Lubang di Dasar Danau Toba Sulitkan Tim SAR Cari Korban Tenggalam

by

Karo, Kabarnas.com – Pencarian kepada Imran Butar-butar, korban tenggelam di Pantai Sukacita atau Pemandian Pesanggrahan, Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Minggu (22/8) yang lalu, hingga saat ini belum berhasil ditemukan padahal sudah 6 hari tim SAR bersama masyarakat, TNI dan Polri bekerja keras.

Kepala Kantor SAR Medan Toto Mulyono selaku Search Mission Commander (SMC) melalui Humas Sariman mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyelaman sampai 18 meter. Bahkan pihak Polda Sumut telah menurunkan kamera air hingga kedalaman 50 meter tetapi belum membuahkan hasil.

“Biasanya dalam tiga hari sudah mengambang tetapi sampai saat ini belum ada. Kita juga sulit memprediksi kenapa bisa demikian. Sementara penyelaman yang dilakukan sudah sampai kedalaman 18 meter, dan kita sudah dibantu tim dari Polda Sumut menggunakan kamera dalam air,” katanya saat dikonfirmasi, Jumat (28/8).

Ia mengakui, dalam pencarian ini tim mengalami kendala berat di dasar danau karena banyaknya lubang. Ada kemungkinan korban terhimpit diantara lubang. “Kendala lainnya, kalau penyelam sudah sampai ke dasar danau dan menyentuh lumpur, air langsung keruh sehingga mempengaruhi jarak pandang.,” jelasnya.

Melihat proses pencarian dengan waktu yang cukup lama, kata Sariman, pencarian kemungkinan akan diberhentikan, Sabtu (29/8). Langkah ini juga tidak lepas dari kemampuan penyelam. “Penyelam kita mestinya tidak bisa menyelam lebih dari tiga hari karena harus ada jedahnya. Ini demi keselamatan penyelam juga,” katanya dengan menambahkan bahwa penyisiran sudah dilakukan juga mulai dari titik kejadian hingga ke arah timur dan barat tapi

Dijelaskan, remaja yang berasal dari Desa Sarang Padang, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun tersebut datang ke lokasi pemandian bersama 5 orang temamnya, yakni Ruben Situmeang (15), Yonnes Joni Sinaga (16), Yeheskiel Ginting (16), Dikson Sinaga (15). Setibanya di lokasi, sekitar pukul 17.15 WIB, korban bersama seorang rekannya Joni Sinaga mencoba unjuk kemampuan berenang ke tengah danau dengan jarak sekitar 10-15 meter dari bibir pantai.

Sesampainya di tengah, mereka mencoba kembali ke bibir pantai. Naas menimpah korban, ia diduga kehabisan tenaga dan kehilangan kendali sehingga mencoba meminta tolong kepada rekan korban.

“Rekan korban mencoba berbalik arah dan menolong. Namun karena tidak kuat, rekan korban memilih pergi berenang ke tepi danau dan meninggalkan korban,” ucapnya. (Man)