangsiantar, Kabarnas – Sebagai bentuk dukungan kepada Pemko Siantar Pimpinan Pusat GKPS telah menghibahkan lahannya di depan kantor pusat GKPS...

peristiwa16 jam ago

Korban pembunuhan di Bekasi jenajahnya dibawa ke Samosir.

Bekasi, Kabarnas – Empat jenazah satu keluarga korban pembunuhan di Bekasi diberangkatkan ke Samosir pada Rabu (14/11/2018) untuk dimakamkan. Hal tersebut...

Berita2 hari ago

Warga heboh, Harimau Sumatera masuk ke kawasan pasar di Indragiri Hilir.

Pekanbaru, Kabarnas – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menduga seekor harimau dewasa yang secara mengejutkan masuk ke...

Hukum2 hari ago

Polisi telah periksa 12 orang terkait pembunuhan Diperum Naingolan sekeluarga

Jakarta, Kabarnas –  – Penyidik Polda Metro Jaya dan Polres Bekasi Kota telah memeriksa 12 saksi terkait pembunuhan empat orang...

Berita2 hari ago

Presiden Jokowi – Putin sepakat meningkatkan kerjasama ekonomi

Singapura, Kabarnas – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Pertemuan tersebut dilaksanakan di sela-sela...

Internasional2 hari ago

Indonesia – Chile sepakat meningkatkan kerja sama di bidang perdagangan dan kelautan

Singapura, Kabarnas – Presiden Jokowi dan Presiden Cile Sebastian Pinera,  mengadakan pertemuan bilateral di sela-sela pelaksanaan KTT ke-33 ASEAN di...

Internasional2 hari ago

Jokowi ajak ASEAN dapat terus memperkuat sinergi dengan APEC, G-7 dan juga IMF

  Singapura, Kabarnas – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan tiga kunci untuk menghadapi situasi global, yaitu meningkatkan kerja sama ekonomi...

Internasional2 hari ago

Jokowi tegaskan mendukung penuh perdamaian di Semenanjung Korea.

Singapura, Kabarnas – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut baik perkembangan  proses perdamaian di Semenanjung Korea. Tekad kuat yang ditunjukkan Presiden...

Internasional2 hari ago

Presiden Jokowi ajak RRT berkalaborasi di konsep Indo-Pasifik

Singapura, Kabarnas – Dalam KTT ASEAN-RRT yang berlangsung di Suntec Convention Centre, Singapura, Rabu (14/11) siang, Presiden Joko Widodo (Jokowi)...

Trending