by

Polisi Ditangkap Bersama Sabu 27 Gram, Berkas Perkaranya ‘Mengambang’

Pematangsiantar, Kabarnas.com – Berkas perkara personil polisi yang ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pematangsiantar karena dugaan kepemilikan sabu-sabu seberat  27 gram dan 15 butir pil ekstasi, tanggal 18 Mei 2020 yang lalu masih mengambang. Sudah berjalan 4 bulan, polisi berisial IJS yang bertugas di Polres Simalungun itu  belum bisa dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari).

Atas kendala itu, BNNK sendiri sudah melakukan perpanjangan penahanan kepada IJS bersama 3 rekannya. Dan Kompol Pierson Kataren selaku Kasi Brantas BNNK Pematangsiantar mengaku sudah melengkapi berkas sesuai permintaan jaksa agar perkara ini dapat disidangkan dan mengenai berkas itu pihaknya belum mendapat jawaban dari Kejari Pematangsiantar. “Kita menunggu dari kejaksaan,” jelasnya, Kamis (10/9).

Namun ketika ditanyakan kapan pemberkasan kembali dilakukan dan siapa nama jaksa yang menangani perkara tersebut, Pierson mengaku tidak mengingatnya. Ia pun mengaku tidak mengetahui apa kendala yang membuat perkara ini belum P21. “Saya sudah di luar kantor jadi nggak ingat. Saya gak ingat jaksanya,” terangnya lagi.

Untuk diketahui, tanggal 18 Mei 2020 yang lalu, BNNK Pematangsiantar menangkap IJS, DA, HS, AN dari Jalan Medan Km 4,5, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, tepatnya di Simpang Rame dengan barang bukti  berupa sabu-sabu sekitar 27 garam dan 15 butir pil.

Selain itu, BNNK juga mengamankan timbangan digital, uang Rp 6 juta di dalam Mobil Xenia milik IJS, 2 unit sepeda motor jenis Yamaha Vixion dan Honda Vario. Kemudian, 2 unit Handphone merk Vivo dan Nokia dan sebelumnya, Kompol Pierson Ketaren mengaku, jika masa waktu penahanan habis maka IJS wajib dibebaskan. (Man)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *