by

268 Kepala Keluarga di Desa Mandor, Kabupaten Landak mengungsi akibat banjir

Pontianak, Kabarnas  – Sebanyak 268 Kepala Keluarga di Desa Mandor, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak terpaksa mengungsi akibat banjir, serta menelan satu korban meninggal bernama Heru Gunawan, yang terseret arus saat mandi.

Berdasarkan data yang dihimpun pihak Polsek Mandor, banjir besar tersebut terjadi akibat hujan deras yang terjadi sejak Jumat malam (9/6).

Akibatnya tiga dusun, yaitu warga Dusun Mandor 250 KK, Dusun Kopiang 13 KK dan Dusun Liansipi 5 KK harus mengungsi.

Hujan tersebut juga mengakibatkan banjir di Kecamatan Sengah Temila, serta tanah longsor di Kecamatan Kuala Behe yang mengakibatkan lumpuhnya aktifitas masyarakat melaksanakan kegiatan sehari-hari.

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, Sabtu (8/6) meninjau  langsung lokasi banjir serta melayat korban meninggal Heru Gunawan, serta memberikan santunan.

Atas nama pribadi serta mewakili Pemkab Landak, saya mengucapkan duka cita yang mendalam atas meninggalnya adik kita Heru, semoga beliau mendapatkan tempat yang layak di sisi Tuhan, ujar Karolin.

Bupati menyatakan Pemkab Landak akan mengambil langkah  penanganan untuk para korban banjir dan meminta masyarakat untuk bersabar atas musibah tersebut.

Saya datang langsung guna melihat sejauh mana kondisi banjir, agar bisa mengambil langkah apa saja yang akan kita lakukan dalam penanganannya,” kata Karolin.

Saat kunjungan tersebut  Karolin menyerahkan sejumlah bantuan sembako kepada para korban, serta melihat kesiapan petugas yang ada di lapangan, terutama petugas dapur umum dalam menyiapkan makanan bagi para korban.

Bupati meminta kepada BPPD Landak untuk segera melakukan langkah-langkah penanganan terkait musibah tersebut.

sumber Antara

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *