by

Diintai 3 Bulan, Pemasok Ganja ke Siantar Ditangkap Polisi

Pematangsiantar, Kabarnas.com – Sebanyak 2,7 Kg ganja kering berhasil diamankan tim Sat Narkoba Polres Pematangsiantar dari tangan Parlindungan Nainggolan. Pria berusia 44 tahun tersebut digeledah saat berada di teras rumah yang ada di  Jalan SKI, No. 71 Kelurahan Aek Nauli, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Pematangsiantar, Selasa (25/8) siang.

Polisi berhasil mengungkap ganja siap edar itu karena keterlibatan warga memberikan informasi. Lantas tim melakukan penyelidikan dan setelah memastikan ciri-ciri sesuai informasi itu, polisi pun mendekati tersangka dan melakukan penggeledahan badan. Tersangka sendiri tidak melakukan perlawanan kepada petugas.

Tersangka sendiri diduga hendak mengedarkan ganja kering tersebut menggunakan sepeda motor. “Dari dalam celana yang di pakainya ada satu bungkus kertas nasi yang berisi narkotika yang diduga jenis ganja,” kata Kapolres Pematangsiantar, AKBP Boy Siregar melalui Kasubbag Humas, Iptu Rusdi Ahya.

Selain itu, polisi juga menyita satu unit handphone Samsung dan uang sebanyak Rp 305.000 dari warga Jalan Handayani, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, Pematangsiantar tersebut.  Pengembangan terus dilakukan hingga ke tempat indekos tersangka dan dari kamarnya kembali berhasil ditemukan sebuah tas berwarna biru yang berisi dua bal narkotika dan sebungkus kertas nasi.

Menurut Kasubbag Humas, tim juga menyita pisau cutter serta sepeda motor. Polisi sendiri sudah memeriksa Parlindungan Nainggolan dan sejauh ini ia mengakui seluruh barang bukti narkotika yang diduga narkotika jenis ganja adalah miliknya.

Terpisah, Kasat Narkoba AKP David Sinaga menjelaskan bahwa tersangka merupakan buron selama tiga bulan setelah sebelumnya pihaknya menangkap dua orang pemilik 7 Kg ganja bulan Juni lalu dari Jalan Rondahaim, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, tidak jauh dari lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Informasinya, tersangka Parlindungan Nainggolan selama ini menjadi pemasok ganja kepada dua orang yang ditangkap sebelumnya. Kasat Narkoba mengatakan, hasil pemeriksaan, tersangka mengakui bahwa dirinya sudah melakukan tindakan melawan hukum ini cukup lama dan selama ia mendapat barang dari Kota Medan.

“Sesuai keterangannya, dia (tersangka) mejemput ke Medan. Kita coba tadi cerita-cerita sama dia, dia selalu mengatakan, setiap sampai di Medan dijemput pakai becak, dan diantar ke suatu tempat serta disuruh menunggu. Pindah-pindah katanya,” ucap David Sinaga sembari mengutarakan bahwa tersangka mengedarkan ganja awalnya dari tibangan kecil hingga besar. (Man)

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *