by

3 Bulan Ditangkap BNN, Berkas Polisi Pengedar Narkoba Ditolak Jaksa

Pematangsiantar, Kabarnas.com – Berjalan tiga bulan, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pematangsiantar tak kunjung berhasil membawa oknum polisi asal Polsek Dolok Pardamaean, Polres Simalungun  berinisial IJS, ke meja pengadilan. Pasalnya, berkas yang diminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Pematangsiantar belum dapat dilengkapi.

Kasi Pemberantasan BNNK Pematangsiantar Kompol Pierson Ketaren mengaku, sejauh ini berkas polisi berpangkat Aipda itu masih berstatus P-19 dan pihaknya sedang melakukan perberkasan ulang. Sayangnya, Pierson tidak menjelaskan kapan berkas yang dimaksud akan diserahkan kepada jaksa.

Pierson pun berjanji akan membebaskan oknum polisi tersebut bersama tiga rekannya  jika masa waktu penahanan habis. Dirinya membenarkan, sejak oknum polisi dan rekannya tersebut ditangkap, P-19 baru sekali terjadi. Namun ia berkeyakinan, sebelum masa penahanan habis, semua berkas yang dimintakan jaksa sudah terpenuhi.

“Kalau sudah habis masa penahanan akan kita perpanjangan lagi. Tanggal 22 Agustus ini habis dan akan kita perpanjangan sampai 22 September. Pokoknya tidak terlambatlah nanti. Kita upayakan tidak terlambat. Kita” jelasnya, Sabtu 8/8) saat dikonfirmasi.

Untuk diketahui, tanggal 18 Mei 2020 yang lalu, BNNK Pematangsiantar menangkap DA, HS, AN dan oknum polisi berinisial IJS dari Jalan Medan Km 4,5, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, tepatnya di Simpang Rame. Sekitar 27 gram sabu-sabu dan 15 butir pil ekstasi berhasil diamankan. Selain itu, BNNK juga mengamankan timbangan digital, uang Rp 6 juta di dalam Mobil Xenia milik IJS, 2 unit sepeda motor jenis Yamaha Vixion dan Honda Vario. Kemudian, 2 unit Handphone merk Vivo dan Nokia. (Man)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *