by

Jalan Kota Kabanjahe dibersihkan dari debu erupsi gunung Sinabung

Kabarnas.com, Kabanjahe – Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo, Natanail Perangin-angin mengatakan pemerintah mengerahkan sejumlah mobil pembersih untuk membersihkan badan jalan dikota Kabanjahe dari debu erupsi gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara.

“Debu vulkanik erupsi gunung Sinabung yang banyak menempel di sebagian badan jalan Kota Kabanjahe sehingga disemprot dengan menggunakan mobil pembersih,” kata Natanail, dihubungi dari Medan, Minggu (9/6) malam.

Debu hasil erupsi Sinabung, harus secepatnya dibersihkan karena mengganggu kenyamanan di jalan raya dan juga kendaraan berupa mobil maupun sepeda motor yang tengah melintas, yang juga dapat menimbulkan gangguan kesehatan masyarakat karena beterbangan dihembus angin,” ujar Natanail.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo juga membagi-bagikan masker kepada masyararakat maupun pengendara sepeda motor di jalan raya agar terbebas dari pengaruh debu erupsi Sinabung.

Sebelumnya, dalam rilisnya, Pos Pengamatan Gunungapi Sinabung Badan Geologi dan PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Sinabung menyebutkan Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada Minggu (9/6) sekira pukul 16.28 WIB kembali erupsi dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 7.000 meter di atas puncak atau kurang lebih 9.460 meter di atas permukaan laut.

Gunung Sinabung Erupsi

Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal condong ke arah selatan. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 120 mm dan durasi kurang lebih 9 menit 17 detik.

Terjadi awan panas ke arah tenggara 3,5 km dan selatan 3 km serta terdengar suara gemuruh sampai ke pos pengamatan gunungapi Sinabung

Saat ini Gunung Sinabung berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi kepada masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak gunung Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara.

Jika terjadi hujan abu, masyarakat dihimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak abu vulkanik. Mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh.

Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *