by

Terhalang Belajar Daring Guru SMPN 3 Siborongborong Datangi Siswa

Taput, Kabarnas.com –Belum diterapkannya proses belajar mengajar secara tatap muka di Kabupaten Tapanuli Utara di masa pademik Covid-19 saat ini, tidak menjadi penghalang bagi tenaga pengajar di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Siborongborong dalam meningkatkan kwalitas pendidikan anak siswanya.

Kepala SMPN 3 Siborongborong A Rumapea menjelaskan, selain menerapkan belajar sistim daring sesuai anjuran pemerintah melalui Dinas Pendidikan, guru dari sekolah tersebut sudah aktif mendatangi rumah-rumah warga untuk memberi pelajaran terhadap anak siswa mereka, terutama anak didik dari keluarga yang belum mampu membeli handphone sebagai bahan utama dalam pembelajaran sistim daring.

Menurut Kepsek, pihak sekolah mengetahui masih banyak kehidupan warga desa masuk golongan pendapatan kurang baik. Untuk itu guru harus proaktif turun langsung ke rumah warga agar anak didik mereka tidak ketinggalan bidang pelajaran dengan siswa lain yang memiliki akses belajar daring.

Disinggung soal prestasi anak didik SMPN 3 yang belakangan menurun, mantan kepala SMPN 5 Adian Koting, tersebut mengaku akan berbenah diri. “Kami pihak sekolah.akan berusaha memperjuangkan ke Dinas Pendidikan Taput agar memberikan perangkat komputer di SMPN 3, sehingga anak didik mengetahui dan memahami cara belajar berbasis komputer sesuai tuntutan pendidikan masa kini,”jelasnya, Rabu (12/8).

Kepala SMPN 3 ini juga sangat mengharapkan bantuan pihak orangtua murid maupun anak perantau dari Desa Lobusiregar yang telah berhasil di daerah lain turut mendukung demi tercapainya cita-cita SMPN 3 Siborongborong menjadi sekolah yang unggulan di Kabupaten Taput, bahkan ke tingkat provinsi Sumut.

Sebelumnya, wakil kepala SMPN 3 Siborongborong, Jonni Simanjuntak bersama staf guru lainnya sedang mengajar siswa di salah satu keluarga bermarga Siahaan, Desa Lobusiregar, Kecamatan Siborongborong. Proses belajar tetap menerapkan protokol kesehatan.  Selain mengajar, pihak sekolah juga menyerahkan masker sejumlah 300 buah kepada siswa-siswi sebagai upaya serta pembelajaran kepada anak didik dalam penanggulangan bahaya virus covid-19. (TS)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *