by

Presiden Jokowi kunker ke Garut

Kabarnas, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Jumat (18/1) pagi pukul 07.30 WIB, menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 bertolak dari dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Provinsi Jawa Barat dalam rangka kunjungan kerja (Kunker).

Presiden dan rombongan tiba di Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara, Kota Bandung, pada pukul 08.00 WIB, dan langsung menuju Stasiun Kereta Api (KA) Bandung.  Sekitar pukul 08.50 WIB, Presiden, Ibu Iriana, dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Garut dengan menggunakan Kereta Api.

Agenda hari ini, Presiden direncanakan menuju Stasiun Cibatu yang berada di Kecamatan Cibatu. Dalam perjalanan tersebut kereta yang  ditumpangi Presiden sempat berhenti di Stasiun Rancaekek untuk persilangan, dan dikesempatan tersebut, Presiden menyapa warga yang berada di stasiun.

Di Cibatu,  Presiden Jokowi dijadwalkan meninjau panel reaktivasi jalur kereta api Cibatu-Garut.  Usai peninjauan, Presiden beserta rombongan akan melaksanakan shalat Jumat di Masjid Besar Cibatu.

Selesai sholat, Presiden dan rombongan  akan melanjutkan perjalanan menuju Alun-alun Cibatu, untuk meninjau pelaksanaan program Mekaar binaan PT Permodalan Nasional Madani (Persero). Selain itu, Presiden dan Ibu Iriana juga akan melihat langsung pelaksanaan penyambungan listrik PLN ke sejumlah rumah warga yang ada di Dusun I Kampung Pasar Kolot, Kabupaten Garut.

Sore hari nanti, Presiden dan Ibu Iriana akan berkunjung dan bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Garut yang ada di Desa Ngamplangsari, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, untuk meninjau proyek pembangunan rumah susun yang ada di pondok pesantren tersebut.

Presiden dan Ibu Iriana beserta rombongan akan bermalam di Kabupaten Garut untuk melanjutkan kegiatan kunjungan kerja keesokan harinya.

Dalam kunjungan kerja tersebut, tampak dirombongan Presiden, sejumlah kabinet kerja diantaranya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala BPN Sofyan Djalil.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *