by

Gelar Pemeriksaan Massal Satu Warga Samosir Dinyatakan Positif Covid-19

Samosir, Kabarnas.com – Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Samosir, Rohani Bakkara mengumumkan satu warga Samosir, berisial WNS positif terpapar Covid-19. Kasus ini diketahui setelah KPU Samosir meminta RSUD Hadrianus Sinaga melaksanakan pemeriksaan massal terhadap terhadap 402 petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) dalam rangka Pilkada Samosir Tahun 2020.

Hasil penelusuran kontak dari pihak berotoritas, WNS diketahui melakukan perjalanan ke Kota Medan (zona nerah) pada tanggal 13 Juni 2020 dan dari sana diduga terpapar. Pasien tersebut sudah dirawat di RSU Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara dengan kondisi kesehatan masuk katagori Orang Tanpa Gejala (OTG).

Atas kasus baru ini masyarakat diimbau agar tidak panik, namun harus tetap waspada karena potensi penularan Covid-19 di beberapa kabupaten/kota di wilayah provinsi Sumatera Utara masih tetap tinggi. Masyarakat didorong tetap ikuti protokol kesehatan secara ketat ketika beraktivitas di luar rumah untuk menghindari OTG dan menyebabkan transmisi lokal.

GTPP Covid-19 Samosir mengajak masyarakat untuk yakin bahwa penelusuran kontak (contact tracing) lanjutan atas WNS yang positif dimaksud akan terus dilakukan oleh pihak berotoritas untuk menghentikan penyebarannya. “Kiranya dalam perawatan pasien positif covid-19 inisial WNS dapat sembuh dan negatif COVID-19 pada tes cepat lanjutan sesuai proses pengawasan yang akan dilalui,” kata Rohani, Selasa (7/7).

Seluruh masyarakat Samosir diminta untuk memiliki tanggung jawab sosial guna mengendalikan diri dengan menciptakan narasi komunikasi yang sejuk dan menenangkan di akun media sosial dengan narasi Covid-19 dapat sembuh,dan pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat dalam mencegah dan menangani bencana nonalam Covid-19. Ditegaskan, terpapar Covid-19 bukanlah aib. “Singkatnya, mari tunda perjalanan ke luar Samosir jika tidak sangat urgen dengan tetap waspada serta disiplin melakukan protokol kesehatan secara ketat,” jelasnya.

GTPP Covid-Samosir, kata Rohani, meminta kepada masyarakat untuk mematuhi pedoman tata normal baru yang dikeluarkan GTPP COVID-19 Kabupaten Samosir melalui Surat Edaran Bupati Samosir Nomor 8 Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Corona Virus Disease (COVID-19) Bidang Penyelenggaraan Kegiatan Pariwisata Lainnya, Olah Raga, Kepemudaan dan Sosial Budaya, Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Tradisional, Transportasi Publik, Pelayanan Kesehatan, Pelayanan Pendidikan dan Sekolah, Pelayanan Administrasi Kependudukan dan Pelayanan Perizinan di Kabupaten Samosir. (Man)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *