by

KPU Provinsi Sumut Pantau Pelaksanaan Coklit di Siantar

Pematangsiantar, Kabarnas.com – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara (Sumut),  Syafrial, gelar monitoring dengan memantau pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit) yang dilakukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) untuk Pilkada di Kota Pematangsiantar Tahun 2020.

Saat monitoring, Syafrial didampingi Komisinoer KPU Pematangsiantar memantau PPDP TPS 4 Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Siantar, Sinta Manurung saat melakukan coklit terhadap keluarga KRM Ambarita yang beralamat di Jalan Sangnaualuh Damanik, Kelurahan Siopat Suhu.

Pendataan (coklit) pun berlangsung. Syafrial dan lainnya memperhatikan Sinta Manurung saat melakukan wawancara dan pengisian data. Tak lama, penempelan tanda pendataan berupa formulir AA.2 dilakukan di dinding kaca rumah KRM Ambarita, setelah ditandatangani PPDP. Dari coklit itu, di keluarga KRM Ambarita ada 3 pemilih, diantaranya KRM Ambarita, Emma Butar-butar dan May Hotma DM A.

Sebelumnya di gedung KPU Kota Siantar, Syafrial mengatakan, ia sedang melakukan monitoring terhadap dua hal. Selain coklit, ia juga memantau penyerahan dokumen syarat dukungan perbaikan dari bacalon perseorangan. Hanya saja, setelah di konfirmasi ke KPU Siantar, bacalon perseorangan di Siantar tidak menyerahkan syarat dukungan perbaikan.

“Di siantar, kita konfirmasi ternyata (dokumen dukugan perbaikan) tidak ada. Yang kedua, kita monitoring pencoklitan (pencocokan dan penelitian) terhadap data pemilih yang dilakukan PPDP. Waktu yang diberikan kepada PPDP dalam melam pencoklitan itu mulai tanggal 15 Juli sampai 13 Agustus, artinya kita mau melihat, sudah berapa persen yang dicoklit,” ujarnya.

Dalam monitoring coklit data pemilih, kata Syafrial, pihaknya berkoordinasi mengenai kendala yang dihadapi PPDP. “Kendala salah satunya adalah kondisi cuaca. kalau hujan, PPDP-nya menjadi terkendala. Tapi memang, ketika kita cek data, rata-rata sudah 80 persen data pemilih yang telah dicokit,” ungkapnya.

Proses pendataan pemilih melalui coklit, sebutnya, merupakan ujung tombak utama dalam peningkatan partisipasi pemilih pada hari “H” pemilihan. “Akurasi data yang dilakukan PPDP ini berhubungan erat peningkatan partisipasi pemilih. Semakin akurat pendataan, tentu partisipasi pasti akan semakin meningkat,” katanya. (Man)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *