by

KPK OTT Hakim dan Advokat sita uang sebesar 45 ribu dolar Singapura

Kabarnas, Jakarta,  – KPK melakukan operasi tangan tangan (OTT) terhadap enam orang terkait penangana perkara perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dari hasil OTT tersebut, KPK menyita sekitar 45 ribu dolar Singapura.

“Ada sejumlah uang dalam bentuk dolar Singapura yang juga turut dibawa sebagai barang bukti dalam perkara ini. Uang yang diamankan sekitar 45 ribu dolar Singapura,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Rabu (28/11) pagi.

Sejak Selasa malam (27/11) hingga Rabu dinihari (28/11), tim penindakan KPK telah melakukan kegiatan di Jakarta dan membawa sekitar enam orang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Kami menindaklanjuti informasi yang didapatkan, diduga akan terjadi transaksi terkait penanganan perkara di PN Jakarta Selatan,” tambah Febri.

Dari enam orang tersebut, terdapat hakim, pegawai PN Jaksel dan advokat. “Mereka masih dalam proses pemeriksaan saat ini. Jadi belum bisa dismpaikan siapa saja pihak yang dibawa tersebut,” ungkap Febri.

KPK punya waktu 1×24 jam sebelum menentukan status keenam orang yang diamankan dalam OTT tersebut.

Juru Bicara Mahkamah Agung Suhadi mengaku belum mendapat informasi mengenai hakim yang diamankan KPK tersebut. “Saya sedang tidak di kantor dan informasi masih simpang-siur, jadi saya belum bisa menyampaikan apa pun,” kata Suhadi saat dihubungi.

Sebelumnya Ketua KPK Agus Rahardjo saat dihubungi di Jakarta, Rabu (28) membenarkan adanya kegiatan OTT yang dilakukan pihaknya tadi malam sampai dinihari di Jakarta terkait dengan penanganan perkara perdata di pengadilan negeri Jakarta Selatan. Menurut Agus, KPK sudah mengamankan enam orang.

Pada Selasa (27/11) malam sekitar pukul 22.00 WIB, tim KPK sudah membawa empat orang yang terjaring dalam OTT tersebut ke gedung KPK. (antara)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *