by

Polres Langkat amankan 2 orang pria bersama 220 kilogram ganja

Kabarnas, Langkat – Aparat Satuan Narkoba Kepolisian Resor Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menangkap dan meringkus dua tersangka pembawa 220 kilogram ganja, pada Sabtu (26/1).

Kepala Kepolisian Resor Langkat AKBP Doddy Hermawan SIk melalui Kepala Satuan Narkoba AKP Muhammad Yunus Tarigan SH, di Stabat, Minggu (27/1), mengatakan, penangkapan tersebut merupakan yang terbesar di tahun 2019.

Menurut AKP Yunus Tarigan, pada Sabtu (26/1) sekira pukul 14.00 WIB, saat aparatnya melakukan razia bersama jajaran Lantas Polres Langkat di Jalan Lintas Sumatera-Aceh, tepatnya di depan pos Polisi Besitang Desa Halaban Kecamatan Besitang.

Saat itu melintas satu unit mobil Mercy berwarna hijau dari arah Aceh menuju Medan, dengan  nomor polisi F 1829 EX yang dikemudikan tersangka Maimun Saleh (58).

Saat mobil tersebut distop, merasa curiga personil Satres Narkoba menggeledah mobil,  didalam bagasi terdapat 120 bal daun ganja kering atau 120 kg yang dibalut lakban warna coklat.

Beberapa saat kemudian dari arah yang sama, melintas mobil merek Hyundai Avage bewarna hitam dengan nomor polisi B 1294 WFF yang dikemudikan Gitohani (29).

Setelah distop dan diperiksa, didalam mobil tersebut  polisi Langkat mengamankan 100 bal atau 100 kg daun ganja kering yang juga dibalut lakban warna coklat, katanya.

Kedua pria merupakan warga Cirebon, Jawa Barat. Maimun Saleh (58) Wiraswasta, warga Perumahan Bumi Kartika Asri Desa Lurah Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat, dan Gitohani (29) wiraswasta, warga Blok Lebak Desa Lurah Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat.

Untuk pengembangan selanjutnya, kedua tersangka dan barang bukti  berupa dua unit mobil, diamankan di Mapolres Langkat untuk pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut.

Selain itu, kami juga menyita satu unit hp merk Samsung berwarna hitam, satu unit hp merk Xiaomi berwarna hitam. (Antara)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *