by

Merugi Rp 10 M DPRD Siantar Minta PDPHJ Dibubarkan

Pematangsiantar, Kabarnas.com – Komisi II DPRD Kota Pematangsiantar telah memutuskan untuk tidak menyetujui penyaluran penyertaan modal kepada Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD-PHJ) lantaran kondisi keuangan yang selalu merugi. Bukan hanya itu saja, DPRD pun menyarankan Pemerintah Kota (Pemko) agar PD-PHJ dibubarkan dan pengelolaannya dikembalikan ke Dinas Pasar.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Pematangsiantar Ferri SP Sinamo mengatakan, hasil pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tercatat bahwa PD-PHJ mengalami kerugian Rp 10 miliar. Ia sangat menyanyangkan hal ini terjadi karena PD-PHJ sudah memiliki pontensi untuk dikelola. “Jadi serasa dua kali rugi. Kenapa? Sudah ada kios yang dikelola, ada penyertaan modal Rp5 miliar per tahun dari APBD tapi bisa merugi,” jelasnya, Minggu (16/8).

Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan, seyogiahnya PD-PHJ sudah harus menghasilkan Pendapat Asli Daerah (PAD) dari ribuan kios yang ada di Pasar Horas dan Pasar Dwikora. Kata Ferri Sinamo, inilah alasan kuat bagi DPRD khususnya Komisi II membuat rekomendasi agar membubarkan PD-PHJ. “Tetapi dengan catatan harus diaudit dulu oleh audit independen. Harus dipertanggungjawabkan dulu keuangan selama ini,” terangnya.

Menurutnya, semua masalah ini muncul karena tata pengelolaan yang semrawut dengan birokrasi carut-marut. “Apa penyebabnya merugi dan kemana uangnya. Kenapa di tangan PD-PHJ malah merugi. Sebelumnya di tangan Dinas Pasar masih menghasilkan PAD. Ada apa ini semua? Sudah diberikan modal untuk menambah pendapatan, malah ini semua hilang,” kata mantan Komisaris BUMN tersebut.

Senada disampaikan politisi NasDem Frans Hebert Siahaan. Hal paling penting adalah jajaran Direksi PD-PHJ harus melengkapi laporan pembukuan yang jelas dan benar serta diaudit. “Makanya ditunda dulu penyertaan modalnya dan ketika sudah beres, maka kita minta juga bagaimana programnya. Tapi kalau tidak mampu maka disarankan agar dikembalikan ke Dinas Pasar,” ucapnya singkat. (Man)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *