by

Proyek Pembangunan Jalan desa di Taput terkesan asal jadi

Kabarnas,Taput – Pembangunan jalan desa di Kab.Taput yang bersumber dari ADD (Anggaran Dana Desa) T.A. 2018 dimana  pengerjaannya terlaksana hingga Desember 2018 lalu. terkesan dikerjakan asal jadi.

Hal tersebut  sesuai hasil pemantauan Kabarnas di berbagai desa di kab.Taput,pengerjaannya hampir serupa alias asal jadi. Di desa Lobusiregar kec.Siborongborong, misalnya, pembangunan jalan desa dari jalan Sipahutar menuju dusun Bahalimbalo yang panjangnya diperkirakan sekitar 650 m, dan dana serta pelaksana proyek tidak diketahui sebab papan plank proyek tidak dijumpai saat wartawan Kabarnas meliput.awal januari 2019 ini menyebutkan bahwa pengerjaannya terkesan asal jadi.

Hal tersebut dikatakan, karena belum satu bulan dikerjakan, jalan tersebut mulai terkelupas bahkan aspal yang terpasang ada yang turun (penyet) karena terlindas mobil yang lewat.

Salah seorang warga desa Lobusiregar yang mengaku berinisial T.Siahaan (50) ketika dihubungi kabarnas minggu(13/1)di lokasi jalan desa tersebut mengatakan sangat kecewa dengan pelaksanaan pembangunan jalan ke desanya dikerjakan asal jadi.

Jangankan satu tahun,mungkin beberapa bulan ke depan kondisi jalan tersebut dikuatirkan akan mengalami kerusakan. “Kami warga desa di Taput sangat berharap, agar setiap pelaksanaan proyek jalan desa pengawasannya lebih diperketat oleh pihak Pemkab, walaupun ada masa pemeliharaan yang akan dilaksanakan oleh kontraktor selama 6 (enam) bulan kedepan sejak serah terima pertama pekerjaan tersebut.

Taput dalam hal ini dinas PU agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Kami warga Taput sangat berharap,agar media online Kabarnas lebih sering memberitakan masalah-masalah pembangunan di Taput supaya ketertutupan pemberitaan media selama ini,terkuak kembali lanjut Siahaan kemudian. (TS)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *