by

Dua Unit Rumah Terbakar di Siantar, Satu Diantarnya Ludes

Pematangsiantar, Kabarnas.com – Dua unit rumah yang terletak di Jalan RPAKD, Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Sitalasari terbakar, satu diantarnya milik Sabrina Sembiring, ludes. Sementara satu lagi milik Absolom Sitepu, terbakar ringan karena terimbas. Saat peristiwa itu hujan lagi turun dan diperkirakan turut membantu mengurangi kobaran api, Jumat (10/7) sekitar pukul 19.30 WIB.

Atas kejadian ini, sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar dengan sigap turun memadamkan apai, termasuk satu unit mobil damkar milik perusahaan rokok di kota ini. Untuk mencegah api merambat ke bangunan warga lainnya, petugas mengambil langkah untuk membobol aspes rumah warga lainnya.

Menurut keterangan warga sekitar, api berasal dari rumah Sabrina Sembiring, dan saat kejadian dalam keadaan kosong. Rumah tersebut informasinya dikontrakan kepada orang lain, dimana belakangan ini bangunan tersebut dipergunakan untuk usaha papan bunga. Api sendiri tidak lama bisa dipadamkan setelah petugas berjibaku.
Keterangan lain di lapangan, api berasal dari bagian dapur rumah Sabrina, dan ketika api mulai membesar, beberapa kali suara ledakan terdengar. Diduga, suara tersebut dari tabung gas. Namun untuk kepastian penyebab kebakaran itu, polisi masih sedang melakukan penyelidikan. Dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik.

Dalam peristiwa ini dipastikan tidak ada korban jiwa, sedangkan besaran kerugian materi masih dihitung. Sejauh ini polisi telah memasang garis polisi untuk mempermudah proses penyelidikan.
Absolon Sitepu mengaku, saat api muncul dari rumah tetangga, mereka sedang berada di dalam rumah. Kebakaran baru diketahuinya setelah ada warga sekitar berteriak-teriak. Ia pun bersama anggota keluarga lainnya langsung keluar rumah untuk memastikan asal api, dan tidak lama kemudian mencoba mengeluarkan barang berharga.

Untungnya, walau lidah api sempat menjilat bagian dinding dan sebagian atap rumahnya, namun bisa diselamatkan setelah sebelumnya juga petugas menjebol bagian atap rumahnya. “Ada yang memanggil-mangil. Bang, bang, bang. Api, api katanya. Dan saya langsung melihat apinya (keluar),” katanya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *