by

Isak Tangis Iringi Pemakaman Lima Orang Korban Hanyut dalam Satu Keluarga

Tebing Tinggi, Kabarnas.com – Lima dari enam orang korban hanyut di Sungai Bahapal, Kabupaten Simalungun, Minggu (19/7) kemari dimakamkan di Taman Perkuburan Kristen Kelurahan Rantau Laban, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, Senin (20/7). Isak tangis pecah mengiringi pengebumian.

Kesedihan yang mendalam bagi keluarga korban turut menyita perhatian masyarakat. Tidak sedikit yang turun meneteskan air mata. Menuju lokasi penguburan, Jenazah dibawa dengan empat ambulans dari rumah duka yang berlokasi di Desa Paya Bagas, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdangbedagai yang berjarak sekitar 1,5 km.

Jenazah korban dimakamkan berdekatan karena semuanya satu keluarga dan pemandangan kayu nisan dari Almarhum Eva Naibaho dan ketiga anaknya, serta satu anak kerabatnya, yang berdiri membuat suasana duka mendalam untuk Suhardi Sitanggang. Sulit baginya membayangkan tiga orang anaknya dan istri, yang selama ini menemani hari-harinya tidak akan ada lagi.

Sementara itu satu korban lainnya yang masih belum ditemukan adalah Rahman, yang merupakan adik Eva Naibaho. Pencarian terhadap Rahman hingga kini masih dilakukan oleh Tim SAR Gabungan di aliran Sungai Bahapal yang mengalir di antara Kecamatan Dolok Batu Nanggar dan Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun.

Sebagaimana diketahui, seluruh korban datang ke Kabupaten Simalungun dengan tujuan berkunjung ke rumah saudaranya. Mereka tiba hari Minggu sekitar pukul 10.00 WIB. Dan setelah sekitar pukul 14.00 WIB, ada delapan orang, tediri dari tiga orang dewasa dan lima anak-anak berangkat dari rumah ke sungai untuk mandi. Jaraknya hanya sekitar 1 Km. Tidak lama berada di sungai, salah satu anak bernama Yogi masuk ke air, kemudian hanyut dibawah arus air.

Pada saat itu, Yogi dapat diselamatkan Lisnawati (41). Tetapi pada kesempatan yang hampir bersamaan, dua orang lagi turut melompat ke air dan hanyut, yaitu Rizki (8) dan Fitri Ayu (10). Keduanya sempat ditolong Rahman (38), tapi Rahman justru turut terseret dan hanyut karena derasnya air. Sedangkan korban lainnya, Rizki (8), anak dari Lisnawati, Feby Ayu (8) dan Firli Ayu (12), anak dari Suhardi juga tiba-tiba ikut terseret bersama satu orang dewasa, Evi Naibaho (44). Tidak lama pasca kejadian, lima orang dapat ditemukan warga setelah mendapat informasi dari Lisnawati dan saat ini Rahman dalam pencarian. (Man)

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *