by

Presiden Jokowi perintahkan  Menteri Sosial untuk membangun sebuah pabrik untuk penyandang disabilitas

Kabarnas, Bekasi -Presiden Joko Widodo (Jokowi) perintahkan  Menteri Sosial untuk membangun sebuah pabrik untuk penyandang disabilitas

“Seingat saya, 4 tahun yang lalu mendapatkan usulan untuk membangun sebuah pabrik untuk penyandang disabilitas, tapi saya tunggu-tunggu katanya mau dicarikan tanahnya, saya tunggu sampai sekarang tanahnya belum ada. Oleh sebab itu, hari ini saya perintahkan kepada Menteri Sosial untuk menyelesaikan ini,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Peringatan Hari Disabilitas Internasional Tahun 2018, di halaman Parkir Mal Summarecon, Bekasi, Jawa Barat, Senin (3/12) siang.

Mengenai jenis pabriknya, Presiden mempersilakan kepada Mensos untuk memilihnya, entah nanti untuk garmen, entah untuk elektronik, entah untuk inovasi-inovasi yang lain. Yang penting meminta agar pabrik itu segera dibangun.

“Saya kira memang kita perlukan itu melihat prestasi-prestasi yang ada seperti yang tadi saya sampaikan ini sangat luar biasa dan harus ada wadah yang memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk berprestasi, untuk berkarya,” ujar Presiden.

Pada saat itu, bocah difabel berusia 8 tahun bernama Muklis Abdul Kholik atau Adul menyampaikan keinginannya  kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk terus bersekolah hingga perguruan tinggi.

“Ingin sekolah sampai kuliah,” demikian jawab Abdul ketika berdiskusi dengan Presiden Jokowi di dalam tenda VVIP di Lapangan Parkir Mall Summarecon, Bekasi pada Senin (3/12).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan kepada Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita untuk bisa mewujudkan pembangunan sebuah pabrik untuk penyandang disabilitas,

Saat diskusi dengan Presiden Jokowi, Abdul dipangku oleh Menteri Sosial Agus Gumiwang.

Mukhlis Abdul Holik, yang sehari-hari bersekolah di SDN X Cibadak, Sukabumi, dengan merangkak sejauh 3 km. Kepada Presiden, Abdul mengatakan dirinya  bercita-cita jadi pemadam kebakaran.

“Mau nolong orang,” ungkap Adul menjelaskan alasannya memilih pemadam kebakaran disambut senyuman dan anggukan bangga Presiden. Acungan jempol pun diberikan oleh Presiden Jokowi kepada Adul seketika.

Usai berdiskusi, Adul pun digendong Presiden melihat-lihat beberapa gerai peralatan bantu difabel.

Beberapa gerai yang dikunjungi antara lain gerai kursi roda, dan gerai alat bantu dengar.

Sejumlah koordinator gerai menjelaskan tentang manfaat pemberian kursi roda dari Yayasan Ohana maupun dari gerai alat bantu dengar.

Selain itu, ada juga karya seni visual berupa serpihan cangkang telur yang disusun menjadi gambar wajah tokoh-tokoh besar dunia, termasuk Presiden Jokowi.

Jejeran berupa lukisan yang dibuat oleh siswa-siswi difabel juga menampilkan gambar wajah Presiden RI pertama Soekarno, dan mantan Presiden AS Barack Obama.

“Ini dari difabel, dari anak-anak kami di Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa Profesor Doktor Suharso Surakarta,” ujar Kepala Seksi Bimbingan Lanjut Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa Profesor Doktor Suharso Surakarta, Suyono Yusuf (53).

Dia mengatakan karya seni itu hanya salah satu karya yang dibuat oleh para difabel.

Pembuatan karya seni cangkang telur membutuhkan waktu selama sekitar 1 hingga 2 pekan yang dikerjakan oleh satu orang.

“Perhatian pemerintah kepada difabel saat ini makin baik. Tentunya harapan teman-teman difabel tentu fasilitas umum yang ramah difabel semakin ditambah,” ujar Suyono.

Dia mengatakan teman-teman difabel berkenan memberikan lukisan itu sebagai kenang-kenangan untuk Presiden Jokowi.

Selain itu, pada acara itu juga diberikan sejumlah apresiasi penghargaan kepada difabel berprestasi.

Sejumlah bantuan yang diberikan pemerintah berupa alat bantu dengar dan kursi roda, hingga dana uang tunai maupun paspor. Dalam acara itu, Presiden Jokowi tampak didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil serta Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *