by

Dampak Proyek Strategis Nasional, Hotel Serta 195 Kios di Parapat Akan Dibongkar

Simalungun, Kabarnas.com – Sebanyak 195 kios yang selama ini menjadi salah satu andalan wisatawan untuk mendapatkan suvenir dan oleh-oleh khas dari Danau Toba segera akan dibongkar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun. Sebelum pembongkaran, Camat Girsang Sipangan Bolon, Eva Tambunan sudah melayangkan surat peringatan.

Menurut Eva Suryati Ulyarta Tambunan, pembongkaran kios yang berada di Jalan Pesanggarahan, Kelurahan Tiga Raja, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, harus dilakukan guna mendukung program pemerintah pusat tentang percepatan pelaksanaan proyek strategi nasional, yakni pembangunan trotoar dan drainase dari Kementerian PUPR.

Ia mengatakan, merujuk kepada Peraturan Presiden Nomor 3 tahun 2016 maka jauh hari pemerintah sudah menyampaikan informasi pembongkar dan paling lama tanggl 6-7 Agustus 2020 diberi batas bagi pemilik kios untuk melakukan pembongkaran sendiri.”Ada 195 unit usaha. Jadi kemarin kita sudah pernah sosialisasi. Kemudian kita bilang agar warga menerima lantaran tempat mereka akan menerima dampak dari proyek ini,” katanya saat dikonfirmasi, Kamis (6/8).

Sebagai lokasi pengganti bagi pedagang, Pemkab Simalungun menyediakan lahan di Lapangan Open Stage Parapat menunggu proses penataan dapat dimaksimalkan.  Camat tidak menepis adanya penolakan dari pemilik kios.  “Kalau ada warga menolak mungkin karena belum memahami aja. Warga menolak karena mungkin gak di tempat biasa,” katanya.

Ia menegaskan, trotoar yang merupakan tempat pedagang Kios bertahun-tahun mencari nafkah akan permanen dimanfaatkan sebagai trotoar terbuka.  Namun saat ditanyakan dimana lahan pengganti agar pedagang bisa kembali mendirikan kios, Eva tidak memberikan jawabannya. “Enggak, gak bisa. Trotoar itu untuk pejalan kaki. Dan selamanya,” terang Eva.

Selain kios, kata Eva lagi, ada beberapa hotel yang turut menerima dampak ini untuk mendukung proyek Kementerian PUPR itu. “Ada beberapa hotel yang kena dampak. Sesuai dengan pekerjaannya. Kalau mereka tidak merelokasi sendiri, mungkin setelah dua hari ke depan kita akan berkordinasi dengan satuan TNI-Polri dan Satpol PP,” tutupnya. (Man)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *