by

Gunung Sinabung tetap menjadi Level III (Siaga)

Kabarnas.com, Kabanjahe – Dalam rilisnya, Pos Pengamatan Gunungapi Sinabung,  Badan Geologi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia  PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi ) Pos Pengamatan Gunungapi Sinabung menyebutkan Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada Minggu (16 Juni 2019) tingkat aktivitasnya sejak  20 Mei 2019 pukul 10.00 WIB tetap menjadi Level III (Siaga).

Gunung Sinabung 2.460 m diatas permukaan laut (dpl) mengalami erupsi sejak tahun 2013 dan terakhir terjadi  9 Juni 2019.

Dari kemarin hingga pagi ini visual Gunung Sinabung terlihat jelas hingga tertutup kabut. Teramati asap kawah utama berwarna putih tipis – tebal tinggi 200 meter dari puncak.

Melalui rekaman seismograf pada 15 Juni 2019 tercatat:

9 kali gempa Hembusan

2 kali gempa Low Frequency

3 kali gempa Tektonik Lokal

1 kali gempaTektonik Jauh

Saat ini Gunung Sinabung berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi :

1.Masyarakat dan pengunjung agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius  3 km dari puncak G. Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor Selatan – Timur, dan 4 km untuk sektor Utara-Timur.

2.Jika terjadi hujan abu, masyarakat dihimbau memakai masker, mengamankan sarana air bersih, dan membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh.

3.Masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar mewaspadai potensi banjir lahar terutama pada saat terjadi hujan lebat.

Volcano Observatory Notice for Aviation (VONA) terkirim kode warna ORANGE, terbit tanggal 13 Juni 2019 pukul 01:48 WITA , terkait erupsi pada 13 Juni 2019 pukul 01:38 WITA. Kolom abu tidak teramati. Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30 mm dan lama gempa kl. 3 menit 53 detik.

 

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *