by

Berdasarkan PKPU, Pilkada Siantar Berpeluang Dua Paslon

Pematangsiantar, Kabarnas.com – Komisi Pemilihan Umum Kota Pematangsiantar memastikan akan memperpanjang pendaftaran Pasangan Calon (Paslon) untuk Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) jika kelak yang mendaftar hanya satu Paslon. Dalam hal ini, pendaftaran yang dibuka dari tanggal 4-6 September 2020, akan diperpanjang tiga hari kemudian. Ketentuan ini merujuk kepada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 3 Tahun 2017 dan PKPU.

Devisi Sosialisasi KPU Kota Pematangsiantar Nurbaiyah Siregar mengatakan, selama tiga hari masa perpanjangan waktu pendaftaran, komposisi dukungan partai politik berpeluang besar berubah. Artinya, parpol yang sebelumnya telah mengusung dan mendaftarkan salah satu Paslon, dapat mengubah dukungannya dan mengambil sikap untuk bergabung dengan partai lain atau mengusung Paslon lain. Namun setelah dalam perpanjangan pendaftaran tidak ada perubahan maka pemilihan dengan satu Paslon adalah pilihan terakhir.

“Contohnya, pasangan A telah diusung dan telah mendatarkan diri ke KPU melalui partai politik yang memiliki total 27 kursi dari 30 kursi di DPRD. Di sisi lain masih ada parpol dengan sisa 3 kursi lagi belum mendaftar, maka sesuai dengan PKPU itu, kita akan melakukan perpanjang pendaftaran. Dengan alasan karena masih ada parpol yang belum mendaftar dan bila jumlah kursi parpol/gabungan parpol yang belum mendaftar tidak sampai 20 persen maka Paslon yang sudah mendaftar dapat mendaftar kembali dengan komposisi partai pendukung yang berbeda,” ucapnya, Kamis (30/7).

Dijelaskan, pendataran ini tertera dalam pasal 102. ayat 1, dalam hal sampai dengan berakhirnya masa pendaftaran hanya terdapat 1  Paslon yang diterima pendaftarannya dan masih terdapat Parpol atau Paslon perseorangan yang belum mendaftar, dilakukan perpanjangan pendaftaran, dengan ketentuan: a). Apabila perolehan kursi dari satu atau lebih Parpol yang belum mendaftar mencapai paling kurang 20%  atau perolehan suaranya mencapai paling kurang 25%, maka komposisi Parpol atau gabungan Parpol yang mengusung Paslon yang telah diterima pendaftarannya, tidak dapat diubah.

Kemudian poin b. Apabila perolehan kursi dari satu atau lebih Parpol yang belum mendaftar tidak mencapai paling kurang 20% atau perolehan suaranya tidak mencapai paling kurang 25%, maka Paslon yang telah diterima pendaftarannya dapat mendaftar kembali dengan komposisi Parpol atau gabungan Parpol yang berbeda. (Man)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *