by

Pelaku bom bunuh diri dirawat di RS Bhayangkara, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Semarang, Kabarnas –  Perawatan medis lebih lanjut terhadap pelaku peledakan bom bunuh diri di Pos Pengamanan Pertigaan Tugu Tani Kartasura dipindahkan ke Rumah Sakit Prof Awaludin Djamin atau RS Bhayangkara, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Pelaku bernama Rofik Asharudin (22) dibawa menggunakan ambulans dengan pengawalan ketat dari anggota Densus 88 Antiteror serta Brimob Polda Jateng tiba di RS Bhayangkara pada Selasa, pukul 05.30 WIB.

Sebelum dibawa masuk ruang Instalasi Gawat Darurat untuk perawatan medis lebih lanjut, pelaku terlihat dalam kondisi sadar dengan bagian tangan dan kaki dibalut perban.

IGD RS Bhayangkara Semarang tampak dijaga oleh beberapa polisi bersenjata lengkap dan berpakaian preman.

Sebelumnya, pelaku bom bunuh diri sempat dirawat di RS PKU Muhammadiyah dan RSUD Moewardi Surakarta kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara, Kota Semarang.

Pelaku bom bunuh diri awalnya sempat mendapat pertolongan pertama di RS PKU Muhammadiyah yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.

Menurut dokter jaga RS PKU Muhammadiyah Kartasura Sukoharjo, Ahmad Farji Purna Aji, yang dikonfirmasi Selasa (4/6) dinihari, pelaku mulanya dibawa oleh polisi dengan mobil patroli ke RS Muhammadiyah.

Pelaku yang kondisinya luka parah  tiba di RS PKU Muhammadiyah sekitar pukul 24.00 WIB, lalu dirawat di IGD dengan memberikan infus dan oksigen, serta lukanya dijahit.

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *