by

Bendahara MCM Siantar Arif D Hutabarat ” Memimpin masjid di mulai kaum muda agar lebih kreatif “

Pematangsiantar, Kabarnas – Masyarakat Cinta Masjid atau MCM Siantar masih terus melakukan rangkaian safari dari Mesjid ke mesjid dengan memberikan infaq Sendal wudhu dan Lobe kepada jemaah masjid. Rabu 6 Maret 2019 Pengurus MCM Siantar safari sholat Maqrib dan isha berjamaah di Mesjid Mujahiddin jalan Kabu kabu kecamatan Siantar Utara. Sekaligus mengisi ceramah singkat usai Sholat Maqrib berjamah yang di bawakan oleh Ustad Ahmad Fauzi lubis yang juga Sekretaris MCM Siantar, ujar Yan Asmara Ketua MCM kepada awak media di kantor MCM di jalan Rajamin Purba Pematangsiantar, Jumat (8/3).

Hal senada juga di aminkan oleh Bendahara MCM Siantar Arif D Hutabarat yang turut serta dalam safari Maqrib berjamaah, Kami melakukan safari Maqrib berjamaah di lanjutkan dengan Sholat Isha berjamaah agar Silahturahmi dengan jemaah di masjid dapat terus di tingkatkan . Sehingga kedepannya para generasi muda yang sebaya dengan saya dapat lebih berbondong bondong mengisi masjid untuk ibadah dan silahturahmi.

Rangkaian safari Maqrib ini tentunya memiliki arti tersendiri kepada dirinya. Sebelumnya ibadah Maqrib kerap di lakukan dirumah. Namun semenjak bergabung dengam MCM ini , Arif semakin lebih sering ikut memeriahkan masjid saat Waktu maqrib. Harapannya dengan kunjungan seperti ini para Anak muda dan remaja dapat selalu ramai mengisi saf di dalam masjid karena dapat terhindar dari tingkah laku yang negatif dari luar masjid. Dekat dengan ulama, dekat dengan para orang tua, terlebih dapat mendekati diri kepada Allah SWT.

MCM siantar dalam waktu dekat juga akan melakukan program bagi-bagi bubur gratis di beberapa masjid saat usai Sholat Wajib Jumat. Ini adalah niat kami dari MCM untuk ikut memakmurkan masjid masjid, ujar Arif . Yang penting dalam kegiatan ini adalah sebuah wujud silahturahmi dan dalam upaya belajar berinfaq dan peduli dengan masjid itu sendiri, kalau bukan kita yang muda muda mengisi ibadah di mesjid siapa lagi ? Jadi kapan lagi? Masa lebih banyak jemaah nya kaum tua di banding anak mudanya. Padahal regenerasi terjadi begitu cepat. Masjid harus lah mulai di pimpin oleh yang muda muda. Sehingga dapat menjadi masjid yg penuh kteatifitas dan lebih banyak di hiasi kaum muda .(NU)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *