by

Kondisi jalan masuk kawasan wisata Kawah Putih Tinggi Raja Simalungun rusak parah

-Daerah-16 views

Simalungun, Kabarnas  – Akses jalan masuk menuju kawasan wisata Kawah Putih Tinggi Raja atau yang sering disebut air panas Tinggi Raja, yang berlokasi di Desa Dolok Marawa, Kecamatan Silau Kahean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, mengalami kerusakan cukup parah.

Salah satu keajaiban alam yang ada di Indonesia ini memang punya pemandangan magis, bak dikelilingi salju putih sebetulnya  menjadi primadona tujuan wisata domestik di Simalungun.

Pada masa pemerintahan Kolonial Belanda, dengan keputusannya Zelfbestuur Besluit (ZB) Nomor 24 Tangga 16 April 1924, Dolok Tinggi Raja ditetapkan sebagai kawasan cagar alam. Warga Simalungun masih percaya terbentuknya kawah putih dan mata air panas Dolok Tinggi Raja berdasarkan legenda rakyat.

Untuk sampai di wilayah Cagar alam Dolok Tinggi Raja, yang terletak sekitar 95 KM dari kota Medan, pengunjung dapat menggunakan kendaraan roda empat atau roda dua.

Kondisi Jalan menuju Kawasan Dolok Tinggi Raja

Kawasan Dolok Tinggi Raja yang sudah ditemukan sejak ratusan tahun lalu, terdapat hamparan putih menyerupai salju dari  bebatuan kapur yang menutupi tanah dan dialiri air panas serta dikelilingi hutan yang lebat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk mengunjungi Kawah Putih Tinggi Raja.

Untuk menuju lokasi ini dari Kota Medan akan memakan waktu  perjalanan sekitar empat sampai lima jam diakibatkan kondisi jalanan yang cukup terjal, apalagi jika musim hujan tiba. Akibatnya tidak ada kenderaan umum menuju lokasi tersebut.

Kondisi Jalan menuju Kawasan Kawah Putih Dolok Tinggi Raja

Ada lima rute yang bisa dilalui untuk menuju  ke kawasan ini, yakni :

1. Medan-Lubuk Pakam-Galang-Dolok Tinggi Raja.

2. Medan – Tebing Tinggi – Dolok Masihul-Nagori Dolok-Dolok Tinggi Raja

3. Medan-Lubuk Pakam-Galang-Bangun Purba-Dolok Tinggi Raja

4. Medan – Pematangsiantar – Pamatangraya – Simpang Pangalbuan – Dolok Tinggi Raja.

5. Medan – Kabanjahe – Saribu Dolok – Simpang Pangalbuan –  Dolok Tinggi Raja.

Namun hasil penelusuran menuju lokasi tersebut,  kondisi badan jalan tampak banyak yang berlubang bak kubangan, sehingga sangat membahayakan pengendara maupun pejalan kaki.

“Kondisi ini sudah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir. Namun, belum ada perhatian serius dari pemerintah desa setempat maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun maupun Pemprov Sumatera Utara,” ujar warga setempat, P Purba di Tinggi Raja, Sabtu (21/3).

Padahal, lanjut dia wisata Kawasan Dolok Tinggi Raja berada diurutan teratas sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Simalungun.

“Tapi sayang, tidak didukung oleh sarana dan prasarana yang baik,” sebutnya.

Sementara itu, salah seorang pengunjung, Hendra, turut mengeluhkan keadaan jalan yang ia lewati untuk sampai ke wisata tersebut.

Selain membahayakan keselamatan pengguna jalan, lanjutnya kerusakan jalan itu juga dinilai dapat merusak citra wisata Kawasan Dolok Tinggi Raja, sebagai objek wisata kebanggaan masyarakat khususnya Kecamatan Silau Kahean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara dan Indonesia pada umumnya.

“Selain objek wisata, sarana dan prasarana pendukung juga harus ditata dengan baik. Sehingga pengunjung yang datang akan senang dan semakin ramai. Tentu ini berpotensi menjadi sumber pendapatan warga setempat,” tambah Hendra.

Wisata Kawasan Dolok Tinggi Raja menjadi salah satu alternatif untuk berlibur bagi warga Simalungun dan dari luar daerah.

 

Comment

News Feed