by

Berkas Oknum Polisi Tersangka Pengedar Sabu Lama Dilimpahkan

Pematangsiantar, Kabarnas.com – Satu bulan lebih berlalu, terhitung sejak tanggal 19 Mei 2020,  penangkapan anggota polisi yang bertugas di Polres Simalungun berinisial IJS, yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pematangsiantar hingga kini belum dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pematangsiantar.

Kasi Pemberantasan BNNK Pematangsiantar, Kompol Pierson Ketaren mengatakan, lambannya proses pelimpahan berkas karena pihaknya belum berhasil mengungkap adanya aktor lain dari kasus ini dan BNNK sendiri masih terus melengkapi berkas. “Pekan depan kita kordinasi untuk pengiriman berkas ke Jaksa Penuntut Umum. Apakah lengkap atau tidak? nanti JPU yang mengabarkan,” katanya saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (10/7).

Dalam kasus dugaan kepemilikan sabu-sabu seberat 29 gram dan 15 butir pil ekstasi dari hasil penangkapan dari Jalan Medan Km 4,5, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, tepatnya di Simpang Rame, itu jumlah tersangka ada empat orang, yakni DA, HS, AN termasuk oknum polisi IJS yang  berdinas di Polsek Dolok Perdamean, Polres Simalungun.

Disinggung terkait lamanya proses penyidikan yang dilakukan petugas BNN, menurut Pierson, kendalanya ada di administrasi. “Ya, karena jam kerja juga berkurang bulan Ramadan kemarin, ada suasana lebaran dan beberapa kelengkapan administrasi yang jadi kendala. Tapi pekan depan akan kita antarkan ke JPU,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, saat polisi menangkan para tersengka sejumlah barang bukti disita, dari IJS dan rekannya AN, ditemukan timbangan digital, sabu seberat 5 gram dan pil ekstasi sebanyak 10 butir serta uang Rp 6 juta di dalam dalam Mobil Xenia yang mereka kendarai. Sedangkan dari DA dan AS, ada barang bukti berupa 5 butir pil ekstasi, 21 gram sabu, 2 unit sepeda motor jenis Yamaha Vixion dan Honda Vario. Kemudian, 2 unit Handphone merk Vivo dan Nokia. (Man)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *