by

Gegara Proyek Fiktif, Mantan Kabag Humas Pemkab Simalungun Ditangkap Polisi

Pematangsiantar, Kabarnas.com – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) mantan Kabag Humas dan Protokoler Kabupaten Simalungun, Jonri Wilson Purba ditangkap Sat Reskrim Polres Pematangsiantar karena dilaporkan warga dengan tuduhan melakukan penipuan uang senilai Rp 360 juta. Oknum ASN tersebut berjanji bisa “mengamankan” proyek hibah bangunan gedung sekolah yang anggarannya berasal dari Kementerian Agama.

Proyek tersebut rencananya akan dikerjakan di daerah Kota Pematangsiantar. Hal ini dibenarkan, Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar, AKP Edi Sukamto, Kamis (23/7).

Terpisah, Erwin Freddy Siaahan selaku korban mengatakan, awalnya ia berkomunikasi dengan Jonri Wilson Purba tanggal 16 Juli 2018. Hasil pembicaraan mereka, mantan Camat Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun itu menawarkan proyek. Korban pun sempat diyakinkan setelah dibawa ke Jakarta. Namun, bulan dan tahun ke tahun berlalu, proyek senilai Rp 300 juta tersebut tak kunjung ada.

Erwin memang mengaku, sempat tidak ragu dengan janji yang diterimanya karena saat itu Jonri masih berdinas di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut). “Diiming-imingilah. Saat itu dia kerjanya di provinsi. Waktu itu jabatannya, katanya di Disnaker,” ucapnya dengan menambahkan bahwa ia pun sempat mendengar sendiri dari Jonri beberapa jabatan yang sempat dipegangnya.

Atas keyakinan itu, Erwin yang juga pengusaha properti itu mengaku sempat memberikan uang sebesar Rp 360 juta sesuai permintaan Jonri, dengan alasan butuh biaya akomodasi Rp 60 juta dan Rp 300 juta untuk biaya proyek. Erwin pun menyanggupinya. Sayangnya, setelah uang diserahkan, tak ada perkembangan atas proyek itu. Hingga setahun berlalu, Jhonri tidak memberikan penjelasan.

Sadar proyek yang dijanjikan tidak ada lagi, Erwin pun mencoba meminta kepada Jonri agar mengembalikan seluruh uangnya. Namun Jonri dinilai justru tidak punya etikad baik. “Saat saya cek ke Kemenag Jakarta, ternyata proyek tersebut fiktif. Akhirnya saya memilih melaporkan kasus ini ke polisi tangggal 16 Oktober 2019. Biarlah proses hukum berlanjut terus,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, polisi menangkap Jonri dari salah satu warung kopi yang ada di Jalan Surabaya, Kecamatan Siantar Barat, Kamis (16/7/2020) yang lalu. Hal inipun dibenarkan Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar, AKP Edi Sukamto dan tersangka telah di dalam sel Polres Pematangsiantar menunggu proses hukum selanjutnya berjalan. (Man)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *