by

Jalan Lintas Perdagangan Jadi Kolam, DPRD Desak Rekanan

Simalungun, Kabarnas.com – Jalan lintas antar provinsi, yang menghubungkan Siantar-Perdagangan, Kabupaten Simalungun, tepatnya Marihat Bandar dan Dolok Silumba menjadi soroton masyarakan karena sangat rusak parah hingga membentuk kolam. Sampai-sampai kenderaan roda empat sulit untuk melaluinya.

Perihal itu, Komisi D DPRD Sumut H. Anwar Sani Tarigan (Ketua Komisi D), Mangapul Purba, Azmi Yuli Sitorus, Rony R. Situmorang dan Darwin Marpaung telah meninjaunya. Mereka pun sangat menyesalkan sikap perusahaan.

Sebab, sejak telah memenangkan tender sejak 19 Juni 2020, hingga kini tak kunjung melakukan pengerjaan. Sesuai dengan kontrak, perbaikan jalan itu sekitar 2,5 KM menelan biaya sebesar Rp 5,7 miliar.

Mengingat sikap perusahaan itu, DPRD Sumut mendesak BMBK untuk mencoret perusahaan tersebut dan menggantikannya dengan perusahaan lain yang bisa cepat mengerjakannya.

“Kita harus tegas, kalau sampai besok tidak dikerjakan, kami minta kepada BMKB segera mencoret. Tidak ada alasan lagi,” kata Mangapul Purba, Selasa (15/9).

Roni Reynol Situmorang mengatakan, akibat pembiaran itu menimbulkan jalan semakin rusak parah dan mekerugian bagi masyarakat. “Kalau dikerjakan cepat sejak awal kerusakannya tidak seperti ini. Makanya kita minta kepada Kepala Dinas dan Pemborong, anda punya hati nurani nggak. Masyarakat butuh keselamatan dalam berkendara,” tegasnya.

Sejauh ini, kondisi jalan tersebut menjadi viral di dunia sosial. Terekam dalam video mobil yang melintas harus lebih hati-hati karena lubang cukup dalam dan genangan air hampir satu meter. (Man)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *