by

Sempat Setor Uang Kepada PD-PAUS Mitra Dagang Menuntut Kerugian

Pematangsiantar, Kabarnas.com – Kegeraman warga terhadap jajaran Direksi Perusahaan Daerah Pembangunan Aneka Usaha (PD-PAUS) Kota Pematangsiantar mulai mencuat, apalagi saat mengetahui proyek pembangunan Siantar City Mall mangkrak. Warga tersebut geram karena sebagai mitra dagang telah menyertokan uang ratusan juta kepada perusahaan itu, dan berujung hilang begitu saja.

Sementara diawal mitra dagang berharap gedung yang ada di Jalan Melanthon Siregar, Kelurahan Karo, Kecamatan Siantar Selatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menjalankan bisnis. Salah satu yang geram dan mengeluh daintara mintra dagang itu adalah Fony Sitanggang. Ia pun mengajak para penanam modal yang merasa dirugikan meminta pertanggungjawaban PD-PAUS, Wali Kota dan DPRD Kota Pematangsiantar.

Fony bercerita, diawal program PD-PAUS saat menjanjikan sehingga ia memberanikan diri meminjam uang ke Bank. Namun harapan itu sirna dan beban hutang pun harus dibayarkan ke Bank. “Jadi saya sempat ikut pameran bersama PD PAUS. Dari situ saya awalnya yakin dengan proyek Mall itu, sampai saya pinjam uang di Bank sebesar Rp 400 juta,” ucapnya.

Akibat dari kerugian yang dialaminya ini, Fony bersama dengan tujuh pemesan kios akan menempuh jalur hukum, meski ia mengaku mendapat tekanan dari pihak-pihak tertentu yang menyebut mereka akan kalah. “Kami masih tujuh orang yang rencana nuntun. Nilainya beda-beda tergantung letak kios. Saya kan, pesan di depan pintu masuk makanya semahal itu. Kalau yang lain-lain, belum tahu,” kata dengan menambahkan bahwa masa itu PD-PAUS dipimpin Herohwin Sinaga.

Sementara Herowhin Sinaga sendiri sudah berstatus tersangka sejak tahun 2017 di Kejaksaan Negeri Pematangsiantar karena diduga menggelapkan dana penyertaan modal PD PAUS pada 2014 sekitar Rp 500 juta. Namun hingga sekarang Herohwin Sinaga tidak ditahan, bahkan tidak diketahui sudah sejauh mana perjalanan perkara itu.

Saat dikonfirmasi terkait keluhan warga yang sudah menyetorkan uang, Herowhin Sinaga tidak mau berkomentar dengan alasan bahwa ia tersangka karena APBD atau pernyertaan modal.

Sebelumnya, PD PAUS telah bekerjasama dengan PT Sinergi Abadi Indoglobal (SAI). Sejak tahun 2016 hingga sekarang bangunan tidak tuntas. Bahkan beberapa kali Wali Kota Pematangsiantar melaksanakan meresmikan pembangunan. Namun semuanya tidak memberikan solusi. Malah kondisi bangunan mangkrak tersebut tidak terurus dan mulai terlihat kotor. (Man)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *