by

PDIP Butuh Sosok Muda Membangun Kota Medan, Sinyal Kuat Usung Bobby Nasution

Medan, Kabarnas.com – Sinyal kuat dari PDI Perjuangan untuk mengusung Bobby Nasution sebagai calon Walikota Medan semakin mencuat. Di sisi lain, Akhyar Nasution yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Medan, yang turut mendaftarkan diri ke PDI Perjuangan kemungkinan besar tidak akan diusung.

Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat mengakui bahwa kedua orang tersebut sebelumnya telah mendaftarkan diri ke PDI Perjuangan. Untuk menetapkan siapa yang akan diusung, DPD PDI Perjuangan sudah melaksanakan rapat internal. Inti dalam rapat tersebut terungkap soal semangat untuk membangun Kota Medan membutuhkan sosok yang lebih fresh atau lebih muda.

“Kemarin kita sudah rapat. Kita sampaikan penjelasan bahwa Medan butuh dukungan besar. Bagaimana pun juga Akhyar ini tidak bisa dilepaskan dari pak Eldin (Dzulmi Eldin mantan Walikota Medan yang kini sedang menghadapi proses hukum karena dugaan korupsi). Ini kan bermasalah,” ucapnya.

Selaku Plt DPD PDI Perjuangan, Djarot telah memberikan penjelasakan kepada DPP PDI Perjuangan tentang sosok siapa yang akan diusung. Dijelaskannya, partai tentu saja akan mengevaluasi kandidat dari hasil kinerjanya, dan PDI Perjuangan menginginkan ada perubahan besar di seluruh Kota Medan.

Sementara saat ini, kata mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, pembangunan Kota Medan selama ini sangat tertinggal dengan kota-kota besar yang lain. Misalnya dengan Surabaya. “Kota Medan itu kota lima besar di Indonesia, tapi dari sisi pembangunannya kita lihat sendiri sangat tertinggal, semrawut, jalan rusak. Jadi kita akan melihat Kota Medan akan berubah secara besar-besaran karena bisa bangkit satu kota yang nyaman dihuni,” ucapnya.

Untuk itu, kata Djarot, PDI Perjuangan akan mendorong pemimpin-pemimpin muda yang memiliki pemikiran inovatid, kreatif sehingga kedepan tetap dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman.“Saya bilang terus terang bahwa pembangunan di Medan kinerjanya buruk, tidak sesuai dengan harapan kami dan harapan masyarakat Medan juga. Oleh sebab itu, kemungkinan besar PDI Perjuangan tidak akan mengusung pak Akhyar. Jadi, ketika kita memberikan penilaian harus benar-benar objektif,” terangnya.

Terkait dengan pengumuman calon Walikota Medan yang akan diusung PDI Perjuangan, kata Djarot, kemungkinan akan disampaikan diakhir Juli 2020 ini. “Kita akan umumkan tahap III dengan semua daerah yang akan Pilkada. Kan masuh ada yang belum diumumkan. Sehingga konsolidasi kita punya waktu yang cukup,” jelasnya. (Man)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *