by

Tega! Jual Istri Rp 150 Ribu Untuk Beli Narkoba

Pematangsiantar, Kabarnas.com – Ketua Majelis Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Pematangsiantar, Katharina M Siagian dengan anggota hakim, Rahman Hasibuan Iqbal Purba benar-benar geram terhadap seorang terdakwa berisial KG. Terhadap pria berusia 32 tahun itu, saat persidangan, Selasa (18/8), hakim menilainya bukan manusia.

Hakim melontarkan kalimat itu punya alasan kuat jika menilik dari tindakan terdakwa yang menyeretnya ke pengadilan. Dalam persidangan ini terdakwa tanpa raut wajah bersalah mengakui dirinya menjual istrinya berinisial BW kepada temannya sendiri guna mendapatkan uang Rp 150 ribu. Tindakan memalukan itu terjadi, Rabu 25 Maret 2020 silam di rumahnya, Jalan Medan, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.

Parahnya lagi, terdakwa malah turut memegangi tangan istrinya karena mencoba berontak saat pria hidung belang itu mau menyetubuhi. Ironinya, perempuan yang sudah dikaruniai 3 orang anak dari KG sampai-sampai tak sadarkan diri. Melapetaka ini baru diketahui BW saat terbangun karena ada pria yang bukan suaminya tidur dalam satu kamar. BW pun juga merasakan sakit karena bekas pukulan, seperti di paha, kaki dan bagian tubuh lainnya.

Hal membuat hakim semakin geram lantaran dalam sidang ini terungkap bahwa KG melakukan semua tindakan jahat itu supaya mendapatkan uang untuk dipakai membeli narkoba jenis sabu-sabu. Hakim menilai bahwa perbuatan terdakwa bukan tindaka manusia. Sementara terdakwa sendiri sudah dituntut jaksa dengan pasal 47 Undang-undang nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. (Man)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *