Connect with us

Berita

PKB Yakin Jokowi Jadi Presiden Dua Periode

Kabarnas, Jakarta – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meyakini Joko Widodo sebagai calon presiden petahana pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 akan terpilih lagi untuk periode kedua karena selama kepemimpinannya Indonesia mengalami perbaikan, terutama dalam bidang infrastruktur.

“Selama menjadi pemimpin negara, Pak Jokowi berhasil membawa Indonesia lebih maju dan berkembang, terutama dalam hal pembangunan infrastruktur yang selama ini selalu menjadi salah satu kendala dalam meningkatkan perekonomian nasional,” ujar Wakil Sekjen DPP PKB Fathan Subhi di Jakarta, Kamis(5/7).

Menurut Fathan, peningkatan pembangunan infrastruktur dalam kurun tiga tahun pemerintah Presiden Jokowi terbukti dengan naiknya posisi Indonesia pada peringkat ke-52 dari negara-negara di dunia.

“Data Global Competitiveness Index 2017 menunjukkan indeks daya saing infrastruktur Indonesia pada 2017-2018 berada di urutan ke-52 dari posisi sebelumnya di periode 2015-2016 yang masih berada di posisi 62. Ini menunjukkan begitu dahsyatnya peningkatan pembangunan infrastruktur di era Pak Jokowi, ini tidak bisa dipungkiri,” kata anggota komisi XI DPR RI itu.

Tak hanya infrastruktur, Jokowi juga dinilai berhasil memperbaiki pertumbuhan ekonomi nasional. Berdasarkan laporan pertanggungjawaban Kementerian Keuangan, pengelolaan perekonomian nasional sepanjang tahun 2017 menunjukkan pencapaian yang positif, yakni berada pada level 5,07 persen.

“Pertumbuhan ekonomi kita lima persen dan pemerintah juga mengendalikan inflasi, berdasar data Bank Indonesia, pemerintah berhasil menekan inflasi pada posisi 3,12 persen pada bulan lalu (Juni 2018),” ujarnya.

Oleh karena itu, Fathan merasa sangat yakin masyarakat akan kembali menyandarkan harapan masa depan Indonesia yang lebih baik kepada Jokowi.

“Ini salah hasil diskusi dalam pertemuan dengan Ketua Umum Golkar Pak Airlangga dan teman-teman, dan sudah kami sepakati untuk ditindaklanjuti lebih serius beberapa pekan ke depan, termasuk terkait calon wapres Pak Jokowi, yang dari kami (PKB) sudah barang tentu mendorong JOIN (Jokowi-Cak Imin),” kata Fathan.

PKB dan Golkar, lanjut Fathan, akan mendiskusikan lebih serius mengenai strategi dan langkah-langkah PKB untuk memenangkan Jokowi pada Pilpres nanti.

“Sedang kami diskusikan intensif termasuk minta masukan dari para kiai dan kader PKB di daerah untuk memenangkan Pak Jokowi dua periode,” katanya. (SPS/ant)

Berita

Sangat Tidak Etis Sandiaga Uno melangkahi makam KH Bisri Syansuri

Jakarta, Kabarnas – Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Kadir Karding menilai calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno tidak pantas melangkahi makam ulama dan salah satu tokoh pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Bisri Syansuri di Kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Denanyar, Jombang, Jawa Timur.

“Sangat tidak etis, seseorang yang tidak pernah mondok sekali pun, melangkahi makam adalah tindakan yang tidak sopan,” kata Karding di Jakarta, Senin (12/11).

Karding yang merupakan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf menilai perbuatan Sandiaga itu tidak pantas dilakukan, terlebih yang bersangkutan adalah cawapres.

Menurut dia, kalau Sandiaga paham adab ziarah kubur, tentu dia akan bersikap sopan tanpa melangkahi makam, apalagi makam seorang ulama.

“Kalau orang NU ziarah kubur itu dilakukan dengan tahlil,” ujarnya.

Selain itu, Karding juga menyoroti gelar santri di era post-Islamisme yang diberikan Presiden PKS Shohibul Iman untuk Sandiaga.

Dia mengatakan melihat aksi Sandiaga melangkahi makam tokoh NU, label santri tersebut diduga hanya untuk kepentingan politik belaka.

Karding menilai sebagai calon pemimpin, apalagi Indonesia yang terkenal adab sopannya, tentu saja perilakunya harus menjadi contoh bagi masyarakat.

Sebelumnya, dalam sebuah video berdurasi 14 detik, Sandiaga Uno terekam melangkahi makam ulama dan salah satu tokoh pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Bisri Syansuri di Kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Denanyar, Jombang, Jawa Timur.

Dalam video itu, Sandi awalnya melakukan tabur bunga di makam KH Bisri Syansuri, setelah selesai, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu terlihat melangkahi makam tersebut untuk beralih menabur bunga ke makam lain.

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade menegaskan insiden Sandi melangkahi makam bukan suatu kesengajaan.  Menurut dia, Sandi punya niat baik dalam ziarah tersebut dan tidak bermaksud melecehkan dengan secara tidak sengaja melangkahi makam yang disebut makam KH Bisri Syansuri.

Continue Reading

Berita

Penjara 5 tahun dan denda Rp. 1 M bagi yang merusak, memotong, menghancurkan, mengubah Rupiah, diancam 5 tahun penjara

Jakarta, Kabarnas – Bank Indonesia (BI) menghimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga dan merawat uang Rupiah dengan baik agar layak edar di masyarakat. Uang yang layak edar, menurut BI, akan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengenali keaslian uang rupiah.

“Untuk itu, masyarakat agar senantiasa menjaga dan merawat rupiah dengan baik melalui metode 5 Jangan: Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Distapler, Jangan Diremas, dan Jangan Dibasahi,” imbau BI sebagaimana siaran pers Departemen Komunikasi BI, Senin (12/11).

Terkait adanya informasi yang beredar di masyarakat mengenai uang Rupiah asli dalam kondisi distempel maupun dicoret, Departemen Komunikasi BI menegaskan, uang Rupiah tersebut tergolong dalam uang Rupiah yang tidak layak edar, namun masih berlaku sebagai alat transaksi pembayaran.

“Bagi masyarakat yang menerima uang Rupiah asli dalam kondisi tersebut, dapat menukarkannya ke Bank Indonesia atau Bank Umum terdekat,” jelas Departemen Komunikasi BI.

BI mengingatkan, sesuai amanat Pasal 25 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, setiap orang dilarang untuk merusak, memotong, menghancurkan, dan/atau mengubah Rupiah dengan maksud merendahkan kehormatan Rupiah sebagai simbol negara. Sanksi atas pelanggaran ketentuan tersebut adalah pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan pidana denda paling banyak Rp.1.000.000.000,00 (satu miliar Rupiah).

Sementara untuk memastikan mengenai keaslian uang Rupiah kertas, salah satu cara yang mudah untuk dilakukan adalah dengan metode 3D (dilihat, diraba, diterawang). “Baik metode 3D maupun metode lain untuk mengenali keaslian uang, seperti menggunakan alat bantu berupa lampu UV dan kaca pembesar, memerlukan fisik uang kertas secara langsung dan tidak dapat dilakukan hanya melalui foto atau gambar,” tegas BI.

Sebagai lembaga yang berwenang mengeluarkan dan mengedarkan uang Rupiah, Bank Indonesia telah menyediakan informasi mengenai ciri-ciri keaslian uang Rupiah yang dapat diakses secara bebas melalui website Bank Indonesia (www.bi.go.id).

“Apabila masyarakat menemukan indikasi adanya pemalsuan terhadap uang Rupiah, masyarakat dapat mendatangi Kantor Bank Indonesia terdekat untuk memastikan keaslian uang Rupiah,” tegas Departemen Komunikasi BI dalam siaran pers itu.

Untuk keterangan lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi contact center Bank Indonesia (BICARA)-131, pada jam (08.00 – 16.00 WIB) setiap hari kerja.

Continue Reading

Berita

Jokowi pengagum Buya Syafii Maarif

Bogor, Kabarnas – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima peserta Kongres Indonesia Millenial Movement Tahun 2018 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Kepada peserta Kongres, Jokowi mengaku, dirinya adalah pengagum mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif, yang meski usianya kini sudah 83 tahun, tapi tidak kenal lelah.

“Terus memberikan masukan kepada saya, langsung datang ke Istana atau lewat telepon. Semangat beliau masih seperti milenial,” puji Presiden Jokowi saat menerima peserta Kongres Indonesia Millenial Movement Tahun 2018 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (12/11) pagi.

Semangat milenial Buya Syafifi Maarif, akan muncul apalagi kalau berbicara masalah persatuan, masalah persaudaraan, dan bicara mengenai kemajuan Indonesia, memajukan Indonesia. Tantangan ke depan semakin berat, apalagi dengan kondisi negara Indonesia yang memang berbeda-beda, berwarna-warni ini yang perlu kita sadari, ujar Jokowi.

Revolusi Industri 4.0, membuat perubahan dunia berjalan sangat cepat sekali, namun kecepatan perubahan iniharus terus diwaspadai agar jangan sampai perubahan ini membawa bangsa Indonesia ke dalam intoleransi, ke dalam ekstremisme yang sangat berlebihan.

Presiden berharap dengan adanya pertemuan seperti yang diadakan oleh Maarif Institute itu, semuanya bergerak bersama-sama untuk membawa negara ini ke dalam sebuah kemajuan, tetapi dengan cara-cara yang sejuk, cara-cara yang baik.

“Selalu saya sampaikan marilah kita hijrah dari ujaran kebencian ke ujaran kebenaran. Hijrah dari pesimisme ke optimisme. Hijrah dari pola-pola konsumtif ke pola-pola yang produktif. Hijrah dari kegaduhan-kegaduhan ke persatuan dan kerukunan. Karena itulah yang dibutuhkan,” tutur Presiden.

Presiden Jokowi juga menyampaikan keyakinannya, negara Indonesia akan menjadi 4 (empat) besar ekonomi terkuat di dunia, Insyaallah di tahun 2045. Artinya, peserta Kongres Indonesia Millenial Movement yang nanti menikmati, karena mereka yang akan memimpin negara ini di tahun 2040-2045.

Proses menuju ke sana itu tidak mudah, tidak ringan, penuh hambatan dan tantangan karena Indonesia adalah negara besar sehingga  perlu pondasi yang kuat.

“Infrastruktur, yang menjadi fondasi ini harus diperkuat. Pembangunan SDM juga harus fokus dan menjadi perhatian kita. Tanpa itu, jangan bermimpi kita bisa bersaing dan berkompetisi dengan negara lain,” tutup Jokowi.

Tampak mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu antara lain Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Triawan Munaf.

Continue Reading

terbaru

Berita9 jam ago

Sangat Tidak Etis Sandiaga Uno melangkahi makam KH Bisri Syansuri

Jakarta, Kabarnas – Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Kadir Karding menilai calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno...

Nasional9 jam ago

KLHK butuh dana Rp. 200 T untuk pemulihan DAS

Jakarta, Kabarnas – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) membutuhkan dana sekitar Rp200 triliun untuk mendanai pola induk pemulihan daerah...

Agama9 jam ago

Klasis GPI Jayapura – Nabire gelar Rakersis ke 7

Jayapura, Kabarnas – Klasis Gereja Protestan Indonesia (GPI) Jayapura-Nabire menggelar rapat kerja klasis (Rakersis) yang ke-7 dan rapat kerja pelayanan...

Internasional9 jam ago

UNS jadi tuan rumah Diaspora Jawa dunia pada 20 hingga 23 Juni 2019

Solo, Kabarnas – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta akan menjadi tuan rumah pertemuan Ngumpulke Balung Pisah Javanese Diaspora Event ke-4....

Pendidikan10 jam ago

UNS bentuk Pusat Studi Pancasila

Solo, Kabarnas – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta akan meningkatkan produktivitas pusat studi dengan aktivitas yang mendukung kinerja kampus. “Saat...

Politik10 jam ago

Jokowi pilih Kiai Ma’ruf Amin karena cinta ulama dan santri

Lebak, Kabarnas – Kiai Ma’ruf Amin mengaku bangga sebagai putra Banten ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi calon wakil presiden...

Berita11 jam ago

Penjara 5 tahun dan denda Rp. 1 M bagi yang merusak, memotong, menghancurkan, mengubah Rupiah, diancam 5 tahun penjara

Jakarta, Kabarnas – Bank Indonesia (BI) menghimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga dan merawat uang Rupiah dengan baik agar layak edar...

Nasional11 jam ago

Dihadapan 31 Bupati, Jokowi klarifikasi isu dirinya sebagai antek asing dan aseng

Jakarta, Kabarnas – Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menerima 31 Bupati, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/11) siang, mengklarifikasi isu...

peristiwa11 jam ago

Gempa bumi 3.1 SR guncang Mamasa, Sulbar

Mamasa,  Kabarnas – Gempa bumi 3.1 SR guncang Mamasa, Sulbar,   pada 12 Nov 2018, 16:14:35 WIB Hasil analisis Badan Meteorologi,...

Agama16 jam ago

Presiden Jokowi terima Panitia dan Pemenang Pesparani 2018

Bogor, Kabarnas – Usai menerima menerima peserta Kongres Indonesia Millenial Movement Tahun 2018, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersilaturahim dengan Panitia...

Trending