Connect with us

Berita

Jokowi dan Ashraf Ghani Tukar Penutup Kepala

Kabarnas, Jakarta – Ada kisah unik saat Presiden Joko Widodo dan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani melakukan pertemuan bilateral yaitu saling bertukar tutup kepala yang dikenakan oleh masing-masing kepala negara diiringi canda pada Senin (29/1) lalu.

“Presiden Jokowi menerima ‘longi’, topi panjang yang menjuntai dan juga mengenakan ‘chapan’, jubah khas Afganistan. Juntaian ‘longi’ ini bila dibentangkan mencapai 7 meter”.

“Sementara Presiden Ashraf Ghani mengganti pakulnya dengan peci berwarna hitam yang langsung dikenakan oleh Presiden Jokowi,” demikian keterangan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin diterima Antara di Jakarta pada Selasa(30/1).

Hal itu menunjukkan betapa akrab dan hangatnya hubungan kedua kepala negara saat kunjungan Presiden Jokowi ke Afghanistan yang tengah dilanda musibah konflik dalam negeri.

Setelah saling tukar tutup kepala, Jokowi dan Ghani menunaikan shalat zuhur berjamaah di masjid yang berada di Istana Presiden Agr.

Sebelumnya, pada saat kedatangan di Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul, Afghanistan, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana bergerak menembus salju dan angin dingin sepanjang jalan menuju Istana Presiden Agr yang ditempuh selama 10 menit.

Presiden pun langsung disambut dengan pelukan hangat Presiden Ashraf Ghani, sehingga tampak seperti dua sahabat yang sudah lama tak berjumpa.

Kedua kepala negara langsung berjalan berdampingan mengikuti upacara kenegaraan dengan suhu udara yang mencapai 1 derajat celcius disertai terpaan salju yang tidak menghalangi kehangatan keduanya.

Pada saat pemeriksaan pasukan, keduanya menebarkan senyum sebagai pesan kepada dunia bahwa persahabatan dan perdamaian adalah kunci dalam memanifestasikan kesejahteraan.

Sementara itu saat pertemuan “tete-a-tete” alias empat mata, keakraban pun jelas terlihat.

“Tidak ada ketegangan yang memperlihatkan mereka berada di kota yang baru diguncang ledakan bom beberapa jam sebelumnya,” jelas Bey.

Kemudian dalam pernyataan pers bersama, Presiden Ghani menunjukkan hubungan yang begitu akrab dengan Indonesia.

“Kedatangan Yang Mulia tidak perlu membawa emas, tapi membawa hujan dan salju. Hujan dan salju merupakan berkah bagi kami. Salju dan hujan tidak pernah memilih akan turun pada orang kaya atau orang miskin,” ujar Presiden Ghani.

Lencana Keberanian Pada jamuan santap siang kenegaraan di Istana Presiden Agr, Presiden Jokowi menerima lencana “Medal of Ghazi Amanullah” dari Presiden Afghanistan.

Penyematan lencana ini sebagai penghormatan kepada Presiden Jokowi atas keteguhan dan keberanian dalam memajukan hubungan bilateral Indonesia-Afghanistan, terutama dalam mengupayakan pembangunan perdamaian di Afghanistan.

“Terima kasih atas anugerah Medal Ghazi Amanullah. Medal ini akan menjadi spirit baru upaya meningkatkan hubungan bilateral dan perdamaian,” jelas Presiden Jokowi.

Kendati hanya berada di Kabul selama seperempat hari, namun hal itu menunjukkan keteguhan hati Presiden berupaya membangun perdamaian di tataran global, khususnya di Afghanistan sesuai amanat UUD 1945.

Sementara bagi Presiden Ghani, kehadiran seorang pemimpin bangsa dari negara terbesar di ASEAN, Presiden Jokowi, begitu bernilai dalam menunjukkan kepada dunia bahwa Afghanistan mampu memberikan jaminan keamanan kepada tamu negara dan mendorong perdamaian harus segera diwujudkan.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di dalam Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sebelum meninggalkan Kota Kabul mengatakan serangan terorisme yang bertubi-tubi terjadi di Kabul bahkan tidak menyurutkan langkah Presiden Jokowi melanjutkan kontribusi bagi rekonsiliasi dan perdamaian di Afghanistan. “Komitmen ini ditunjukkan dengan kehadiran Presiden di Kabul,” ujar Retno.

Menlu pun mengutip hal yang dikatakan Presiden Jokowi bahwa “Perdamaian bukan hal yang jatuh dari langit. Perdamaian harus diupayakan. Marilah kita bergandeng tangan menciptakan perdamaian, marilah kita bergandengan tangan memelihara perdamaian”.

Sebelumnya serangan teror bom mobil maupun serangan teror mematikan ke Hotel Intercontinental di Kota Kabul beberapa hari menjelang jadwal kunjungan kenegaraan, tidak membuat Presiden Joko Widodo “ciut”.

Dengan hati mantap Presiden Jokowi menjejakkan kakinya sebagai Presiden Republik Indonesia kedua setelah Presiden Soekarno yang mengunjungi negara Afghanistan, bahkan beberapa jam setelah serangan bom susulan.

Keberadaan Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo di Kabul, Afghanistan terbilang singkat, tidak kurang dari enam jam.

Dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pada Senin (29/1), rombongan tiba di Kabul pada pukul 11.40 waktu setempat atau 14.10 WIB dan meninggalkan Kabul pada pukul 17.25 waktu setempat atau 20.05 WIB.

Rombongan kepresidenan pun mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma pada pukul 05:20 WIB usai sebelumnya transit di Bandara Hazrat Shahjalal, Kota Dhaka, Bangladesh untuk melakukan pengisian bahan bakar. (SPS/ant)

Berita

Tingkat Pengangguran Terbuka Terendah Selama Pemerintahan Jokowi-JK

Jakarta, Kabarnas –  Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri mengemukakan, tingkat pengangguran tahun 2018 ini merupakan angka terendah selama dalam pemerintahan Jokowi-JK

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tingkat pengangguran terbuka (TPT) selama empat tahun terakhir terus mengalami penurunan.

Dalam siaran persnya Senin (3/11) lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan pada tahun 2015, angka pengangguran terbuka sekitar 6,18 persen, menurun setahun berikutnya (2016) menjadi 5,61 persen, dan di tahun 2017 kembali merosot menjadi 5,50 persen. Hingga bulan Agustus 2018, tingkat pengangguran terbuka kembali turun menjadi 5,34 persen.

“Bicara masalah pengangguran, harus dikatakan capaian pemerintah saat ini bahwa  turunnya angka pengangguran sesuai yang kita harapkan, “ kata Menaker  saat menjadi narasumber Press Conference Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertema “Pengurangan Pengangguran” di Jakarta, Kamis (8/11).

Meski telah menunjukkan kecenderungan positif, namun Menaker Hanif Dhakiri memastikan perluasan kesempatan kerja harus  terus dilakukan di perkotaan dan pedesaan. Sebab pertumbuhan industri manufaktur, pariwisata, makanan dan minuman juga berkontribusi terhadap penyerapan lapangan kerja.

“Tren dari semua basis pendidikan, TPT alami penurunan, ini artinya positif. Saya ingin lihat dari sisi ini agar kita optimis dan optimis melihat bangsa ini . Kalau tidak, nanti isinya mengeluh dan komplain, seolah-olah tak ada masa depan, ” kata Hanif.

Dari tingkat pendidikan, Hanif Dhakiri mengatakan meski TPT pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) selalu paling tinggi kontribusinya, namun sejak tahun 2015 trennya relatif mengalami penurunan.Pada tahun 2015, TPT pendidikan SMK sebesar 12,65 persen, menurun 2016 menjadi 11.11 persen, 11,41 (2017) dan hingga Agustus 2018 sebesar 11,24 persen.

Diakui Menaker, banyak problem SDM di angkatan kerja termasuk lulusan SMK. Hingga saat ini profil ketenagakerjaan secara keseluruhan di tahun 2018 masih menantang. Dari 131 juta angkatan kerja, 58 persen masih lulusan SD/SMP.

Namun Hanif menegaskan pihaknya telah melakukan terobosan-terobosan dengan memperbaiki akses dan mutu pendidikan formal utamanya pendidikan dasar dan pendidikan menengah.

Kedua, memperbaiki akses dan mutu vocational training secara massif. Langkah massifikasi diperlukan untuk mengatasi tiga problem tenaga kerja yakni kualitas, kuantitas dan persebaran tenaga kerja. “Itu kunci masa depan, akses dan mutu harus diperbaiki, ” ujarnya.

Ditambahkan Hanif, yang dilakukan pemerintah untuk memperkuat pemagangan dan vocational training salah satunya yakni kebijakan triple skilling (skilling, upskilling dan re-skilling).Bagi tenaga kerja yang belum punya keterampilan dapat mengikuti  program skilling agar punya keahlian di bidang tertentu.

Bagi tenaga kerja yang telah memiliki skill dan membutuhkan peningkatan akan masuk program upskilling. Sedangkan yang ingin beralih skill dapat masuk ke program reskilling.

Sementara itu Kepala PPN/Bappenas Bambang Brodjonegoro menambahkan jumlah lapangan kerja Indonesia pada 2018 telah melampaui target Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2018 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019. Yakni meningkat 2,99 juta dibandingkan 2017.

Dalam rentang 2015-2018, Pemerintah telah berhasil menciptakan 9,38 juta lapangan kerja. Secara absolut, jumlah pengangguran juga turun sebesar 40 ribu orang, sehingga TPT telah berhasil diturunkan menjadi 5,34 persen tahun ini.

“Penurunan ini dapat dicapai dengan penciptaan kesempatan kerja sebanyak 2,6-2,9 juta orang dan lapangan kerja formal di sektor bernilai tinggi dapat menyerap angkatan kerja berpendidikan SMA ke atas,” ujar Bambang.

Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendy menuturkan, pihaknya akan membuat perubahan pada kurikulum SMK yang berbasis industri. Sehingga nantinya 70 persen kurikulum berasal dari industri.

“Kami ubah strategi SMK dari supply drive ke demand base, gimana permintaannya, laku enggak di industri. Nanti kurikulum akan industri base, jadi 40 persen aja dia masuk ke sekolahnya, 60 persennya masuk ke industri,” tambahnya.

Continue Reading

Berita

MENHAN : Kejahatan Merajalela Kalau Orang Baik Diam

Kabarnas, Semarang – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menilai kejahatan akan merajalela di negeri bila orang baik diam saja dan tidak mengambil tindakan.

“Kita ini semua orang baik. Kalau orang baik diam saja, kejahatan akan semakin merajalela,” kata Ryamizard Ryacudu usai memberi orasi politik saat apel Ormas Patriot Garuda Nusantara di SemarangI, Sabtu(17/11).

Menurut dia, orang baik ialah orang yang hidup bersatu membela negara ini.

Ia kembali mengingatkan tentang Bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai agama.

“Dari Aceh sampai Papua itu Indonesia. Agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, Konghucu, itu Indonesia,” kata purnawirawan jenderal bintang empat ini.

Ia menilai masyarakat tidak perlu membahas tentang apakah nanti akan masuk surga atau neraka.

“Itu Tuhan yang menentukan,” tegasnya.

Justru yang terpenting saat ini, menurut dia, hidup bersatu membela bangsa dan negara ini.

Ia kembali menegaskan menjelek-jelekkan, memojokkan dan memfitnah orang lain itu tidak ada artinya.

“Kalau hati sudah memojokkan orang, menjelek-jelekkan, memfitnah orang. Ingat, fitnah itu lebih kejam dari bunuh orang,” katanya. (sps/ant)

Continue Reading

Berita

Presiden Jokowi salat Jumat di Masjid Raya Al-Aqsha, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua

Kabarnas, Papua – Usai meresmikan Monumen Kapsul Waktu di Merauke, Provinsi Papua, Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta rombongan melaksanakan  salat Jumat di Masjid Raya Al-Aqsha, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, Jumat (16/11).

Tujuh mimpi anak-anak bangsa diletakkan secara permanen di Monumen Kapsul Waktu Impian Indonesia di Merauke, di ujung timur Indonesia.Sebagai sebuah negara besar berpenduduk 263 juta, bangsa Indonesia dianugerahi Allah berbagai keragaman, mulai dari keragaman bahasa, agama, suku, budaya, adat, hingga tradisi.

Untuk itu, dalam setiap kesempatannya berjumpa dengan masyarakat, saya  mengingatkan semua pihak agar terus menjaga, merawat, dan memelihara persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, ujarnya

Hal tersebut kembali disampaikan Presiden Jokowi saat bertemu dan menyapa jamaah seusai salat Jumat di Masjid Raya Al-Aqsha, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, Jumat (16/11).

“Pada kesempatan yang baik ini, saya mengajak, marilah kita menjaga supaya kita merawat, supaya kita memelihara persaudaraan kita, ukhuwah islamiah kita, ukhuwah wathaniyah kita, karena aset terbesar bangsa kita adalah persatuan dan kerukunan, tidak ada yg lain,” ujar Presiden.

Ia pun berharap pesta demokrasi yang rutin digelar seperti pemilihan bupati, wali kota, gubernur, ataupun pemilihan presiden tidak lantas membuat persatuan bangsa terkoyak. Menurutnya, perbedaan pilihan dalam pesta demokrasi adalah hal yang biasa.

“Jangan sampai antarkampung berantem gara-gara pilihan bupati, jangan sampai di majelis taklim (karena) beda pilihan presiden tidak saling menyapa. Ini adalah sebuah kesalahan besar,” tuturnya.

Turut bersama Presiden pada saat salat Jumat ini antara lain, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Continue Reading

terbaru

Keamanan7 jam ago

Polda Banten dan Daerah Istimewa Yogyakarta jadi Polda Type A

Jakarta, Kabarnas – Tipologi Polda Daerah Istimewa Yogyakarta dan Polda Banten dinaikkan dari tipe B menjadi tipe A. Peningkatan tipologi...

Internasional7 jam ago

Presiden Jokowi hadiri pertemuan APEC

Jakarta, Kabarnas – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri pertemuan Dewan Bisnis Asia-Pacific Economic Cooperation atau APEC Business Advisory Council (ABAC)...

Ekonomi8 jam ago

Presiden Jokowi tegaskan pentingnya bersikap inklusif dalam era ekonomi digital

Jakarta, Kabarna- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pentingnya bersikap inklusif dalam era ekonomi digital saat pertemuan dengan Asia-Pacific Economic Cooperation...

Berita8 jam ago

Tingkat Pengangguran Terbuka Terendah Selama Pemerintahan Jokowi-JK

Jakarta, Kabarnas –  Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri mengemukakan, tingkat pengangguran tahun 2018 ini merupakan angka terendah selama dalam pemerintahan Jokowi-JK...

peristiwa8 jam ago

Sejak Dinihari tadi sudah 12 kali Gempa dirasakan warga di Mamasa

Mamasa,  Kabarnas – Gempa bumi 2.9 SR guncang Lombok Utara, Sulbar,   pada 18 Nov 2018, 07:40:43 WIB Hasil analisis Badan...

peristiwa8 jam ago

Gempa bumi 5.0 SR guncang MANDAILING NATAL, SUMUT

Panyabungan,  Kabarnas – Gempa bumi 5.0 SR guncang MANDAILING NATAL, SUMUT,   pada 17 Nov 2018, 17:41:49 WIB Hasil analisis Badan...

Berita1 hari ago

MENHAN : Kejahatan Merajalela Kalau Orang Baik Diam

Kabarnas, Semarang – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menilai kejahatan akan merajalela di negeri bila orang baik diam saja dan tidak...

peristiwa1 hari ago

Gempa bumi 3 SR guncang Lombok Utara, NTB

Tanjung,  Kabarnas – Gempa bumi 3 SR guncang Lombok Utara, NTB,   pada 17 Nov 2018, 05:46:47 WIB Hasil analisis Badan...

peristiwa2 hari ago

Gempa bumi 2.4 SR guncang Mamasa, Sulbar untuk yang ke 15 kalinya hari ini

Mamasa,  Kabarnas – Gempa bumi 2.4 SR guncang Mamasa, Sulbar,   pada 16 Nov 2018, 21:53:34 WIB Hasil analisis Badan Meteorologi,...

Pembangunan2 hari ago

Presiden Jokowi tinjau lokasi pembangunan PLBN Sota, Merauke, Papua

Papua, Kabarnas – Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin pos lintas batas negara (PLBN) yang akan segera dibangun di Sota, Merauke,...

Trending