by

Mobil Masuk Jurang di Toba 3 Anak Meninggal dan 12 Orang Luka

Toba, Kabarnas.com – Suasana duka menyelimuti Dusun Lumban Ramba, Desa Hitetano, Kecamatan Habinsaran,  Kabupaten Toba. Sepulang dari Pekan Mingguan, satu unit mobil pick up L 300  berplat BB 8470 LE, yang mengangkut 27 orang terguling dan jatuh ke jurang sedalam 3,5 meter di Dusun Dolok Nauli Ponot, Desa Hitetano, Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba, Selasa (8/9) sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah di dalam jurang mobil pun terbalik dan menimbulkan korban jiwa.

Mobil yang dikemudikan Ferdinan Nababan, warga Dusun Panganan Lombu, Desa Hitetano, Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba tersebut menyebabkan 3 orang anak meninggal dunia, yakni Sri Purwani Simanjuntak usia 5 tahun, Gloria Sibarani usia 1 tahun dan Riris Nababan usia 10 tahun.

Selain itu, polisi juga melarikan korban luka-luka ke RSUD Porsea sebanyak 4 orang, yakni Pasaria boru Sinaga usia 28 tahun, Christopel Nababan berusia 2 tahyn 8 bulan, Stephanie Sibarani usia 8 tahun, dan Friska Panjaitan berusia 36 tahun.

Kemudian, korban lainnya dirujuk ke RSU HKBP sebanyak 8 orang, yaitu Tioria Nababan usia 70 tahun, Resna Panjaitan usia 60 tahun, Rosma Nababan usia 65 tahun, Tongam Hutapea usia 40 tahun, Midian Nababan usia72 tahun, Joko Nababan usia 3 tahun, Delima Simangunsong usia 7 tahun dan Dumaria Panjaitan usia 65 tahun. Semua korban berasal dari Dusun Lumban Ramba, Desa Hitetano, Kecamatan Habinsaran,  Kabupaten Toba.

Kapolres Tobasa AKBP Akala Fikta Jaya mengatakan, semua penumpang itu baru selesai berbelanja Pekan di Desa Matio, Kecamatan Habinsaran. Saat berada di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga tidak sanggup menanjak jalan menanjak dan tiba-tiba mesin mati. “Saat mesin mobil mati, supir tidak dapat mengontrol kendaraannya sehingga mobil masuk ke dalam jurang sedalam 3.5 meter dengan posisi ban mobil ke atas,” katanya.

Berdasarkan data yang dikumpulkan di lapangan, kata Kapolres Tobasa, muatan mobil yang melebihi kapasitas diduga menjadi penyebab kecelakaan, mulai dari jumlah orang dan juga barang-barang belanjaan. “Kecelakaan ini terjadi setelah pulang dari Pekan atau Onan Matio menuju Desa Hitetano,” tutupnya.

Usai kecelakaan, polisi dan warga langsung melakukan evakuasi, korban yang meninggal dunia telah diserahkan kepada keluarganya masing-masing. Namun sejauh ini polisi belum memberikan penjelasan apakah sopir telah ditahan atau melarikan diri. (Man

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *