by

Warga Apresiasi Kebijakan Hefriansyah Noor Bantu Pelanggan PDAM Tirtauli

P.Siantar, Kabarnas
Kebijakan Walikota Pematangsiantar Hefriansyah Noor yang mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 310.898.940 untuk membantu pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Uli mendapat apresiasi warga kota “Sapangambei Manoktok Hitei” ini.

Dandung Rayatu warga Kelurahan Bukit Sofa Kecamatan Siantar Sitalasari kepada Kabarnas Rabu 10 Juni 2020 mengatakan keputusan Walikota tersebut sungguh melegakan ditengah warga yang masih merasakan dampak pandemi Covid – 19.

Dikatakan Dandung Rayatu kebijakan/keputusan tersebut membuktikan bahwa Hefriansyah Noor mendengar dan peka terhadap kesulitan yang tengah dialami warganya.

Walikota Hefriansyah Noor memahami betul banyak kesulitan yang dihadapi warga Siantar dan berusaha setidaknya meringankan beban tersebut.

Sebagai warga Siantar saya berharap agar Hefriansyah Noor tetap tegar dalam menjalankan roda pemerintahan dikota ini terutama menjelang Pilkada 9 Desember 2020 ujar Dandung Rayatu.

Seperti diketahui bahwa kebijakan Walikota membantu pelanggan PDAM Tirta Uli tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Walikota Pematangsiantar Nomor 900/225/VI/WK-Thn 2020 tertanggal 4 Juni 2020 tentang Penggunaan Belanja Tidak Terduga Tahun Anggaran 2020.

Keputusan tersebut dibuat dalam rangka Penanganan Bencana Wabah Penyakait Akibat Corona Virus Disease 2019 di Kota Pematangsiantar.

Pengalokasian anggaran tersebut sesuai usulan PDAM Tirta Uli, yakni perlunya memberikan bantuan pembayaran rekening air minum kepada pelanggan PDAM Tirta Uli berpenghasilan rendah untuk mengurangi dampak buruk Covid-19 di Kota Pematangsiantar.

Pemberian keringanan ini lebih mengedepankan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Sebab disadari, semua masyarakat merasakan dampak pandemi Covid-19.

Ke depannya Pemko Pematangsiantar akan meringankan tagihan air minum untuk tiga bulan berdasarkan kajian dan evaluasi serta regulasi.

Adapun rincian dalam usulan PDAM Tirta Uli untuk rekening pembayaran bulan Mei, yakni: RT1 sebanyak 94 pelanggan sebesar Rp2.127.040 dan RT2 sebanyak 10.665 pelanggan sebesar Rp294.496.410.

Kemudian rumah ibadah (SK) sebanyak 473 pelanggan sebesar Rp11.135.180, tempat umum (MCK) atau SU1 ada 42 pelanggan sebesar Rp1.860.920, dan Yayasan Sosial (SU2) ada 43 pelanggan sebesar Rp1.279.390. (nu)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *