by

Kunjungan Kerja di Masa Covid-19, Puluhan DPRD Binjai ‘Diabaikan’ DPRD Siantar Hasilnya Hanya Foto Bersama

Pematangsiantar, Kabarnas.com – Puluhan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Binjai datang ke kantor DPRD Kota Pematangsiantar dengan alasan urusan Kunjungan Kerja (Kunker), Jumat (10/7). Mereka terdiri dari Komisi A, yang membindangi pemerintahan, hukum dan HAM dan Komisi B yang membidangi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Sayangnya, kedatangan DPRD Kota Binjai tersebut tidak disambut anggota Komisi I DPRD Pematangsiantar, bahkan satu orang pun dari mereka tidak terlihat. Dan ketika hal ini dikonfirmasi kepada Sekretaris Komisi I DPRD Pematangsiantar, Baren Aliwijoyo Purba mengaku bahwa mereka tidak mendapatkan surat pemberitahuan akan adanya kunjungan DPRD Kota Binjai itu.

Amatan di lapangan, sebagian rombongan DPRD Binjai sempat duduk di ruang Komisi I beberapa saat tanpa didampingi siapapun. Sebagian lagi sempat berbincang-bincang dengan ketua DPRD Pematangsiantar, Timbul Lingga dan wakil Ketua DPRD, Ronald Tampubolon. Tidak lama kemudian, rombongan yang tadinya duduk di ruang komisi I DPRD keluar untuk berfoto bersama dengan dua pimpinan DPRD Pematangsiantar. Kedatangan rombongan DPRD Binjai itu tidak berhasil membahas apapun sesuai dengan rencana kerja mereka.

Sementara itu, seorang dari rombongan yang mengaku bernama Iskandar dengan jabatan sebagai staf DPRD Binjai, dikonfirmasi di area kantor DPRD Kota Pematangsiantar, mengaku sudah berkoordinasi sebelumnya dengan lembaga DPRD Pematangsiantar. Kedatangan DPRD Binjai ini untuk membahas hal-hal yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi dari komisi itu sendiri.  “Kami kirim surat hari Rabu (8/7)” katanya. Namun saat ditanyakan apa topik yang akan dibahas DPRD Kota Binjai ke Komisi I DPRD Pematangsiantar, pria bertubuh gemuk tersebut tidak menjelaskannya.

Pada kesempatan yang sama, ketua Komisi A DPRD Kota Binjai, Hj Emagata saat dikonfirmasi apa spesifikasi topik yang ingin dibahas dengan Komisi I DPRD Pematangsiantar, politis dari PAN itu pun tidak bisa memberikan penjelasan. Ditanya lagi mengenai alasan mereka memilih DPRD Pematangsiantar, ia tidak memberikan jawaban.

Terpisah, Sekretaris DPRD Pematangsiantar Wanden Siboro mengaku sejak awal sudah disampaikan ke lembaga DPRD Kota Binjai bahwa DPRD Pematangsiantar tidak bisa menerima tamu atau kunker dari daerah Binjai mengingat kondisi Kota Pematangsiantar masuk zona merah sebaran Covid-19. “Kita bilang, silahkan datang, tapi tidak bisa menerima rapat resmi,” kata Wanden. (Man)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *