by

Gedung Juang 45 Kota Pematangsiantar Akan Direnovasi Pemkab Simalungun

Pematangsiantar, Kabarnas – Pemerintah Kabupaten Simalungun berencana melakukan perbaikan / renovasi Gedung Juang 45, yang berada di Jalan Merdeka, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar.

Rencana renovasi tersebut, menurut DR JR Saragih SH MM, Bupati Simalungun, Selasa (21/05/2019) saat melakukan kunjungan lokasi Gedung Juang 45, dilakukan berkenaan dengan untuk menciptakan keadaan gedung dan sekitarnya menjadi lebih representatif dijadikan pusat kuliner khas daerah dan karya seni budaya.

” Sebelum melakukan renovasi, Pemkab akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait, seperti Kodim 0207 Simalungun dan BPN,” sebut Bupati, dilokasi kunjungan sekitar pukul 09.30 Wib.

 

GEDUNG JUANG 45 PEMATANGSIANTAR

Langkah itu, masih ucap Bupati, sesuai dengan hasil rapat koordinasi pencegahan korupsi terintegrasi kepala daerah se Sumut dengan KPK RI di Kantor Gubsu, Medan pada 14 Mei 2019, satu di antaranya tentang pengamanan dan pemanfaatan aset daerah.

Sementara itu terlihat kunjungan Bupati Simalungun didampingi oleh Drs Gideon Purba Msi, Sekdakab Simalungun, Frans N Saragih SSTP, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kab. Simalungun, Drs Jamesrin Saragih, Kepala Kepegawaian Daerah Kab. Simalungun, Dr Jan Maurisdo Purba, Kadis Kesehatan Kab. Simalungun, Ir Benny Purba, Kadis PUPR Kab. Simalungun, Drs Sarimuda Purba, Kepala Dinas PNPM, dan Drs Edwin Tony Simanjuntak, Kadis Kominfo Kab. Simalungun.

Selanjutnya, setelah melakukan kunjungan ke Gedung Juang 45, Bupati Simalungun bersama rombongan berkunjung ke kantor BPN Simalungun untuk menindaklanjuti sertifikat aset pemerintah daerah. Dan dalam kunjungan itu, selain bertemu dengan Kepala BPN Simalungun di Kantor BPN Simalungun, Bupati juga bertemu dengan Letkol Inf. Frans K Panjaitan, Dandim 0207/Simalungun.

Informasi diperoleh, Gedung Juang 45 berada di areal seluas 4.300 meter persegi dan merupakan peninggalan kolonial Belanda.

Bangunan juga pernah menjadi pusat pertahanan TNI pada 1945-1949, dan dibeli Pemkab Simalungun tahun 1950. Sejak 1969 atas ijin Bupati bangunan itu dipergunakan pejuang 45 untuk perkantoran. (HD)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *