Connect with us

Daerah

KPU Mukomuko sosialisasikan Pemilu 2019

Kabarnas, Mukomuko- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, pada Sabtu (21/4/2018), menyosialisasikan (Pemilihan Umum) Pemilu 17 April 2019 kepada masyarakat di daerah itu melalui pagelaran seni budaya.

Ketua KPU Kabupaten Mukomuko Dawud Gauraf dalam laporannya mengatakan dari sebanyak 16 partai politik (Parpol) peserta Pemilu serentak 17 April 2019 di daerah itu, hanya empat parpol di antaranya yang menghadiri sosialisasi ini.

“Kami menyayangkan sikap partai politik yang tak mengacuhkan acara sosialisasi ini,” ujarnya.

Padahal, menurutnya, acara semacam ini bisa menjadi wadah bagi 16 parpol peserta Pemilu untuk memperkenalkan partainya kepada masyarakat di daerah itu.

Bupati Mukomuko Choirul Huda dalam sambutannya berharap masyarakat di daerah itu bisa menjadi pemilih yang cerdas, khususnya memilih pemimpin.

Selain itu, bupati berpesan kepada seluruh parpol peserta Pemilu tahun 2019 di daerah itu agar tetap menjaga kerukunan dan menjaga daerah ini tetap kondusif menjelang dan setelah Pemilu.

Ia mengimbau kepada seluruh pendukung parpol di daerah itu untuk berkampanye secara sehat, tidak terlalu fanatik, ujar Bupati. (ps/ant)

Daerah

Jokowi terima gelar Pinisepuh dari Paguyuban Pasundan

Bandung, Kabarnas – Presiden Joko Widodo (Jokowi) terima gelar Pinisepuh dari Paguyuban Pasundan di Gedung Paguyuban Pasundan, Universitas Pasundan, Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/11).

“Sampurasun, Wilujeng enjing, kumaha damang? Didie singkuring lawasta, Kura lebi wargana hadi budi rangginpasasana,” ujar Presiden menyampaikan rasa senang berada di Kota Bandung dalam bahasa Sunda. 

Dalam kesempatan itu, Presiden juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas penganugerahan Pinisepuh di Paguyuban Pasundan.

“Ini penghormatan yang luar biasa bagi saya. Tadi Pak Gubernur menyampaikan bahwa saya sudah ke sini, mungkin yang dimaksudkan ke Bandung, lebih dari 30 kali,” ujar Presiden.

Menurut Kepala Negara, dirinya kalau ke Jawa Barat sudah lebih dari 1.500 kali. “Karena saya tinggal di Bogor, setiap hari keluar masuk dari Bogor ke Jakarta pagi, pagi-pagi nanti tengah malam kembali lagi ke Jawa Barat. Jadi kalau dihitung mungkin lebih dari 1.500 kali, pulang pergi- pulang pergi,” tambah Presiden kepada wartawan.

Atas penganugerahan ini, saya merasa seperti di rumah sendiri. “Apresiasi, penghargaan yang tinggi karena keluarga Pasundan yang ramah kepada saya selama di Bandung, diterima dengan sangat-sangat terbuka. Di Jawa Barat juga sama, sangat ramah, sangat terbuka,” ujar Jokowi.

Pada kesempatan itu, Kepala Negara dengan kerendahan hati memohon masukan-masukan, input-input kepada semua terutama dalam membangun provinsi Jawa Barat.

Airport Kertajati, jalan Tol Bocimi yang masih dalam proses, insyaallah minggu depan separuhnya sudah kita resmikan karena itu sangat penting. Saya sewaktu Gubernur pernah merasakan sendiri dari Jakarta ke Sukabumi itu memakan waktu 7 jam,ucap Presiden menjelaskan pentingnya Bandara dan jalan tol.

Dengan penduduk hampir 50 juta jiwa tentu Jawa Barat membutuhkan perhatian khusus.

Saya tadi sudah bisik-bisik dengan Pak Gubernur, kedepannya kita pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, bersama-sama membangun provinsi ini,” jelas Jokowi.

Kepala Negara menyampaikan bahwa Indonesia negara besar dengan penduduk sekarang berjumlah 263 juta, 514 Kab/kota, 34 provinsi, dan 17 ribuan pulau, telah mampu dipersatukan Ir. Juanda, selaku anak bangsa. Ini adalah sebuah prestasi yang patut diberikan apresiasi.

“Sehingga kalau kita lihat, hampir di seluruh provinsi, di seluruh kota jalan besar ada yang namanya jalan Ir Juanda. Di mana-mana termasuk di Jawa Timur nama airportnya  Insinyur Juanda. Ini sebuah penghargaan yang tinggi kepada beliau,” jelas Presiden.

Indonesia negara yang luas untuk itu perlu menjaga persatuan dan kesatuan menjelang pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan presiden (pilpres) tahun 2019 serta tidak melakukan ujaran kebencian, himbau Presiden Jokowi.

Tampak hadir dalam acara tersebut Agum Gumelar, Ginandjar Kartasasmita, Tjetje Hidayat, Haji Yusuf, Ketua Komisi Yudisial Jaja Ahmad Jayus, serta Menteri Kabinet Kerja diantaranya Seskab Pramono Anung, KSP Moeldoko, Menperin Airlangga Hartarto, Mensos Agus Gumiwang K, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, beserta Wakil Bupati maupun Wakil Wali Kota yang hadir.

Continue Reading

Daerah

Presiden Jokowi bagikan 3.000 sertifikat tanah kepada warga Kabupaten Tegal

Tegal, kabarnas – Presiden  Joko Widodo (Jokowi) membagikan 3.000 sertifikat tanah kepada warga Kabupaten Tegal.

Setiap kali saya datang ke desa, kampung,  kabupaten, kota, provinsi baik di Jawa, di Sumatra, di Kalimantan, di Sulawesi, NTB, NTT, Maluku, Maluku Utara, di Papua, yang sering kudengar adalah masalah sengketa tanah.

“Bapak-Ibu punya tanah tapi enggak ada sertifikat, begitu sengketa, masuk pengadilan, bisa kalah. Tapi kalau sudah yang namanya pegang sertifikat tanda bukti hak hukum atas tanah, enak banget. Dan saya kira kalau kita sudah pegang begini, sudah tidak ada yang berani,” tutur Presiden.

Banyak yang nangis-nangis ke saya sengketa lahan tapi saya tidak bisa apa-apa. Apalagi sudah masuk pengadilan, tidak bisa yang namanya Presiden itu intervensi, enggak bisa,” ujar Presiden Jokowi.

“Sengketa lahan antara tetangga dengan tetangga, antara saudara, masyarakat dengan pemerintah, masyarakat dengan perusahaan, masyarakat dengan BUMN, dan rakyat sering kalah,” kata Presiden Jokowi saat menyerahkan 3.000 sertifikat tanah untuk warga Tegal dan sekitarnya, di GOR Tri Sanja, Tegal, Jawa Tengah, Jumat (9/11) pagi.

Di negara kita ini  masih ada kurang lebih 80 juta bidang tanah yang belum bersertifikat. Artinya, banyak sekali sengketa. Oleh karena itu, saya telah memerintahkan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN),untuk segera diselesaikan dan harus keluar sertifikatnya, ujar Jokowi.

“Alhamdulillah, akhir tahun selesai lima juta sertifikat. Tahun ini target saya tujuh juta sertifikat harus keluar dari kantor BPN. Tahun depan targetnya sembilan juta sertifikat harus keluar,” ungkap Presiden Jokowi.

Jokowi mengatakan dengan memiliki sertifikat tanah itu sama artinya warga sudah mengantongi tanda bukti hukum atas tanah yang dimiliki.

“Kalau ada sertifikat kan enak, sudah jelas karena ini adalah tanda bukti hukum,” katanya.

Presiden berpesan, kalau sudah dapat sertifikat agar diberi plastik sehingga kalau genteng rumahnya bocor, kehujanan tidak rusak. Tolong sertifikat yang sudah dipegang warga agar difotokopi, jika yang asli hilang masih punya fotokopinya, bisa mengurus ke kantor BPN lagi.

Jika sertifikat tanah digunakan untuk keperluan positif seperti modal usaha, investasi, modal kerja dan lain-lain

Sebelum pinjam ke bank, tolong untuk dikalkulasi serta dihitung terlebih dahulu. Hitung dengan benar kemampuan untuk mengangsur cicilannya,” pesan Jokowi

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Jalil, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, dan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin, Bupati Tegal, Umi Azizah.

 

Continue Reading

Daerah

Ingat !!!! Ijin Keramaian Konser Judika Dilapangan Adam Malik Masih Belum Keluar

Pematangsiantar, Kabarnas – Harus kembali diingat ijin keramaian gelaran konser Judika yang akan dilaksanakan pada Sabtu (10/11/2018) di Lapangan Adam Malik Kelurahan Simarito Kecamatan Siantar Barat masih belum juga keluar.

Pagelaran konser Judika yang lagi-lagi dilaksanakan pada Lapangan Adam Malik untuk kedua kalinya kembali menjadi perhatian, karena penyelenggarannya diduga masih belum melengkapi ijin yang seharusnya sudah dimiliki.

Namun sudah mulainya pagelaran konser tersebut pada malam hari pahlawan 10 November 2018 mengundang tanya besar karena hingga acara pagelaran akan dimulai pihak penyelenggara belum mengantongi ijin keramaian konser tersebut.

Apalagi acara tersebut besok sudah dilaksanakan sementara ijin keramaian dari kepolisian Polisi Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) yang melalui rekomendasi dari kepolisian Polres Pematangsiantar belum diraih sama sekali.

Hal tersebut dibenarkan Kasat Intel Polres Pematangsiantar AKP Sucipto Samosir ketika dikonfirmasi oleh Reporter melalui via pesan singkat bahwa surat ijin keramaian masih dalam kepengurusan.

” Sedang dalam pengurusan ke Polda Sumut, sama2 kita tunggu saja ya ” ucap Kasat Intel kepada Reporter pada Jumat (09/11/2018) sekitar pukul 16.38 wib. (AH/Red)

Continue Reading

terbaru

Berita8 jam ago

Sangat Tidak Etis Sandiaga Uno melangkahi makam KH Bisri Syansuri

Jakarta, Kabarnas – Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Kadir Karding menilai calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno...

Nasional8 jam ago

KLHK butuh dana Rp. 200 T untuk pemulihan DAS

Jakarta, Kabarnas – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) membutuhkan dana sekitar Rp200 triliun untuk mendanai pola induk pemulihan daerah...

Agama9 jam ago

Klasis GPI Jayapura – Nabire gelar Rakersis ke 7

Jayapura, Kabarnas – Klasis Gereja Protestan Indonesia (GPI) Jayapura-Nabire menggelar rapat kerja klasis (Rakersis) yang ke-7 dan rapat kerja pelayanan...

Internasional9 jam ago

UNS jadi tuan rumah Diaspora Jawa dunia pada 20 hingga 23 Juni 2019

Solo, Kabarnas – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta akan menjadi tuan rumah pertemuan Ngumpulke Balung Pisah Javanese Diaspora Event ke-4....

Pendidikan9 jam ago

UNS bentuk Pusat Studi Pancasila

Solo, Kabarnas – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta akan meningkatkan produktivitas pusat studi dengan aktivitas yang mendukung kinerja kampus. “Saat...

Politik9 jam ago

Jokowi pilih Kiai Ma’ruf Amin karena cinta ulama dan santri

Lebak, Kabarnas – Kiai Ma’ruf Amin mengaku bangga sebagai putra Banten ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi calon wakil presiden...

Berita10 jam ago

Penjara 5 tahun dan denda Rp. 1 M bagi yang merusak, memotong, menghancurkan, mengubah Rupiah, diancam 5 tahun penjara

Jakarta, Kabarnas – Bank Indonesia (BI) menghimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga dan merawat uang Rupiah dengan baik agar layak edar...

Nasional10 jam ago

Dihadapan 31 Bupati, Jokowi klarifikasi isu dirinya sebagai antek asing dan aseng

Jakarta, Kabarnas – Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menerima 31 Bupati, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/11) siang, mengklarifikasi isu...

peristiwa10 jam ago

Gempa bumi 3.1 SR guncang Mamasa, Sulbar

Mamasa,  Kabarnas – Gempa bumi 3.1 SR guncang Mamasa, Sulbar,   pada 12 Nov 2018, 16:14:35 WIB Hasil analisis Badan Meteorologi,...

Agama16 jam ago

Presiden Jokowi terima Panitia dan Pemenang Pesparani 2018

Bogor, Kabarnas – Usai menerima menerima peserta Kongres Indonesia Millenial Movement Tahun 2018, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersilaturahim dengan Panitia...

Trending