by

Thierry Henry tulis surat perpisahan buat AS Monaco

Kabarnas, Jakarta – Legenda sepak bola Prancis, Thierry Henry, yang baru saja dipecat dari kursi pelatih AS Monaco membubuhkan surat perpisahan yang menyiratkan keikhlasan berbalut kesedihan atas nasibnya tersebut.

Namun di sisi lain, Henry juga mengungkapkan bahwa kendati waktunya melatih Monaco hanya sejenak ia menikmati setiap detik perannya di klub yang menjadi titik tolak kariernya semasa mengolah si kulit bundar itu.

Berikut adalah isi lengkap surat perpisahan Henry yang disiarkan laman resmi Monaco pada Sabtu dini hari WIB.

“Dengan berat hati saya harus berpisah dari AS Monaco. Kendati perjalanan pendek saya penuh perjuangan dan tantangan, saya menikmati setiap detiknya di klub luar biasa ini. Ambisi dan filosofi saya sejak bergabung jelas, KLUB selalu yang utama.

Saya sangat yakin bahwa tim yang dihuni pemain lama dan sejumlah pemain baru ini telah berada dalam kondisi yang lebih baik untuk menghadapi paruh kedua musim ini serta melaju dalam rentetan kemenangan dan melunasi potensi yang dimiliki.

Saya ingin berterima kasih kepada Vadim Vasilyev dan Michael Emenalo yang telah memberikan saya kesempatan di klub masa kecil saya dan tentu saja bagi para penggemar dan staf yang selalu memberi sambutan hangat sepanjang saya melatih tim ini.

Saya sungguh-sungguh berharap pengganti saya akan membawa AS Monaco menjadi lebih kuat dan mengharapkan tim selalu sukses di masa mendatang, diawali dengan kemenangan di Dijon serta mengangkat trofi Piala Liga Prancis dan kembali menjejaki Eropa! #DAGHEMUNEGU (artinya: Ayo Monaco!)”

Sebelumnya Wakil Presiden sekaligus CEO klub AS Monaco, Vadim Vasilyev, dalam pernyataan resmi klub mengumumkan telah memecat Thierry Henry dari kursi pelatih digantikan kembali Leonardo Jardim dan telah menandatangai kontrak berdurasi dua setengah tahun beserta jajaran staf teknisnya.

“Klub kami tengah berada dalam masa sulit. Saya patut mengakui bertanggung jawab atas ini,” ujar Vasilyev.

Vasilyev mengakui bahwa timnya terlalu banyak menjual pemain pilar pada jendela transfer musim panas lalu dan gagal mencari pengganti yang tepat.

Selain itu ia menyebut bahwa pemecatan Leonardo Jardim sebelumnya merupakan keputusan tergesa-gesa.

“Masa kepelatihan Leonardo Jardim di Monaco, sebagaimana saya sampaikan ketika ia pergi, akan selalu dikenang sebagai salah satu bagian paling cerah dalam sejarah klub ini,” katanya.

“Hari ini kami sadar bahwa kisah Leonardo Jardim dan klub ini berakhir tidak sebagaimana mestinya. Ia seharusnya mendapat kesempatan melanjutkan pekerjaannya,” ujar Vasilyev menambahkan.

Di sisi lain, Vasilyev menyebut meski Henry tak diragukan lagi statusnya sebagai legenda sepak bola namun kondisi yang ada membuatnya tak bisa memimpin tim keluar dari situasi krisis, termasuk di antaranya cedera yang dialami sejumlah pemain.

“Saya ingin berterima kasih kepada Thierry Henry telah menerima tantangan ini dan mencoba memimpin bekas timnya di masa sulit,” kata Vasilyev.

“Ia mungkin perlu lebih banyak waktu untuk menerapkan rencananya, namun dari sudut pandang kami, waktu kami tak banyak,” ujarnya menambahkan.

Henry secara keseluruhan hanya menjabat sebagai pelatih Monaco selama 103 hari dengan catatan cuma menang lima kali dan empat kali imbang dalam 20 pertandingan yang didampinginya.

Jardim praktis tak menghadapi tantangan mudah bersama Monaco yang kini berada di urutan ke-19 Liga Prancis dengan perolehan 15 poin. (antara)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *