by

Lurah Reaktif Covid-19, Jubir Minta Wartawan Tidak Konfirmasi Menohok

Pematangsiantar, Kabarnas.com – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar kembali terpapar virus corona atau Covid-19. Hal ini dibenarkan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Pematangsiantar, Daniel Siregar, Senin (6/7) kepada sejumlah wartawan. Menurutnya, hasil kesehatan ASN tersebut masih berdasarkan  pemeriksaan rapid test. Menurut Daniel, secara fisik kesahatan ASN tersebut cukup baik.

Daniel Siregar membenarkan bahwa ASN tersebut menjabat sebagai lurah. Namun tidak disebutkan pasien tersebut bertugas di kecamatan mana. Daniel Siregar juga tidak menyampaikan apakah GTPP Covid-19 Pematangsiantar sudah melakukan isolasi mandiri kepada pihak keluarga atau tidak. Pastinya, menurut Daniel, pasien tersebut sudah diisolasi di salah satu rumah sakit yang ada di kota ini.

Saat ini, tambah Daniel Siregar, GTPP Covid-19 sedang melakukan penelusuran kontak atau contact tracing di likungan kediaman lurah tersebut. Ketika ditanyakan apa langkah yang dilakukan kepada teman kerja lurah tersebut, Daniel Siregar meminta wartawan untuk tidak konfirmasi secara menohok. “Yang mau saya sampaikan sama teman-teman pers, bahwa tolong jangan dalam konfirmasinya menohok lurah dengan menunjukkan personnya,” jelasnya.

Sejauh ini belum diketahui pasti kapan lurah tersebuh dinyatakan reaktif Covid. Namun GTPP Covid-19 Siantar akan melakukan uji swab setelah 14 hari. “Sebab begini! Ini kan juga belum tentu tidak sembuh. Sedang dilakukan penanganan, akan dilakukan uji swab untuk memastikan, sehingga yang bersangkutan sekarang sedang dikarantina di salah satu rumah sakit di Kota Siantar untuk memastikan dalam kondisi masa inkubasi 14 hari pertama untuk dilakukan uji swab,” terangnya.

Daniel Siregar mengaku bahwa penelusuran kontak erat dengan lurah tersebut masih sebatas keluarga erat. Sedangkan untuk orang lain atau teman kerjanya masih akan dilakukan. Dan itu dilakukan setelah lurah tersebut dinyatakan positif Covid-19.

“Kemudian nanti, setelah dari kediaman beliua, akan bergeser, siapa kontak erat beliau. Nanti akan disisir satu-satu, mudah-mudahan kedepan, beberapa orang di sekitar tempat tinggalnya akan ketahuan dan akan dilakukan rapid test. Kemudian, setelah itu akan bergeser kepada kontak erat beliau selama beberapa saat sebelum dia terkonfirmasi positif,” ucapnya.

Untuk diketahui, secara akumulasi jumlah warga Pematangsaintar terpapar Covid-19 mencapai 82 orang, dengan rincian, sebanyak 54 orang sedang dalam perawatan, 25 dianyatakan sembuh dan 3 orang meninggal dunia. (Man)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *