by

MK hari ini jadwalkan sidang pemeriksaan permohonan pasangan Capres No.1

Kabarnas.com, Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) rencananya akan menggelar sidang perdana permohonan perselisihan pemilihan umum (PHPU) Presiden tahun 2019 atau sengketa Pilpres, hari ini Jumat(13/6).

Sebagaimana jadwal yang dikutip dari MKRI.id, menyebutkan permohonan sengketa Pilpres yang diajukan pasangan nomor urut 01 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ini,  agenda hari ini pemeriksaan pendahuluan.

Majelis pleno yang terdiri sembilan hakim konstitusi dan dipimpin langsung oleh Ketua MK Anwar Usman akan memeriksa permohonan yang diajukan oleh kuasa hukum pasangan nomor urut 02 tersebut.

Tim kuasa hukum Capres 01 yang diketuai Bambang Widjojanto mantan Komisioner KPK ini beranggotakan  Denny Indrayana, Teuku Nasrullah, TM Luthi Yazid, Iwan Satriawan, Iskandar Sonhadji, Dorel Almir dan Zulfandi ini menilai pelanggaran Pilpres 2019 yang sistematis, terstruktur dan masif.

Sebelumnya KPU sebagai pihak termohon bersama Bawaslu  menyatakan kesiapannya menghadapi sidang perdana yang diajukan pihak Prabowo-Sandiaga tersebut.

“Semuanya sudah siap,” kata Ketua KPU Arief Budiman usai melantik 180 komisioner dari 36 KPU tingkat kabupaten/kota di Surabaya, Kamis (13/6).

Kuasa hukum KPU, kata dia, juga sudah siap dan tinggal menunggu proses persidangan apakah memerlukan tambahan alat bukti dan saksi.

Jika diperlukan  saksi dari komisioner KPU kabupaten/kota beserta tambahan alat bukti baru, maka pihaknya juga sudah siap, termasuk dari Jawa Timur.

“Tapi, kalau bukti dokumen fisik dan jawaban tertulis yang dibuat KPU sudah dianggap memenuhi maka tidak perlu menghadirkan saksi,” ucapnya.

Materi sidang yang ada dalam PHPU di MK, hanya menyangkut persoalan hasil pemilihan umum yang sudah ditetapkan KPU dan bukan terkait kinerja komisioner.

Kan, kalau kinerja komisioner bukan di MK, tapi di DKPP, ujarnya.

Provinsi Jatim  menjadi salah satu provinsi yang menjadi fokus dalam persidangan, tapi dokumen dari seluruh daerah telah kita siapkan.

Bukti-bukti yang relevan sudah di MK, kami tinggal menunggu proses persidangan yang berikutnya,” katanya.

Ketua KPU Jatim Choirul Anam,  menegaskan kesiapannya jika diperlukan untuk datang ke MK di Jakarta.

“Saya dan teman-teman komisioner siap ke Jakarta jika diperlukan datang. Semua dokumen juga sudah ada,” tuturnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *