by

Tega! Semua Kuku Kaki Seorang Warga Dicabuti Oknum Anggota DPRD Labusel

Labusel, Kabarnas.com – Nama besar PDI Perjuangan di Sumatera Utara kembali tercoreng. Jika sebelumnya Kiki Handako Sembiring, yaitu anggota DPRD Provinsi Sumut dari partai banteng mocong putih itu menganiaya dua orang anggota polisi di lokasi hiburan malam Capital Building, Jalan Putri Hijau, Kota Medan, kini hal tidak terpuji dilakukan anggota DPRD Labuhan Batu Selatan (Labusel) berinisial IM. Informasinya, kejadian yang menimpah korban terjadi, Minggu (28/6/2020) yang lalu.

Kasus ini sendiri sudah ditangani Polres Labuhanbatu. Hal ini dibenarkan Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP Parikhesit ketika di konfirmasi, Senin (27/7). Penyelidikan sedang dikerjakan sesuai laporan korban, dan sesuai dengan  STPL/787/VII/2020/SPKT RES-LBH, anggota legislative tersebut masih berstatus saksi.

Untuk diketahui, politisi PDI Perjuangan berusia 27 tersebut harus berurusan dengan polisi karena diduga melakukan penganiaya kepada warga, yang tidak lain sopirnya sendiri. Mirisnya, IM menganiaya dengan cara mencabut semua kuku kaki korban. Perbuatan jahat itu dilakukan IM untuk mengungkap siapa dalang yang mencuri sepeda motor Yamaha Jupiter, miliknya. IM menduga pelakunya adalah sopirnya tersebut.

Selain bagian kuku, tubuh korban berisial MY, berusian 21 tahun juga mengalami lebam, mulai punggung, perut, wajah, bahkan pembekuan darah terjadi dibagian kepala korban dan ini diduga karena pukulan benda tajam. Warga tercatatan sebagai warga Desa Pinang Damai, Kecamatan Torgamba, Labusel tersebut. Akibat semua itu, korban terpaksa ditangani secara serius di Rumah Sakit Umum Ratauprapat.

Sesuai dengan cerita dari keluarga, korban sempat meminja sepeda motor IM di siang hari. Namun sampai malah hari korban tidak kunjung kembali. Akhirnya, IM menghubungi seluler korban. Kuat dugaan saat itu terjadi perdebatan antara korban dan tersangka, diperkirakan tersangka mendapat informasi kalau roda dua miliknya itu hilang. Korban pun kemudian memberitahukan keberadaan terkini, yaitu di Hotel Melati, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu.

Tiba di sana, tersangka yang turut membawa temannya tidak mendapati sepeda motor dan langsung emosi. Tanpa pikir panjang, tersangka bersama temannya diduga langsung memukuli korban menggunakan benda tumpul secara berulang kali. Sesekali oknum anggota DPRD itu bertanya kepada korban tentang keberadaan sepeda motornya. Jawaban yang tidak memuaskan membuat tersangka naik pitam dan mencabut kuku kelingking kaki kiri korban.

Diperkirakan, nyawa korban bisa tidak terselamatkan jika saja tidak ada warga yang melihat dan memberi bantuan sekaligus melarikannya ke RSU yang ada di Kota Pinang, sebelum kemudian dirujuk ke RUS di Kota Rantauprapat akibat luka serius yang dialaminya.

Ibu korban, Arabaiyah mengatakan, walapun kasus ini terjadi pada bulan Juni 2020, MJY baru bisa membuat laporan ke Polres Labuhanbatu, Kamis (9/7) setelah kondisi kesehatannya mulai membaik.  Pihaknya berharap dengan adanya laporan tersebut, oknum Anggota DPRD Kabupaten Labusel dapat ditindak dan mengamankan para pelaku. (Man)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *