by

Mengenal dan mengetahui arti Magma, Lava, Lahar, dan hasil letusan gunung berapi

Kabarnas.com, Pematangsiantar – Sering kali masyarakat kita mendengar istilah dalam kehidupan sehari hari, utamanya mengenai Gunung berapi danbencana yang diakibatkannya, untuk itu Kabarnas mencoba membagi pengertian istilah tersebut yang dikutipdari berbagai sumber diantaranya:

Magma 

Magma  adalah merupakan batuan cair yang terletak di dalam kamar magma  di bawah permukaan bumi (kerak bumi). Magma dibumi merupakan larutan silika bersuhu tinggi yang kompleks dan merupakan asal semua batuan beku.

Magma juga mengandung batu-batu berharga yang tersuspensi, air, karbon monoksida atau gelembung-gelembung gas yang berbeda. Magma berada beberapa kilometer di bawah permukaan, di mantel atau di suatu tempat di permukaan, di mana suhu dan beratnya cukup tinggi untuk mengontrol perkembangannya.

Magma biasanya dibentuk di zona subduksi, wilayah retak daratan, tepi tengah laut dan hotspot. Magma tercipta dan berkumpul di zona yang disebut beban magma, dan dapat berpindah ke permukaan ketika  batuan yang melingkupinya kurang tebal. Batuan yang terbentuk dengan magma adalah batuan beku.

Magma berada dalam tekanan tinggi dan kadang kala memancut keluar melalui pipa kawah gunung berapi dalam bentuk aliran lava atau letusan gunung berapi.

Hasil letupan gunung berapi ini mengandung larutan gas yang tidak pernah sampai ke permukaan bumi. Magma terkumpul dalam kamar magma yang terasing di bawah kerak bumi dan mengandung komposisi yang berlainan menurut tempat magma itu didapati.

Magma disebut juga batuan plutonik, dan bebatuan yang diciptakan oleh lava disebut Batuan Vulkanis.

Lava:

Lava merupakan suatu cairan larutan magma yang mengalir kearah luar dari dalam perut bumi melalui kawah gunung berapi atau melalui celah (patahan) memiliki suhu mendidih mulai 1300 hingga 2200 derajat F,  lalu membeku menjadi batuan yang bentuknya beraneka macam.

Bila cairan tersebut encer akan meleleh jauh dari sumbernya membentuk aliran seperti sungai melalui lembah dan membeku menjadi batuan seperti lava ropi atau lava blok (umumnya di Indonesia membentuk lava blok). Bila agak kental, akan mengalir tidak jauh dari sumbernya membentuk kubahlava dan pada bagian pinggirnya membeku membentuk blok-blok lava tetapi suhunya masih tinggi, bila posisinya tidak stabil akan mengalir membentuk awan panas guguran dari lava.

Jika cairan itu encer maka akan meleleh jatuh dari sumbernya dan membentuk aliran yang menyerupai sungai melalui lembah serta membeku menjadi batuan seperti lava blok (pada umumnya di Indonesia membentuk lava blok).

Jika agak kental, akan mengalir tidak jauh dari sumbernya membentuk kubah lava serta di bagian tepinya membeku membentuk blok-blok lava namun suhunya masih tinggi, jika posisinya tidak stabil akan mengalir membentuk awan panas guguran dari lava.

Banyak jenis lava adalah: silikat, mineral, olivin, feldspars, micas, amphiboles, pyroxenes dan kuarsa. Batuan lava dikenal sebagai batuan vulkanik. Batuan vulkanik sering digunakan di akuarium dan terarium. Batuan lava juga dapat digunakan untuk membuat alat bedah.

Lahar:

Lahar Gunung Galunggung

Lahar merupakan aliran material vulkanik yang umumnya berupa campuran batu, pasir dan krikil yang di sebabkan adanya aliran air yang terjadi di lereng gunung berapi. Di Indonesia khususnya, aktivitas aliran lahar tersebut akan meningkat dengan seiring meningkatnya intensitas curah hujan.

Lairan lahar sangat berbahaya terutama untuk penduduk yang ada dilereng gunung ataupun untuk para penambang pasir yang sering berada pada aliran lahar tersebut. Lahar bisa mengalir dengan kecepatan puluhan meter perdetik menempuh jarak sampar beberapa kilometer membawa energi yang besar. Untuk itu umumnya lahar dibuatkan saluran khusus yang didalam ilmu geoteknik dikenal sebagai “sabo”.

  • Hujan Abu  (Awan panas)

Awan panas  Gunung SinabungAwan panas adalah hasil dari letusan yang mengalir bergulung seperti awan. Di dalam gulungan tersebut ada batuan pijar yang panas dan material vulkanik padat dengan suhu lebih besar dari 600 °C.  Awan bisa mengakibatkan luka bakar pada tubuh manusia yang terbuka seperti kepala, leher, lengan atau kaki, dan juga bisa menyebabkan sesak napas.

Belakangan ini terjadi erupsi abu Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada Minggu 09 Juni 2019 pukul 16:28 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 7.000 m di atas puncak (± 9.460 m di atas permukaan laut)

Pipa  kawah:

Pipa kawah adalah suatu lubang/rekahayan yang merupakan bidang lemah pada kerak bumi, tempat magma menerobos ke permukaan bumi.

Danau kawah:

Danau kawah (crater lake atau volcanic lake) atau Danau kepundan adalah massa air (danau)  yang menutupi permukaan suatu kawahgunung api. Sekitar 12% dari 700-an gunung api yang ada di bumi kawahnya tertutupi oleh massa air. Sejumlah gunung api di Indonesia memiliki danau kawah, yang terkenal adalah Danau Toba, Kawah Putih di Gunung Patuha, Kawah Ijen, Kawah Kelud, Segera Anak di Gunung Rinjani  dan kompleks Kelimutu.

  • Gas vulkanik

Gas vulkanik ialah gas yang dikeluarkan gunung berapi pada saat melutus. Gas itu diantaranya Karbon monoksida (CO),               Karbon dioksida (CO2), Nitrogen (NO2), Hidrogen Sulfida (H2S) yang bisa membahayakan manusia.

 

Dikutip dari  Wikipedia

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *