by

Napi Sulap Rumah Sakit Jadi Ruang Produksi Ekstasi

Jakarta, Kabarnas.com – Kedok seorang Nara Pidana Lembaga Pemasyarakatan (Napi Lapas) Salemba menyulap satu ruangan privat di salah satu rumah sakit di Jakarta diduga untuk memproduksi narkoba terbongkar. Dalam waktu dua bulan mendapat izin berobat dari pihak Lapas lantaran sering mengeluhkan sakit lambung, pria berusia 42 tahun tersebut terbilang sukses karena mampu menghasilkan Rp 140 juta dari tindakannya itu.

Semua ini baru terbongkar setelah Polsek Sawah Besar berhasil menangkap kurir ekstasi berisial MW dengan barang bukti 30 butir ekstasi dan sesuai pengakuan MW, selama ini ia menjadi andalan AU menjalankan bisnis haram tersebut dari pengawasan pihak Lapas.

Dalam temu pers, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto didampingi Wakil Kapolres AKBP Herubertus Ompusunggu mengutarakan, setelah timnya menggerebek ruangan rumah sakit, ditemukan sejumlah barang bukti berupa pil ekstasi, alat cetak ekstasi, pewarna, satu buah telepon genggam dan perangkat pencetak ekstasi dari serbuk menjadi butiran.

Polisi sudah memeriksa AU dan mengaku bahwa bahan untuk memproduksi pil ekstasi dipesan melalui situs belanja daring. Namun pernyataan AU masih akan diselidiki Polsek Sawah Besar dan Polres Jakarta Pusat, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam perkaran tersebut.

“MW merupakan kurir dari tersangka AU. AU merupakan salah satu napi Salemba kasus narkoba atas kepemilikan 15.000 butir ekstasi.vIa dipenjara 15 tahun dan baru dua tahun menjalani masa tahanan,” kata Kombes Pol Heru Novianto di Jakarta, Rabu (19/8).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 113 ayat (2) Sub Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dan Pasal 114 ayat (2) Sub Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (Man)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *